
Rasa bahagia saat ini sedang menghampiri Jordan, sesungguhnya ia pun tak menyangka jika benihnya akan berkembang di perut Sella. Rasanya mustahil, hanya sekali melakukannya tapi langsung jadi. Mungkin ini jalan untuknya bisa bersama dengan Sella, meski jalan yang harus ia lewati tidak bagus. (Jangan di contoh ya guys😉)
Lama Maminya mengangkat telfonnya, karena beda waktu jadi mungkin saat ini orang tuanya masih tidur.
" Mam... Cepat pulang ke Indonesia bersama Papi, karena sebentar lagi kalian punya cucu." ucap Jordan saat Maminya sudah mengangkat telfonnya.
Mami Jordan yang masih setengah sadar langsung melotot saat mendengar ucapan Jordan tentang akan segera memiliki cucu. Baru akan bertanya maksud anaknya, telfonnya sudah mati.
" Kamu apa-apaan sih." protes Sella saat Jordan sudah selesai menelfon.
" Kenapa? Mami ku berhak tahu kalau aku sudah mau punya anak, kamu juga bisa memberi tahu orang tua mu dan bilang kalau aku akan tanggung jawab." ujar Jordan santai.
Andai orang tua Sella masih ada dan Sella memberi tahu jika saat ini sedang hamil, mungkin saat itu juga Sella di gunduli. Sella menatap Jordan dengan mata berkaca-kaca, sungguh Jordan ini adalah manusia yang menyebalkan. Tak bisa ia bayangkan jika harus hidup bersama.
" Orang tua ku sudah meninggal semua, kalau pun masih ada pasti kita berdua di gunduli sama ayah ku." ucap Sella, kemudian ia berdiri dari duduknya.
Jordan panik dan ikut berdiri lalu menahan Sella... " Jangan marah, aku minta maaf membahas orang tua mu." ucap Jordan serius.
" Aku mau ke toilet." jawab Sella dan melepaskan cekalan Jordan.
" Oow aku kira mau pergi meninggalkan ku. Mau di temenin gak?" ucap Jordan sambil cengengesan dan menggaruk tengkuknya.
Sella hanya mencibir dan langsung melesat menuju toilet karena memang sudah tidak tahan.
Dua manusia calon orang tua sedang berdebat di parkiran rumah sakit, ya...Lagi-lagi Sella dan Jordan berdebat.
" Aku bawa mobil, jadi aku akan pulang sendiri." kekeh Sella yang tak mau ikut dengan Jordan.
" Jangan bikin aku maksa kamu buat masuk mobil aku, masalah mobil kamu biar aku yang urus. Sini kunci mobilnya.." lagi-lagi Jordan berbicara dengan nada yang biasanya dan itu membuat Sella tak berkutik.
" Ini." dengus Sella sambil menyerahkan kunci mobilnya ke Jordan.
" Kalau nurut kan tambah cantik." goda Jordan.
Tak mau menanggapi Jordan, Sella langsung masuk ke mobil Jordan. Dan baru ia sadari jika mobil Jordan yang ia masuki berbeda dengan mobil yang terakhir ia lihat.
Jordan juga masuk ke mobil setelah menitipkan kunci mobil Sella ke security, ia juga sudah menelfon supirnya untuk mengambil mobilnya.
Tanpa meminta persetujuan Sella, Jordan membawa Sella ke sebuah restoran. Perutnya sudah minta diisi, dari tadi pagi ia belum makan apa pun. Di liriknya Sella terlihat menyenderkan badannya dan memejamkan mata. Jordan membiarkannya, ia tahu jika Sella sedang banyak pikiran.
Mereka sudah duduk berhadapan di sebuah restoran yang cukup ramai, karena saat ini masih jam makan siang. Tapi kendati demikian, mereka tak terlalu lama menunggu makanan mereka tersaji.
__ADS_1
" Makan yang banyak biar anak aku sehat." ucap Jordan di sela-sela makannya.
Sella diam tak menanggapi dan hanya fokus ke makananya. Hari ini rasanya ia malas harus berdebat dengan Jordan.
" Jadi kapan kita menikah?" tanya Jordan tiba-tiba membahas pernikahan dan itu membuat Sella tersedak.
" Pelan-pelan makannya." Jordan memberikan air putih.
" Gara-gara kamu juga kan aku tersedak, lagian ngapain ngomongin nikah sih." sewot Sella.
" Ya bener kan aku, sekarang kamu hamil. Jadi secepatnya aku bakal nikahin kamu. Kita rawat anak ini sama-sama." ujar Jordan lagi.
" Bisa tolong nanti aja bahasnya, aku jadi pusing dengernya." ucap Sella, bahkan saat ini ia sudah menyudahi makannya. Tiba-tiba saja hilang nafsu makannya setelah mendengar kata menikah.
Kemarin Sella ingin sekali menikah, tapi saat ini ada orang yang akan menikahinya malah enggan untuk menikah. Kalau bisa membesarkan bersama-sama bayi ini tanpa harus menikah, mungkin Sella akan memilih itu. Tapi sudah di pastikan Jordan tidan akan setuju, nanti Sella akan mencoba berbicara dengan Jordan. Sella belum selesai dari masa lalunya, trauma di tinggalkan masih menghantuinya.
Setelah selasai makan siang, lagi-lagi Jordan membawa Sella ke sebuah fresh market. Tujuannya adalah untuk membeli susu hamil, buah-buahan serta makanan sehat lainnya yang bagus untuk ibu hamil. Awalnya Sella enggan turun dari mobil, tapi karena pusing mendengar rengekan Jordan akhirnya Sella ikut turun.
" Kenapa ambil semua rasa sih, ini kebanyakan. Siapa nanti yang abisin." protes Sella karena Jordan memasukan semua rasa susu, bahkan setengah troly sudah berisikan susu hamil.
" Ya kan aku gak tau nanti kamu bakal suka ya mana, jadi kita belum semua rasa. Setelah kamu cobain kan jadi tau, kamu sukanya rasa apa." jawab Jordan dengan santai.
Troly sudah hampir penuh dan saat ini mereka sudah antri di kasir, dan dari tadi Sella hanya diam mengikuti Jordan. Karena tak mau Sella capek, akhirnya Jordan menyuruh Sella untuk ke mobil dulu..
" Tunggu di mobil, pasti kamu capek. Ini kuncinya..." ucap Jordan sambil memberikan kunci mobilnya ke Sella.
" Nanti kamu bisa bawanya?" tanya Sella.
" Bisa, lagian gak mungkin aku biarin kamu angkat-angkat kantong belanja." jawab Jordan yakin, lagian kan troly bisa di bawa sampai parkiran.
" Yaudah aku tunggu di mobil, aku ngantuk." ucap Sella dan langsung melesat pergi karena pipinya terasa panas mendapat perhatian Jordan.
Di mobil Sella menyandarkan badannya, setelah meminum vitamin tadi, sekarang ia merasa ngantuk. Di tambah dengan ac mobil Jordan yang cepat sekali dinginnya. Tak terasa ia pun tertidur...
Saat Jordan membuka pintu, ia sedikit terkejut karena Sella beneran tidur. Karena tak mau mengganggu tidur Sella, Jordan dengan pelan ia membuka bagasi untuk menyimpan belanjaannya.
Mobil sudah terparkir di basement apartemen Sella, saat akan membuka pintu, tidur Sella terusik.
" Ini dimana?" tanya Sella dengan suara khas bangun tidur.
" Di apartemen kamu. Kalau masih ngantuk, tidur aja lagi. Nanti aku gendong ke atasnya." ujar Jordan sambil menatap Sella intens. Jordan merasa, saat bangun tidur pun Sella masih terlihat cantik.
__ADS_1
" Yang bener aja di gendong, aku masih bisa jalan sendiri." ucap Sella sewot, setelah itu ia keluar mobil meninggalkan Jordan yang tengah terkekeh.
" Lucu banget kalau lagi sewot" ucap Jordan pelan.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Annyeong chingudeul...
Jangan lupa Like & Komen ya..
*Gamsahaeyo **🌹*
__ADS_1