Di Jodohkan Dengan Duda

Di Jodohkan Dengan Duda
Part 64


__ADS_3

Hari ini mood Fira benar-benar rusak hanya karena masalah mie instan. Ternyata suaminya yang sultan ini belum pernah makan mie instan, di pikirannya itu tidak sehat.


Karena kesal, Fira memutuskan untuk pergi ke kafe yang ada di samping kantor. sebenarnya ia juga heran kenapa moodnya naik turun, ia kan cepat sedih, marah, bahkan gampang sekali menangis.


Tanpa Fira sadari, Arlan diam-diam mengikuti Fira. Arlan pikir Fira akan pulang, tapi ternyata salah. Istrinya itu hanya ke kafe di samping kantornya. Ia melihat Fira memesan berbagai macam makanan dan minuman. Entah siapa yang akan memakan makanan sebanyak itu, kalau pun di makan dengan dirinya pasti akan sisa banyak.Sebelum Fira menyadari kalo di ikuti, Arlan bergegas kembali ke kantornya.


Setelah mendapatkan berbagai macam makanan dan minuman untuk mengembalikan moodnya, Fira kembali ke kantor suaminya. Meski masih kesal, tapi ia masih ingin menghirup bau ruangan suaminya itu.


Dika bertemu dengan Fira yang membawa beberapa paper bag, dengan cepat ia menawarkan membantu membawakan sebagian dan Fira mengizinkan.


'' Ini semua untuk siapa Nona?" tanya Dika saat di dalam lift.


'' Untuk ku..'' jawab Fira santai.


'' S-semuanya Nona?" tanya Dika kaget tidak percaya.


'' Iya.. memangnya kenapa? salah ya kalo aku ingin makan ini semua?"


'' Tidak Nona.. Tidak sama sekali.'' jawab Dika cepat, dari pada salah bicara dan bisa mengancam kelangsungan pekerjaannya.


Sudah tidak ada obrolan setelah itu, dan pintu lift terbuka. Dika mempersilahkan Fira keluar terlebih dulu..


'' Sayang kamu dari mana?" tanya Arlan pura-pura tidak tahu.


'' Aku dari bawah..'' jawabnya santai tanpa menatap Arlan.


'' Letakan saja di situ dan terima kasih sudah membantuku..'' ucap Fira pada Dika.


'' Sama-sama Nona..'' jawab Dika.


'' Untuk siapa makanan sebanyak ini sayang?" tanya Arlan saat menghampiri Fira.


'' Untuk ku..''


'' Semuanya?'' ucap Arlan lagi pura-pura kaget.


'' Iya..kenapa?"


'' Sayang kamu nanti gendut kalo makan sebanyak ini sendiri.'' ucap Arlan sudah duduk di samping Fira.


'' Kamu gak suka kalo aku gendut?" tanya Fira kesal.


'' Bukan begitu sayang.. apapun kamu, mau gendut atau kurus aku tetap suka dan cinta sama kamu.'' bujuk Arlan.


Dika masih berdiri di situ hanya bisa menahan tawanya, bosnya tidak bisa berkutik jika berhadapan dengan Nona Fira.


'' Kamu.. duduk dan bantu aku makan ini semua, aku gak mau gendut sendirian.'' ucap Fira pada Dika.


'' T-tapi ini belum jam makan siang Nona..'' ujar Dika.


'' Aku akan melanjutkan pekerjaan ku sayang..'' ucap Arlan dan berdiri dari duduknya.


'' Mas juga harus membantu ku..'' ucap Fira dengan senyum liciknya.


Akhirnya Dika dan Arlan pasrah duduk dan ikut makan makanan yang Fira beli. Dari semua makanan yang ia beli, Fira hanya mencicipinya saja.


'' Kok kamu udah makannya sayang?" tanya Arlan ketika Fira sudah berhenti makan.

__ADS_1


'' Aku sudah tidak selera, kalian saja yang habiskan.'' jawab Fira santai.


Arlan dan Dika saling pandang saat mendengar ucapan Fira..


'' Sayang.. boleh aku jalan-jalan keliling kantor?" tanya Fira.


'' Iya boleh sayang.. perlu di temani?"


'' Tidak.. lanjutkan saja makannya.'' jawab Fira dan langsung berdiri.


Setelah Fira keluar, Arlan langsung menyudahi makannya. Begitu juga dengan Dika, perutnya sudah sangat kenyang.


'' Cepat kamu bawa keluar, yang masih utuh ini kamu kasih sama yang mau.'' suruh Arlan.


'' Baik Tuan..'' jawab Dika dan segera mengemas makanan yang masih utuh dan masih layak di berikan pada orang.


Suasana menjadi heboh saat karyawan tau, istri dari bos mereka berkeliling kantor sendirian. Fira juga sangat ramah pada karyawan yang bertemu dengannya, bahkan kepada OB juga ramah.


Semua merasa kagum pada Fira, seorang istri direktur dan berasal dari keluarga kaya mau beramah tamah dengan karyawan suaminya.


'' Hai.. kamu yang tadi kan?" sapa Fira pada pegawai yang membantunya membelikan mie instan.


'' Iya Nona.. ada yang bisa saya bantu lagi?" tanyanya.


'' Nama kamu siapa?"


'' Saya Dedi Nona..'' jawabnya.


'' Oke.. bisa temenin saya keliling sekitar sini?" tanya Fira antusias.


'' Tapi Nona saya..''


Akhirnya si Dedi itu pun setuju dan berjalan mengikuti Fira dari belakang. Baru beberapa langkah, dari belakang ada yang memanggilnya..


'' Hei Dedi.. mau kemana kamu.'' panggil seorang wanita paruh baya.


Ternyata itu leader si Dedi yang memanggilnya..


'' Mau kemana kamu, ini masih jam kerja. Tadi kamu cuma duduk-duduk aja dekat ruangan bos, sekarang apa?" tanyanya marah.


'' Dia mau nemenin saya keliling sekitar sini, apa tidak boleh?" Fira yang menjawab.


'' Memangnya kamu siapa, harus di temani keliling perusahaan ini!" ucap wanita paruh baya itu arogan.


Semua orang yang mendengar langsung kaget, bagaimana bisa ia tidak bisa mengenali istri dari bosnya. Tak terkecuali Fira, ia sampai menganga tapi kemudian ia tertawa kecil.


Fira senang ada yang tak mengenalinya sebagai istri dari Arlan pemilik perusahaan, daripada tau pada akhirnya akan menjilat.


'' Dedi.. kembali lah bekerja, aku sudah tidak lagi ingin melihat-melihat.'' ucap Fira pada Dedi dan menepuk pundaknya.


'' Huh.. kenapa semua orang hari ini membuat mood ku rusak..'' gumam Fira pelan tapi masih bisa di dengar semua orang yang berkumpul di situ.


Wanita paruh baya itu menjadi bingung, karena ia mendengar bisik-bisik dari para karyawan kalo nasibnya akan tamat.


" Memangnya siapa wanita itu, kenapa orang-orang sangat menghormatinya." ucapnya dalam hati.


'' Siapa yang bersama mu tadi?" tanya wanita itu pada Dedi.

__ADS_1


'' Itu tadi istri dari Tuan Arlan.'' jawab Dedi dan langsung meninggalkan seniornya.


'' Ouw istri pemilik perusahaan.'' ujarnya sambil manggut-manggut.


'' APAAAA...'' teriaknya setelah menyadari tadi ia membuat masalah pada orang yang salah.


Sepanjang hari wanita itu tidak tenang bekerja, ia ingin menemui Fira di ruangan Arlan tapi tak punya keberanian. Sampai pergantian shif dengan temannya, ia tak melihat Fira keluar dari ruangan Arlan.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Annyeong chingudeul..


Jangan lupa Like & Komen ya..

__ADS_1


Gamsahaeyo 😘🌹


__ADS_2