
" Kata siapa?" tiba-tiba terdengar suara di belakang Sella menimpali obrolan Fira dan Sella.
Fira dan Sella menoleh ke sumber suara, ternyata disana ada Jordan dan Arlan. Tak terlihat Abi disana, kemana pergi anaknya pikir Fira.
Sella kembali menatap lurus kedepan serta mulutnya menganga dan melirik Fira memberi kode dengan matanya. Sekarang ini ia sangat malu karena membicarakan Jordan di belakang. Ini semua gara-gara Fira yang tak henti membahas Jordan.
" Kok udah sampai sini aja Mas? Abi mana?" tanya Fira saat Arlan dan Jordan duduk di kursi kosong.
" Gak enak sayang lama jauh dari kamu, makanya aku kesini. Abi lagi ke toilet, tenang anak kamu gak aku tinggal kok." jawab Arlan membuat Jordan dan Sella kompak ingin muntah.
" Ya awas aja kalau anak ku di tinggal. Udah makan atau mau makan kalian?" tanya Fira menatap suaminya dan Jordan bergantian.
" Kami udah makan sayang, tolong pesankan minum aja. Nanti sekalian kalau Abi udah kesini." Arlan yang menjawab.
" Tadi aku dengar ada nama ku di sebut dalam obrolan kalian, benar kan?" ucap Jordan dan menatap Fira dan Sella bergantian.
" Fira yang dari tadi membahas mu. Tanya saja dia..." ujar Sella dan membuat Arlan dan Jordan menatap Fira menunggu jawaban.
" Apa sih... Orang aku cuma tanya, kemarin pergi kemana sama Kak Jordan. Terus aku tanya kak Jordan orangnya gimana menurut Sella, terus yang terakhir aku Sella nikah aja sama Kak Jordan. Tapi dia bilang kalau Kak Jordan gak bakalan mau sama dia." jawab Fira santai sambil meminum minumannya tapi malah membuat Sella tersedak ludahnya sendiri.
" Lo gak mau sama dia?" kali ini Arlan yang bertanya ke Jordan langsung.
" Suami istri emang sama. Sama-sama gilanya... " ucap Sella menanggapi pertanyaan Arlan.
" Mari kita dengar jawaban Jordan ya ibu manager." ucap Arlan dan membuat Sella memutar matanya.
" Gak perlu dijawab pertanyaan dari pasutri gila ini." Sella melarang Jordan menjawab pertanyaan Arlan.
" Jadi di jawab gak ni?" tanya Jordan bingung.
" Jawab... Gak usah..." jawab pasutri gila dan Sella bareng.
" Yaudah Gue jawab aja... Mau aja, siapa yang gak mau sama cewek cantik, mandiri, sama pekerja keras. Jadi kapan bisa kenalan sama orang tua ku? " jawab Jordan blak-blakan membuat Sella melotot dan pasutri gila tersenyum punuh kemenangan.
" Cie ibu manager... Tu langsung mau di bawa ke orang tuanya lho." goda Arlan.
" Tuh kan... udah sana sama Jordan aja." ucap Fira gantian menggoda Sella.
Sebenarnya ini candaan saja, ini bagian dari upaya menghibur Sella agar tak berlarut-larut dalam kesedihannya. Fira juga paham, kalau tak segampang itu melupakan orang yang pernah membuat kita bahagia di kurun waktu yang lama.
" Lo aja sana sama dia!" kesal Sella, terus ia berdiri dan berjalan meninggalkan meja.
" Heh mau kemana? Marah ya?" tanya Fira sedikit berteriak.
" Toilet!" jawab singkat Sella dan menghilang di belokan.
" Hufftt.. Aku kira dia marah." ucap Fira lega.
" Kamu juga iseng sayang..." ujar Arlan lalu meminum minuman Fira.
" Kamu juga sama ya Mas." membalikkan omongan suaminya.
__ADS_1
" Kalian sama.... benar kata Sella, kalian itu pasutri gila." ujar Jordan menyudahi.
" Cie udah kompak..." Fira menggoda Jordan dan membuat telinga Jordan merah.
Sampai akhirnya Abi datang, Fira baru berhenti menggoda Jordan. Abi sudah datang, tadi Sus nya bilang kalau Abi mampir melihat air mancur yang di lihatnya sekembali dari toilet. Sus Rahma juga sempat nyasar jadi agak lama. Untung tadi berpapasan dengan Sella, jadi nyasarnya tak terlalu jauh.
" Sus pesan saja, mau makan atau mau minum." ucap Fira pada Sus Rahma yang duduk di sebelah meja Fira. Mau satu meja tapi hanya muat 4orang. Saat ini Abi sedang minta pangku pada Jordan.
" Saya masih kenyang Buk.." jawab Sus Rahma jujur. Saat ini perutnya memang masih kenyang, sebab tadi ia diajak Abi menghabiskan pesanannya di tempat sebelumnya.
" Ya sudah kalau begitu." tutup Fira.
Saat sedang mengobrol tiba-tiba ada tamu yang tak di undang menghampiri mejanya, membuat semua orang menatap orang tersebut...
" Maaf mengganggu kalian, aku cuma mau tanya apa Sella masih di Bali? Dia bersama kalian kan?" cecar orang itu langsung, orang itu adalah Devin.
Devin tak sengaja melihat Fira dan keluarga kecilnya saat ia ada keperluan di tempat itu. Dengan ragu Devin mendekat dan benar saja, semua orang menatapnya tidak suka (kecuali Abi, yang belum paham) . Ia tebak, Sella sudah menceritakan semua dengan mereka. Devin sekilas menatap Jordan, dipikirannya ternyata benar Jordan mengenal Sella. Pantas saja waktu malam itu Jordan membantu Sella.
" Kamu mau apa lagi nyari Sella? Bukannya sudah jelas perkataan Sella waktu itu?" baru Fira akan menjawab, ternyata sudah keduluan Jordan.
" Aku hanya mau menjelaskan semuanya, yang kemarin tidak seperti yang Sella pikirkan." jawab Devin frustasi.
" Menjelaskan apa?" semua orang menoleh ke sumber suara. Dan itu adalah Sella yang baru kembali dari toilet.
" Sayang... Aku cari kamu kemana-kemana." ujar Devin senang akhirnya bisa bertemu Sella. Ia tak bohong soal mencari Sella, karena memang ia kemarin seharian mencari Sella. Keberuntungan ada di dirinya hari ini karena tak sengaja malah bisa menemukan Sella.
" Stop... jangan mendekat dan kita bicara jangan disini." Sella mengambil tasnya dan pergi begitu saja di ikuti Devin. Ia tak mau membuat keributan jika tetap di situ.
" Pelan-pelan sayang... Kalau jatuh gimana." ucap Arlan saat sudah berhasil menggandeng Fira.
" Boy turun ya... kamu udah semakin berat. Daddy sudah gak sanggup gendong kamu lama-lama." uda Arlan lalu menurunkan Abi dan langsung minta gandeng ke Fira.
Ternyata Sella menuju parkiran, dan Arlan langsung menyuruh Sus Rahma membawa Abi masuk ke mobil agar tak dengar pembicaraan orang dewasa.
" Sekarang langsung ke intinya." ucap Sella langsung saat sudah di area parkir
" Sayang aku minta maaf..." ucapan Devin terhenti karena Sella mengangkat tangannya menginterupsi.
" Stop panggil aku sayang karena aku bukan siapa-siapa mu lagi." ujar Sella, sambil bersedekap dada.
" Oke.. Aku minta maaf, jujur kemarin aku khilaf. Aku janji ini yang terakhir, ayo kita perbaiki dan mulai lagi dari awal." ucap Devin memohon.
" Hahaha... Khilaf? Perbaiki? Mulai dari awal? Sorry Dev, aku gak mau baca buku dua kali dengan ending yang sama." ucap Sella sambil tertawa, karena saat ini Sella sudah tak menangis sedikit pun, karena kamerin ia sudah puas menangisi Devin dan hubungannya.
" Aku juga minta maaf Dev, mungkin karena aku terlalu sibuk bekerja jadi kamu bosen sama aku dan cari perempuan lain. Tapi gak apa-apa, mungkin kita memang tidak berjodoh. Aku harap ini pertemuan terakhir kita. Semoga aku maupun kamu mendapatkan kebahagiaan di masa depan." sambung Sella lagi. Ia sudah tau mau memperbaiki hubungannya dengan Devin. Karena jika sudah selingkuh maka nanti akan terulang lagi. Itu yang Sella percaya...
Dari tadi Fira menunggu dari jauh Sella dan Devin berbicara. Karena sudah tak tahan, Fira berjalan mendekati keduanya. Menyentuh bahu Devin dan Devin menoleh lalu, dengan sekuat tenaga Fira menonjok muka Devin. Devin yang tak menyangka Fira menonjoknya, sampai mundur beberapa langkah. Semua orang kaget melihat Fira, Sella yang menganga, Jordan yang baru sampai juga menganga. Dan dengan berlari Arlan menghampiri Fira, ia juga tak menyangka istrinya ini bisa menonjok orang.
" Sorry tapi itu buat Lo yang udah bikin nangis sahabat Gue. Jangan muncul lagi di hadapan Sella apalagi Gue! Karena kalau Lo lakuin, Gue jamin Lo masuk rumah sakit. Sell, ayo pulang." ucap Fira sambil ngos-ngosan dan berlalu meninggalkan Devin yang terdiam.
" Keren banget Lo... Liat noh laki Lo kayaknya shock liat Lo bisa nonjok orang. Hati-hati Ar, nanti giliran mu yang di tonjok Fira." ujar Sella menggoda Arlan yang sepertinya memang shock karena diam saja.
__ADS_1
" Ati-ati..." omongan Jordan terpotong.
" Diem Lo!! " potong Arlan sewot itu membuat Jordan dan Sella tertawa puas.
" Mas gak takut sama aku kan?" tanya Fira memastikan.
" Ya gak lah sayang... Kita kan udah sering main berantem-beranteman tapi di kasur." jawab Arlan slengean sambil menaik-turun kan alisnya.
Tawa Jordan dan Sella terhenti ketika mendengar jawaban Arlan yang di luar nalar...
" Pasutri gila... " ucap Jordan dan Sella berbarengan saat berjalan meninggalkan pasutri gila itu.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
***Annyeong chingudeul...
Jangan lupa Like & Komen ya..
*Gamsahaeyo 🌹😘****
__ADS_1