Di Jodohkan Dengan Duda

Di Jodohkan Dengan Duda
Part 52


__ADS_3

Setelah menempuh perjalanan kurang lebih dua jam, akhirnya mereka sampai di hotel di mana keluarganya menginap. Mereka bergegas ke kamar setelah mendapatkan kunci kamar yang sudah di booking Mamanya. Tak lupa juga memberi kunci kamar untuk suster Abi, dan untuk supirnya akan bergabung dengan supir yang sudah berangkat terlebih dulu.


Begitu sampai di kamar, Arlan dan Abi kompak langsung melompat ke ranjang. Fira geleng-geleng melihat tingkah ayah dan anak itu, lalu ia bergegas membuka koper dan mengambil baju ganti untuk Arlan dan Abi.


'' Sayang ayo cuci kaki dan ganti baju dulu.'' ucapnya dan merentangkan tangannya pada Abi.


'' Daddy juga..'' ucap Fira melirik pada Arlan yang sedang memilih chanel tv.


'' Baiklah..'' jawab Arlan lalu beranjak mengikuti Fira yang menggendong Abi.


'' Kita akan mandi Mom?" tanya Abi ketika Fira menurunkannya di bathub.


'' Tidak sayang..hanya cuci kaki.'' jawab Fira lalu melepas baju yang di kenakan Abi.


Fira mengguyur kaki dan tangan Abi dengan perlahan, tak lupa ia juga membasuh muka Abi agar lebih segar. Setelah itu Fira mengangkat Abi dan membawanya kembali ke ranjang.


" Sayang tolong baju ku..'' teriak Arlan dari kamar mandi saat Fira sedang memakaikam baju Abi.


'' Sebentar ya sayang..'' ucap Fira pada Abi.


Fira heran dengan Arlan, padahal bajunya sudah di siapkan tapi masih saja berteriak mencari bajunya.


'' Ini.. kenapa tidak dibawa sekalian sih.'' Fira menyerahkan baju sambil mengomel.


'' Gak di pakekin sekalian yank?" goda Arlan.


'' Abi aja belum selesai aku pakekin baju.'' jawab Fira dan berlalu meninggalkan Arlan yang terkikik.


" Aku sudah seperti mengurus dua anak." gumam Fira.


Tak lama Arlan sudah kembali dan duduk di ranjang bersama Abi yang sudah selesai berganti baju. Ayah dan anak itu kembali kompak menonton tv sambil memakan snack.


'' Jangan sampai bercecer makanannya, bisa-bisa nanti kita tidur bersama semut.'' ujar Fira pada Arlan dan Abi.


'' Siap Mommy..'' lagi- lagi mereka menjawab dengan kompak.


Suami dan Anaknya sudah bersih, sekarang giliran Fira yang ganti baju. Selesai ganti baju dan bersih-bersih, Fira bergabung dengan Arlan dan Abi.


'' Ah..Mommy sangat lelah.'' ujar Fira saat berbaring di dekat Abi dan memeluk pinggang Abi yang duduk.


'' Sayang kita mau makan malam dimana? keluar atau makan disini aja?" tanya Arlan karena sebentar lagi masuk jam makan malam.


'' Mas tanya sama Mama-Mama deh, mau makan di luar atau di hotel.'' jawab Fira.


Baru Arlan akan menelpon Mamanya, pintu kamarnya di ketuk. Dengan malas Arlan bangkit untuk membuka pintu.


'' Baru Arlan mau telpon Mama..'' ucap Arlan, ternyata yang datang Mama Ratih dan Mama Mira.


'' Kenapa?" tanya Mama Ratih dan melangkah masuk di ikuti Mama Mira.


'' Nenek..Oma..'' seru Abi ketika melihat Mama Ratih dan Mama Mira masuk, dan membuat Fira bangun terduduk.


'' Mama kok disini gak dirumah Bunda?" tanya Fira pada Mama Mira dan melirik Mama Ratih lalu menyalami keduanya.


'' Kan Mama udah bilang kalo banyak saudara Sherin jadi Mama milih menginap di sini aja.'' jawab Mama Mira lalu ikut duduk di sofa bersama dengan Mama Ratih.


Jujur Fira masih takut jika Mama mertuanya kembali membahas bayi. Bukan marah atau apa, tapi ia bingung harus bagaimana menanggapinya.

__ADS_1


'' Mau makan dimana Mah?" tanya Arlan yang sudah kembali duduk bersama Abi dan Fira di ranjang.


'' Kami ikut aja mau makan dimana.'' jawab Mama Ratih.


'' Tadi Fira di tanya, tanya Mama aja. Sekarang Mama di tanya jawab terserah dimana aja.'' ucap Arlan frustasi lalu berbaring.


'' Papa dimana Mah?" tanya Fira menatap kedua Mamanya.


'' Di kamar.. tadi diajak kesini tidak mau.'' jawab Mama Mira.


'' Jadi tujuan Mama kesini tadi apa?"


'' Ya mau ngecek ada kalian udah sampai apa belum.'' jawab Mama Mira lagi.


🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾


Akhirnya Arlan , Fira , dan Abi beserta kedua orang tuanya hanya makan malam di hotel.Tak lupa juga beserta suster Abi dan kedua supirnya.


Kedua ibu negara memesan banyak makanan, entah siapa yang akan menghabiskan semuanya.


'' Kenapa memesan banyak sekali Mah?" tanya Fira.


'' Maap Mama laper mata, kelihatannya semuanya enak.'' jawab Mama Mira sambil senyum memperlihatkan giginya.


'' Mama juga laper mata?" tanya Fira pada Mama Ratih.


'' Iya..hihihi.'' jawab Mama Ratih sambil tersenyum lebar ke Fira.


Sejak tadi ke kamarnya sampai saat ini, Mama mertuanya sama sekali tidak membahas bayi atau menyinggung tentang kehamilan. Dan itu membuat Fira sedikit lega..


Selesai makan, semua kembali ke kamar masing-masing. Karena besok pagi acara baby Sabrina jadi para orang tua memilih istirahat.


'' Bisa nanti saja Mom?" Abi menawar.


'' No..sekarang.'' ucap Fira tegas.


'' Baiklah..'' jawabnya lesu.


Fira dan Abi sama-sama sikat gigi sambil sesekali bercanda dan sampai terdengar oleh Arlan yang sedang menonton tv.


'' Daddy belum sikat gigi, kita tidak usah berteman dengan Daddy.'' ucap Fira menyindir Arlan.


'' Setuju..'' seru Abi.


'' Baiklah..Daddy akan sikat gigi.'' Arlan beranjak menuju kamar mandi.


'' Mom..boleh kan menonton tv sampai malam-malam, kan besok tidak sekolah.'' ucap Abi pada Fira yang duduk bersandar.


'' Tapi kalo besok susah di bangunin, Mommy tinggal ya?"


'' Yaa..Mommy.'' ucapnya lesu.


'' Nonton aja dulu, paling bentar lagi juga ngantuk.'' ucap Fira yang melihat Abi cemberut.


'' Kenapa anaknya kok cemberut gitu nonton tvnya?" tanya Arlan duduk di dekat Fira tak lupa juga mengecup pipi istrinya.


'' Mau minta nonton sampai malam, terus aku bilang kalo besok susah di bangunin Mommy tinggal.'' jawab Fira.

__ADS_1


'' Palingan bentar lagi juga tidur dia, apa lagi kekenyangan.'' ujar Arlan yang sudah hafal jika Abi kekenyangan maka akan cepat tidurnya.


'' Aku tadi juga ngomong gitu..'' Fira setuju dengan omongan Arlan.


Dan benar saja, belum ada lima belas menit menonton Abi sudah beberapa kali menguap. Itu membuat Fira gemas dan mencium pipi Abi berkali-kali.


'' Ini tadi yang bilang mau nonton sampai malam..ini udah nguap-nguap.'' ujar Fira sambil mengelitik Abi.


'' Hahaha..ampun Mommy.''


'' Daddy tolong..'' Abi minta pertolongan Daddynya.


'' Baik Daddy akan menolong anak kesayangan Daddy..'' ucap Arlan lalu memeluk Fira dari belakang dan gantian menciumi pipi Fira.


'' Hahaha..ampun Daddy.'' ucap Fira sambil tertawa.


'' Kita menang boy..'' ujar Arlan dan melakukan tos bersama Abi.


Fira berbaring dan pura-pura menangis, karena Abi dan Daddynya kompak mengerjai Fira. Tak lama Abi juga berbaring lalu memeluknya dan mencium pipinya, Arlan juga memeluknya dari belakang. Bahagia saat ini yang Fira rasakan, karena dua laki-lakinnya mengisi hari-harinya.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Annyeong cingudeul...


Jangan lupa Like & Komen ya...

__ADS_1


Gamsahaeyo 🌹😘


__ADS_2