Cinta Tuan Muda Arogan

Cinta Tuan Muda Arogan
Vino Ke Luar Kota


__ADS_3

Vino berjongkok menyetarakan wajahnya dengan perut buncit sang istri.


"Anak anak dady jangan khawatir ya, dady bakal melindungi kalian berdua dan momy kalian"


Vino memeluk perut buncit itu dan menyandarkan kepalanya disana hingga mendapat beberapa respon dari anaknya.


Tangan Sella tergerak mengusap rambut Vino dengan lembut. Hatinya menghangat saat suaminya berkata akan melindunginya. Bayangan kemarahan Vino menguap sudah dari kepalanya.


Sekarang semuanya sudah gamblang. Ia tau suaminya pasti akan membantunya menyelesaikan masalah teror ini.


"Minggu depan aku ada jadwal keluar kota selama 2 hari. Kamu nggak papa kan aku tinggal?"


"Nggak papa yang, kan masih ada papa sama mama" Sella menenagkan.


"Ya udah kalau gitu sarapan dulu yuk" ajak Vino.


Sella berjalan dengan satu tangan dipinggang karna pinggangnya sudah mulai sakit sedangkan tangan satunya diperutnya. Langkah kakinya pun sudah seperti pinguin saja.


"Pinggang kamu sakit lagi yang?" Tanya Vino.


"Iya, akhir akhir ini sering banget sakit. Tapi kata dokter nggakpapa, cuma efek kandungan semakin membesar" ucap Sella.


Keesokan harinya,,


Vino benar benar berangkat keluar kota seperti ucapannya kemarin.

__ADS_1


Sella mengantar suaminya sampai depan rumah. Ia mencium pung tangan suaminya itu.


"Hati hati ya yang" pesan Sella.


"Iya, kamu juga nggak usah keluar rumah selama aku nggak dirumah. Kalaupun keluar harus sama papa sama bodyguard juga. Okey?" Pesan Vino yang membuat Sella mengangguk.


"Oh ya, selama 2 hari aku keluar kota jangan pernah membuka handphonemu. Aku akan menghubungimu lewat mama" pesan Vino lagi karna tak mau istrinya kepikiran saat membuka hp lalu mendapat teror lagi.


"Iya sayang, suamiku yang bawel"


"Peluk dulu dong" pinta Vino.


Sella pun memeluk tubuh tegap itu


Vino menciumi puncak kepala istrinya itu.


Vino melepaskan pelukan itu


Cupp


Vino mencium dahi sang istri dengan penuh kasih sayang.


"Aku berangkat dulu ya" pamit Vino.


"Iya sayang, inget kamu harus hati hati ya disana" pesan Sella lagi yang sejujurnya merasa khawatir berjauhan dengan suaminya.

__ADS_1


Vino segera memasuki mobil yang sudah ada asisten pribadi Vino didalamnya.


Mobil itupun melaju meninggalkan mansion megah itu.


Sella pun berjalan manuju ruang tengah menyusul mama Diana yang sedang menonton tv.


"Vino nya udah berangkat?" Tanya mama Diana.


"Udah ma"


"Ya udah rebahan aja dulu disofa"


Sella pun merebahkan tubuhnya disofa. Namun tanpa disangka mama Diana memegang kaki Sella.


"Loh, ini kakimu udah mulai bengkak nak?"


"Iya ma, kaki Sella udah mulai bengkak. Tapi kata dokter nggak papa asal nggak berlebihan"


"Iya, tapi nanti kalau bengkaknya tambah parah bawa aja kedokter"


"Gimana pas awal awal kehamilanmu?" Tanya mama Diana.


"Sebenernya sebelum Sella pergi dari rumah Sella udah mulai sering muntah muntah. Tapi Sella masih belum sadar kalo Sella telat datang bulan. Pas udah bener bener pergi, paginya Sella baru sadar kalo Sella udah nggak dateng bulan sejak nikah. Terus Sella beli testpack eh ternyata positif. Abis itu Sella langsung ke dokter terus kata dokternya kandungan Sella udah 6 minggu dan Sella hamil anak kembar"


"Kata Vino kamu dapet teror ya?"

__ADS_1


Jangan lupa Like & Komen sebanyak banyaknya ya guys...


#*untuk cerita Kia&Andy sabar nunggu bentaran dulu ya..


__ADS_2