
Satu minggu ke depan Aska dan Fai berencana akan berbulan madu.Fai menginginkan bulan madu di dalam negeri saja.Karena menurutnya masih banyak tempat di Indonesia yang sangat bagus dan cocok untuk bulan madu.Aska menyelesaikan semua pekerjaannya lebih cepat karena dia tidak mau bulan madunya di ganggu oleh kerjaan kantor.Begitupun Fai,dia menyelesaikan desain baju yang di inginkan para pelanggannya dan menstop desain yang baru karena takut tak terkejar.
Aska maupun Fai terkadang sampai lembur.Aska sering lembur di kantornya dan beberapa hari ini pulang larut malam.Fai juga lembur tapi Fai membawa kerjaannya ke rumah.Setelah sibuk selama empat hari,Aska maupun Fai hari ini pulang di jam seperti biasa.
"Sayang,sudah lama ini kita gak bermanja-manja."Ucap Aska saat mereka berada di dalam kamar setelah makan malam.
"Ya kamu saja pulang larut terus aku sudah tidur saat kamu pulang kerja."
"Maaf ya sayang,aku bereskan semua pekerjaan aku,agar saat kita bulan madu gak ada yang menggangu kita."Aska sambil bergelayut manja di dada Fai.
"Iya mas,aku maklum kok.Aku juga gitu menyelesaikan semua desain aku biar kita pergi bulan madu gak ada beban karena semua sudah selesai."Fai mengelus-elus rambut Aska.
"Kamu kenapa milih di Raja Ampat sih sayang,kenapa kita gak ke Swiss,Paris atau kemana gitu."
"Ya aku maunya ke Raja Ampat,kalau kamu mau keluar negeri kamu saja yang pergi sendiri mas."Fai merajuk lalu tidur membelakangi Aska.
"Jangan ngambek dong sayang,masa gitu aja ngambek."Fai menutup seluruh tubuhnya dengan selimut.
"Yank,aku kan mau di manja manja sama kamu kenapa malah ngambek sih."Aska menggoyang goyangkan badan Fai.
"Apa sih mas."Fai masih marah.
"Mas minta maaf,kan mas cuma bilang begitu masa ngambek sih.Sayang."Aska justru menggelitik pinggang Fai.
"Mas geli.."Fai mulai tertawa.Aska terus saja menggelitiki pinggang Fai.
"Ampun mas,sudah.."
"Makanya jangan ngambek lagi dong."Aska pun akhirnya berhenti.
__ADS_1
"Iya..Iya habisnya kamu nyebelin sih."
"Ya maaf sih yank,"Aska ikut berbaring di samping Fai.Fai mengangguk.
"Kamu mau apa mas?"Tanya Fai sambil tersenyum.
"Aku mau kamu malam ini."Aska pun semakin merapatkan dirinya lalu mulai mencium bibir Fai,di sesapnya atas bawah secara bergantian.Tangan Aska pun tak tinggal diam,dia meraba kemanapun yang dia suka terutama di titik sensitif tubuh Fai.Hingga Fai menggigit bibir bawahnya menahan sesuatu yang tak bisa di ucapkan.
"Jangan di tahan sayang,"Lalu Aska melanjutkan aksinya.
Hingga tubuh mereka bercampur peluh, melampiaskan hasrat yang semakin menggebu.Jangan tanyakan berapa lama, karena Aska tak kan pernah merasa puas pada tubuh istrinya.Setelah selesai saling melampiaskan hasrat mereka pun tertidur sambil berpelukan di dalam selimut.
Subuh buta mereka sudah terbangun,lalu Fai yang badannya terasa lemas setelah mandi dan melakukan kewajibannya pun tertidur kembali.Aska hanya tersenyum melihat istrinya yang terlihat kelelahan.Lalu dia pun pergi ke ruang fitnes untuk berolahraga sebelum dirinya berangkat ke kantor.Sepertinya semenjak dia sibuk dan sering lembur Aska jadi jarang berolahraga.Makanya pagi ini dia menyempatkan untuk berolahraga terlebih dahulu.
Setelah selesai berolahraga,Aska kembali ke kamar.Rupanya sang istri sudah terbangun bahkan sudah rapih.
"Kamu dari mana mas?"Tanya Fai sambil menyiapkan baju kantor Aska.
"Masa sih, menurut ku badanmu masih seksi begitu."
"Dih sekarang sudah sering berani menggoda aku yaa."Aska mendekati Fai ingin memeluk istrinya.
"Stop..Mandi dulu mas badanmu bau keringat,aku sudah rapih begini nanti basah terkena keringat mu."Aska langsung lesu.
"Pelit banget sih istri aku, suaminya mau peluk gak boleh."Aska langsung berlalu dari hadapan Fai dan masuk ke dalam kamar mandi.Fai hanya tersenyum melihat tingkah suaminya.
...----------------...
Hari yang di tunggu-tunggu Fai dan Aska pun tiba.Semalam Fai di bantu aska sudah menyiapkan segala kebutuhan mereka selama di Raja Ampat.Kini mereka sudah berada di Bandara siap untuk pergi ke Raja Ampat tinggal menunggu jadwal keberangkatan.
__ADS_1
Sekilas terbayang lautan lepas dengan pulau-pulau karang yang tersusun rapih menyambut beberapa ekor lumba-lumba yang berloncatan ceria. Langit yang biru berpadu dengan indahnya riak ombak menyisir setiap pasir putih di tepian pantai. Udara segar bertiup riuh rendah menjamin kesejukan alami khas hutan-hutan tropis yang hijau. Suara burung-burung camar pun menyeruak indah seakan bernyanyi dan mensyukuri pemandangan menakjubkan ini. Dari dalam air pun berkeriapan berbagai ikan berwarna cantik menghiasi karang-karang hidup yang menari gemulai. Ini adalah sebuah surga kehidupan nyata di bumi.
Kepulauan Raja Ampat, Papua Barat, Indonesia-lah tempatnya. Kepulauan yang berada di ujung barat laut pulau Papua ini memang sudah dikenal luas sebagai ‘tambang emas’ bagi para penggila petualangan. Sedangkan, bagi para penyelam dalam dan luar Indonesia, Raja Ampat dianggap sebagai surga yang tidak dapat diungkapkan kata-kata. Satu-satunya cara untuk membuktikan berbagai pendapat ini adalah dengan datang langsung menikmati ‘sang mutiara’ di ujung Papua ini.
Raja Ampat adalah sebuah kabupaten dan merupakan bagian dari Propinsi Papua Barat. Untuk mencapai Kepulauan ini, kita harus menginjakkan kaki di kota Sorong terlebih dahulu. Biasanya para wisatawan banyak menggunakan penerbangan untuk sampai ke kota ini. Setelah sampai kota Sorong, kita dapat menggunakan sejenis kapal cepat yang biasa berlayar dua kali sehari menuju Waisai, ibukota kabupaten Raja Ampat. Perjalanan hanya akan memakan waktu sekitar 2-3 jam saja dari pelabuhan Sorong, hingga sampai di pelabuhan Waisai Raja Ampat.
Setelah melakukan perjalanan beberapa jam perjalanan Fai dan Aska pun sampai di
Raja Ampat Dive Lodge merupakan salah satu resort terfavorit di Raja Ampat bagi sepasang pengantin baru. Ada kamar yang nyaman, suasana alam yang hijau, dan tentu saja pantai berpasir putih.
Berada di Pulau Mansuar, salah satu pulau terbesar di Raja Ampat, resort ini memiliki suasana yang sempurna bagi pasangan pengantin baru. Resort ini memiliki pantai berpasir putih, lautan biru yang jernih serta hutan dengan suara kicauan burung tiap paginya.
Dermaga kecil di depan pulaunya seolah menyambut kedatangan Fai dan Aska sebagai pasangan pengantin baru. Di sisi kiri dan kanan dermaga ini ada karang-karang dengan berbagai macam ikan laut yang berwarna-warni dan berukuran kecil. Seolah ucapan selamat datang yang romantis.
Suasana resortnya pun sangat memanjakan Anda. Bangunan-bangunan kayu di sepanjang jalan dengan pasir putih di halaman depan tiap kamarnya, menjadi suguhan istimewa. tak ketinggalan, pohon-pohon kelapa menguatkan nuansa pantai dengan lambaiannya yang khas.
Sepanjang perjalanan menuju resort, ada lautan biru berkilauan menghipnotis Fai dan juga Aska.Mata Fai bahkan berbinar melihatnya benar-benar memanjakan mata.
"Ya ampun Bagus bangeet mas tempatnya."Fai berdecak kagum melihat sekeliling tempat yang menjadi bulan madu mereka.Seolah lelah yang di rasakan selama menuju tempat ini hilang terbayar semuanya.
"Kamu suka?"Tanya Aska sambil memeluk Fai dari belakang.
"Banget mas,aku suka bangeet.Terima kasih ya mas,"Mengelus tangan kekar Aska yang memeluk dirinya.
"Aku mau terima kasih darimu yang benar nanti malam sayang."Bisiknya Sambil mencium ceruk leher Fai.
"Harusnya kita tak perlu membawa baju yang banyak, karena kita akan menghabiskan banyak waktu di kamar saja."Lanjut Aska.
"Masa kita jauh-jauh kesini cuma di kamar terus."Bibir Fai manyun.Aska tertawa melihat Fai begitu.
__ADS_1
"Ya sudah yuk kita masuk dulu istirahat,nanti malam aku ada sesuatu buat kamu."Mereka pun masuk ke dalam resort.
Bulan madunya di lanjut di bab berikutnya yaa..