
Malam itu menjadi malam yang sangat menggembirakan. Ya.. semua itu karena kabar kehamilan Fira yang sudah di tunggu-tunggu seluruh keluarganya. Memang benar ya.. Allah selalu memberikan apa yang kita mau di waktu yang tepat..
Mama Mira sesaat setelah tau putrinya sedang hamil, menangis haru. Tak di sangka-sangka,putrinya yang selalu berdebat dengannya, selalu manja tehadap Papanya, dan suka bangun siang sebentar lagi akan memiliki bayi.
Makan malam yang di selingi dengan canda tawa, Sadam yang selalu usil kepada adiknya dan keponakannya Abi..selalu berakhir kena marah Mama kalau tidak istrinya yang akan mencubitnya..
"Kalian menginap kan?" tanya Mama Mira sambil menatap Fira, Arlan dan orang tua Arlan bergantian.
"Iya Mah kami menginap.." jawab Fira cepat.
"Mama sama Papa juga kan?" tanya Fira pada mertuanya.
"Gak sayang.. kami pulang, besok Papa keluar kota." jawab Mama Ratih.
"Emang iya Pah?" kali ini Arlan yang bertanya.
"Iya.." jawab Papa Anton singkat karena sambil mengunyah makanan.
"Sudah tidak apa-apa..lain kali kan bisa menginap." sela Mama Mira.
Makan malam selesai dan dilanjutkan dengan ngobrol- ngobrol di ruang keluarga. Para orang tua memberi wajangan pada Fira, karena ini kehamilan yang pertama.. Dan Fira hanya diam mendengarkan, sesekali juga bertanya.
Saat ini Fira dan anggota keluarga yang lainnya sudah berada di kamar masing-masing setelah orang tua Arlan pulang..
"Sayang mau sikat gigi sama Daddy apa sama Mommy?" tanya Fira pada Abi.
"Aku sendiri aja Mom." jawabnya dan langsung berjalan ke kamar mandi.
"Wah anak Daddy sudah besar ni.." sahut Arlan yg duduk di sofa sambil memperhatikan istrinya yang sedang menyiapkan baju ganti untuknya dan untuk Abi.
"Susul sana Mas.. sekalian kamu juga bersih-bersih." ucap Fira dan berjalan mendekati Arlan.
"Sini.. Capek gak sayang?" tanya Arlan dan menarik Fira duduk dipangkuannya.
"Gak capek Mas.. Udah sana bersih-bersih dulu, keburu Abi selesai." jawab Fira sambil turun dari pangkuan Arlan.
"Oke sayang.. " ucap Arlan dan berajak ke kamar mandi.
"Laah.. Udah selesai boy, Daddy baru akan susul. " ucap Arlan yang melihat Abi sudah kembali dari kamar mandi dan baju atasnya basah.
"Daddy itu lama.. "sahut Abi dan langsung menghampiri Fira.
"Kenapa sampai basah gini sayang? " tanya Fira sambil membuka baju Abi yang basah.
"Hehehehe... Aku tadi main air Mom." jawab Abi sambil tersenyum memperlihatkan giginya.
"Dasar ya anak Mommy ini.. udah malam malah main air sampai basah bajunya. " ucap Fira sambil menggelitik Abi.
"Hahahaha.. Ampun Mom. " Abi tertawa karena kegelian.
"Sudah selesai dan sudah kembali ganteng anak Mommy. Tunggu di tempat tidur ya sayang.." ucap Fira pad Abi yang sudah selesai ganti baju.
"Apa boleh menonton TV Mom?" tanya Abi dengan tatapan memohon.
"Kalau Daddy sudah datang, maka langsung matikan TV nya.. Ok?" jawab Fira.
"Oke Mommy... muaach." Abi mencium pipi Fira dan langsung berlari menuju ranjang.
Fira geleng-geleng melihat tingkah Abi.Karena Arlan udah selesai bersih-bersih,gantian Fira yang bersih-bersih.
Selesai Fira bersih-bersih langsung menuju ranjang, dimana anak dan suaminya sudah menunggu..
"Lah anaknya udah tidur Mas?" tanya Fira yang melihat kalo Abi sudah tidur dengan nyenyak memeluk lengan Daddynya.
"Kecapekan deh dia kayaknya.." jawab Arlan sambil menarik Fira perlahan untuk segera berbaring disampingnya.
__ADS_1
"Ah.. Nyamannya.. Kamu belum ngantuk Mas?" ucap Fira yang memeluk Arlan.
"Kenapa emangnya, ada yang pengen di makan ya?" sahut Arlan sambil mengeratkan pelukannya pada istrinya.
"Ya kalo ngantuk tidur dong.. Tidak ada yang ingin ku makan. Mas pasti capek kan..ayo kita tidur." jawab Fira dan mendongak menatap suaminya.
"Oke sayang.. Mari kita tidur menyusul jagoan kita yang sudah nyenyak.. Cup..." ucap Arlan dan tak lupa mengecup bibir Fira sekilas.
Bagi Arlan dan Fira beserta seluruh keluarganya, hari ini adalah hari yang membahagiakan.. meskipun rasa lelah karena rutinitas bekerja tapi karena kabar yang Fira berikan membuat semua rasa lelah menguap begitu saja, meskipun demikian mereka tetep tak menunda untuk beristirahat. Agar esok hari bisa menjalani rutinitas kembali..
Tiba-tiba Fira membuka matanya dan langsung mendongak menatap suaminya, ternyata sudah terlelap dan masih tetap memeluk Fira.
Dengan perlahan Fira mencoba lepas dari pelukan suaminya..ia tidak mau mengganggu tidur suaminya yang terlihat lelah itu. Tapi itu tidak berhasil karena Arlan langsung membuka mata saat Fira sibuk melepas pelukan Arlan.
"Mau kemana lagi sayang?" tanya Arlan dengan mata yang susah untuk dibuka.
"Hehehe.. Aku tiba-tiba pengen makan es krim. Mas tidur lagi aja..aku akan kebawah, mana tahu di dapur ada es krim. Biasanya sih ada..tapi kalo gak ada ya besok saja makan es krimnya." jawab Fira yang sudah duduk di tepi ranjang.
"Masak malam-malam mau makan es krim sih sayang.. "Arlan langsung bangun dan duduk bersandar di head board memaksa matanya terbuka.
"Dikit aja Mas.. Boleh ya? Pleaseeee🙏.." Fira mencoba bernegosiasi.
"Yaudah aku aja yang ke bawah, kamu tunggu disini saja." balas Arlan dan beranjak turun dari ranjang.
"Eh.. aku aja Mas, kan masih ngantuk banget tuh.." timpakan Fira menahan lengan Arlan.
"Diem disini atau gak boleh makan es krim?" ucap Arlan tegas.
"Ya udah aku tunggu sini aja.." Fira pasrah.
"Oiya.. Mau rasa es krimnya?" tanya Arlan yang sudah sampai di pintu.
"Vanilla.. tapi kalo tidak ada ya apa yang ada aja." jawab Fira cepat.
"Oke..tunggu dan diem ya sayang!" ucap Arlan lagi dan langsung menghilang di balik pintu.
Arlan sudah sampai di dapur dan langsung membuka kulkas mencari es krim. Saat sedang membongkar-bongkar isi kulkas tiba-tiba...
"Siapa itu?" tanya Mama Mira mengagetkan.
"Astaga.. Mama kenapa bikin kaget sih."jawab Arlan sambil mengelus dadanya yang berdebar kencang.
"Ya maaf.. Mama kan gak tau. Lagian ngapain juga kamu nongkrong di depan kulkas gitu. Cari apa? " cerocos Mama Mira.
"Fira tiba-tiba pengen makan es krim, apa ada es krim Mah? " tanya Arlan yang sudah frustasi tidak menemukan es krim.
"Malam-malam gini makan es krim? Sebentar Mama lihat di kulkas belakang.. "Mama berjalan ke dapur belakang sambil geleng-geleng.
Setelah mencari di kulkas freezer yang di dapur belakang akhirnya Mama Mira mendapatkan es krim dan memberikan pada Arlan yang ternyata mengikutinya ke dapur belakang.
"Ini es krimnya.. sudah cepat sana kasih ke istrimu." ucap Mama Mira dan memberikan beberapa cup es krim ukuran sedang pada Arlan.
"Satu aja Mah.. Nah rasa ini yang Fira mau." Arlan hanya mengambil 1 cup rasa vanila.
"Lagian kenapa di simpan disitu sih Mah, kenapa dikulkas depan saja?"ucap Arlan lagi.
"Kemarin memang di simpan kulkas depan, tapi kalo Abi kesini dia jadi rajin mengunjungi kulkas dan langsung mengambil dan memakannya. Itu kalo sekali tidak masalah, tapi Abi ini bisa beberapa kali dalam sehari. Jadi sama Sherin di pindahkan semua es krim ke belakang." jawab Mama Mira sambil menyusun es krim di kulkas.
"Pantas saja di senang kalo kesini, apalagi kalo menginap. Kalau di rumah memang jarang ada es krim, ada juga tidak banyak. Disini udah kayak jualan aja es krimnya banyak." sahut Arlan sambil mengangguk.
"Ya sudah sana cepat naik, keburu istrimu tidur. Mama juga mau istirahat." ucap Mama Ratih yang sedang mengambil air minum untuk di bawa ke kamar.
"Makasih Mah udah bantu Arlan cari ini es krim. Selamat istirahat ya Mah.." sahut Arlan dan langsung berjalan menuju kamarnya.
Saat sampai kamar Arlan lihat Fira sedang menonton film di laptopnya dan duduk di sofa. Arlan kira Fira sudah tidur tapi ternyata masih menunggu es krimnya.
__ADS_1
"Sayang aku kira udah tidur lagi.. ini es krimnya. " ucap Arlan dan berjalan mendekat.
"Makasih Mas.. Yey rasa vanilla. "sahut Fira dengan riang.
"Sudah cepat makan es krim keburu cair. " suruh Arlan dan duduk di samping istrinya.
"Udah gak ngantuk ya? Tidur duluan aja gak papa Mas.. Aku setelah makan es krim ini akan langsung tidur.
"Ngantuk sih.. Tapi gak papa lah nunggu kamu aja." sahut Arlan.
"Udah sana tidur duluan aja..janji deh setelah es krim habis aku langsung sikat gigi dan menyusul." ucap Fira sambil menyendok es krim dan memakannya.
"Bener ya langsung nyusul tidur, jangan nonton dan begadang." timpal Arlan dan menatap Fira yang dari tadi menyendokan es krim kemulutnya.
"Iya janji.." jawab Fira cepat sambil terus mengangguk.
"Maaf ya sayang gak nemenin makan es krim, aku sangat ngantuk dan besok aku harus berangkat pagi karena ada meeting penting." Arlan merasa bersalah..
"Lebay banget sih orang cuma makan es krim,masih satu kamar juga." sahut Fira sambil mencibir bibirnya.
"Kamu ini memang ya..ya udah aku tidur duluan. Jangan lupa minum air putih juga ya.." Arlan mengacak-acak rambut Fira lalu mencium keningnya, tak lupa ia juga mencium perut Fira dan berpamitan pada baby.
Fira kembali menonton sambil terus memakan es krim.. sampai tak terasa es krimnya sudah habis tak tersisa..
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Hai guys...
Maaf ya udah lamaaaa banget gak update😁
__ADS_1
Makasih buat yang udah baca & mudah-mudahan masih nungguin lanjutannya ya.. 🌹