Di Jodohkan Dengan Duda

Di Jodohkan Dengan Duda
Part 59


__ADS_3

Fira masih menatap orang di hadapannya, ia lupa apakah mereka saling kenal atau tidak.


'' Siapa ya..'' tanya Fira langsung.


'' Kau tidak ingat aku? Wah kau sangat jahat..'' ucap orang itu sambil menunjuk mukanya.


'' Siapa?"


'' Reyhan.. ingat?" jawabnya.


Fira menutup mulutnya, dulu mereka satu kampus tapi bukan teman seangkatan. Reyhan satu tingkat di atas Fira, dulu Reyhan pernah mengajak Fira pacaran tapi Fira menolaknya. Karena seorang Reyhan ini dulunya suka gonta-ganti pacar.


'' Apa kabar? Sendiri aja? Istri mana?" ucap Fira setelah tadi sempat terkejut.


'' Kabar ku ya seperti yang kau lihat, aku masih tampan seperti dulu dan aku sendiri di tambah aku jomblo.'' jawab Reyhan dengan percaya diri.


'' Astaga.. kalo masih tampan kenapa bisa jomblo? Terakhir yang ku dengar kau berpacaran dengan Vio atau siapa namanya aku lupa.'' ujar Fira memukul sambil memukul lengan Reyhan.


'' Aku udah gak sama dia.'' jawab Reyhan sambil meminum minuman yang di tangannya.


Fira hanya geleng-geleng mendengarnya, bisa ia tebak jika Reyhan masih sama seperti dulu suka bergonta-ganti pacar saat mengajaknya pacaran.


'' Mau sampai kapan kamu kayak gini, gonta- ganti pacar terus? tanya Fira menatap Reyhan.


'' Aku udah gak kayak dulu lagi Fir..sekarang aku sedang menerima hukuman ku. Aku mengkhianati Vio, lalu aku membuat kesalahan sampai orang orang itu pergi meninggalkan negara ini. Aku sudah mencarinya selama empat tahun tapi aku belum menemukannya. Selama itu juga rasa bersalah ku masih ada di sini. Sampai untuk berhubungan dengan perempuan rasanya susah.'' jawab Reyhan sambil menunjuk dadanya.


'' Memang apa yang kau perbuat?" tanya Fira.


'' Aku hampir merusaknya karena aku mabuk, jika Vio tak datang waktu itu mungkin aku sudah benar-benar merusaknya.'' jawab Reyhan dengan mata yang penuh penyesalan.


'' Dia adalah sahabat dari Vio.'' ucap Reyhan lagi.


Belum selesai rasa terkejutnya , Fira kembali di kejutkan dengan ucapan Reyhan lagi. Fira tidak menyangka seorang Reyhan yang terkenal gonta-ganti cewek akan mempunyai kisah seperti ini. Terpuruk karena kesalahannya dan belum bisa meminta maaf.


'' Apa kau sudah bertanya pada Vio? Maksud ku mereka kan sahabatan pasti dia tau kan?''


'' Kalo itu kamu, apa kamu akan memberitahukannya? Reyhan malah balik bertanya.


'' Tentu saja tidak..'' jawab Fira cepat.


'' Jadi percuma saja kan kalo aku bertanya padanya.'' ucap Reyhan putus asa.


'' Tapi kan setidaknya mencoba.'' ucap Fira lagi dan Reyhan hanya menaikan kedua bahunya.


'' Kamu sendiri juga?" tanya Reyhan mengalihkan pembicaraan sambil melihat sekeliling.


'' Tidak.. aku menemani suami ku.'' jawab Fira jujur.


'' Hahaha..kau sudah menikah?" Reyhan tertawa tak percaya.


'' Iya..kurang lebih tujuh bulan yang lalu.'' jawab Fira sambil memamerkan cincin di jari manisnya.


'' Wah...wah..aku tidak menyangka jika cewek seperti mu akan menikah muda.''


'' Aku di jodohkan oleh orang tua ku, jadi sebagai anak yang berbakti pada orang tuanya aku menurut saja. Toh pilihan orang tua ku juga baik.'' jelas Fira santai.


'' Baru aku akan mengajak mu pacaran seperti dulu, tapi kau sudah menikah.'' ucap Reyhan dengan nada bercanda.

__ADS_1


'' Walaupun aku belum menikah, tapi aku tetap tidak mau dengan mu.'' cibir Fira dan membuat Reyhan tertawa.


Tanpa keduanya sadari, dari tadi Arlan menatap Fira dengan tajam. Ia tadi tidak sadar kalo Fira belum juga kembali, tapi Tania memberi tahu kalo Fira sedang berbincang dengan seorang laki-laki sambil sesekali tertawa. Dan benar saja apa yang di katakan Tania, istrinya itu mengobrol dengan santai. Fira juga sesekali memukul lengan laki-laki itu, kemudian jtertawa.


" Siapa laki-laki itu? apa mereka saling mengenal? kalo baru mengenal kenapa sudah terlihat sangat akrab.." ucap Arlan dalam hati tapi matanya masih menatap Fira dan Reyhan.


Acara akan segera di mulai, Arlan berjalan mendekat ke arah Fira. Serasa sekujur tubuhnya panas melihat istrinya berbincang dengan laki-laki lain.


'' Sayang..'' panggil Arlan ketika jaraknya dekat dengan Fira.


'' Mas.. maaf aku bertemu teman ku. Kenalin ini Reyhan dan Reyhan ini suami ku.'' ucap Fira, sebenarnya ia takut kalo suaminya akan salah paham.


'' Arlan..''


'' Reyhan..'' ucap keduanya sambil berjabat tangan.


'' Ayo pulang..'' ucap Arlan menatap Fira.


'' Acaranya baru akan di mulai, kenapa sudah mau pulang?" tanya Fira.


'' Aku tiba-tiba tidak enak badan.'' jawab Arlan tiba-tiba nadanya menjadi dingin.


'' Ayo.. maaf kami permisi duluan.'' ucap Arlan sambil menarik tangan Fira keluar ballroom.


'' Bawa dia ke Boutique ku jika kau sudah menemukannya.. oke?" ucap Fira sambil berjalan.


Reyhan menjawab tanpa suara dan mengangguk, ia masih menatap punggung Fira yang perlahan hilang. Siapa yang tak tau Arlan, pembisnis yang sukses dan terkenal. Tadi ia sempat terkejut kalo Arlan adalah suami dari Fira.


🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀


Di sepanjang jalan menuju rumah, Arlan diam saja tak mengeluarkan sepatah kata pun. Pandangannya pun hanya lurus ke depan. Fira sesekali melirik ke suaminya, tapi ia juga enggan memulai pembicaraan.


" Dia kenapa? apa salah makan di pesta tadi?" gumam Fira saat menunggu Arlan membukakan pintu tapi Arlan malah langsung masuk ke rumah.


" Kok kalian sudah pulang?" tanya Mama Ratih menuruni tangga, tadi sempat melihat Arlan menaiki tangga dengan muka yang di tekuk.


'' Mas Arlan katanya tiba-tiba gak enak badan Mah..'' jawab Fira, ia sebenarnya juga heran dengan sikap suaminya.


'' Ya sudah..kamu urus dia dulu.'' ujar Mama Ratih.


'' Abi udah tidur ya Mah?" tanya Fira, bisa ia tebak jika mertuanya dari kamar Abi.


'' Iya sudah..sudah sana susul suami kamu.'' jawab Mama Ratih dan Fira mengangguk.


'' Kalian sudah makan malam? biar Mama hangatkan kalo mau makan..'' ucap Mama Ratih lagi membuat Fira berhenti.


'' Gak usah Mah..Mama istirahat aja, nanti kalo mau makan Fira panasin sendiri.'' jawab Fira.


'' Ya sudah kalo begitu..'' keduanya melanjutkan langkahnya.


Saat memasuki kamar, Fira dikagetkan oleh suaminya yang duduk di sofa dan belum berganti baju sambil menatapnya tajam.


'' Kenapa belum ganti baju Mas?" tanya Fira mendekat.


Arlan tak menjawab tapi masih menatap Fira yang di depannya.


'' Hello.. Mas..kenapa liatin aku kayak gitu? Iya aku cantik. '' ucap Fira percaya diri sambil menggerakkan tangannya.

__ADS_1


'' Ya udah kalo gak mau jawab..'' Fira meninggalkan Arlan untuk ganti baju, di tambah ia juga lapar.


Setelah Fira tidak ada, Arlan mengacak-acak rambutnya karena gemas istrinya itu tidak peka kalo ia sedang merajuk.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Annyeong cingudeul...


Jangan lupa Like & Komen ya...

__ADS_1


Gamsahaeyo 🌹😘🙏


__ADS_2