Di Jodohkan Dengan Duda

Di Jodohkan Dengan Duda
Part 75


__ADS_3

Di perjalanan Abi tertidur, mungkin karena lelah dan karena sudah kenyang jadi ia tidur dipangkuan Fira. Mama Ratih dan Papa Anton juga sudah pulang dari mengunjungi kerabat.


" Tunggu sayang... biar aku gendong Abi." ujar Arlan saat sudah memakirkan mobilnya dengan aman.


Membuka pintu dan dengan perlahan mengambil Abi dari pangkuan Fira..


" Biar nanti aku yang bawa masuk sayang, itu berat. Ayo masuk aja..." ucap Arlan cepat saat tau Fira berjalan ke belakang mobil akan membuka bagasi.


" Gak papa lah Mas, daripada kamu nanti bolak-balik." Fira tetap bersikukuh ingin membawa belanjaan Abi.


" Sayang... Kok gak nurut ya sama suami.!" ucap Arlan tegas.


" Iya-iya... Gak jadi." jawab Fira cemberut lalu mendahului masuk ke dalam rumah.


" Lho Mama udah pulang? " tanya Fira saat masuk rumah Mama Ratih baru saja keluar dari kamar.


" Iya... Tadi kalian pergi Mama sama Papa sampai rumah. Wah kecapekan cucu Nenek... " jawab Mama Ratih, dan mengelus rambut Abi pelan saat Arlan menyalami Mamanya.


" Arlan ke atas dulu Mah.. " ucap Arlan, ia langsung menaiki tangga dan Mama Ratih mengangguk.


" Siadek ini gak rewel kan Nak?" Mama Ratih mengelus perut Fira.


" Kalau pagi masih muntah Mah, siang biasa aja Mah. Makan dan susu juga bisa masuk, malah banyak makannya. Hehehe..." ujar Fira mengadu pada mertuanya.


" Gak papa itu wajar jika mengalami morning sickness. Bagus lah Nak makannya banyak... Sehat-sehat cucu Nenek ni ya, tak sabar Nenek pengen gendong. " Mama Ratih kembali mengelus perut Fira.


" Oiya Mah... Tadi kan Abi perform di sekolah, nanti Fira suruh Mas Arlan pindahkan videonya ke ipad biar Mama bisa lihat perform Abi tadi. Lucu banget Mah... Rasanya pengen Fira gigit si Kakak Abi." ucap Fira semangat.


" Kamu ini ada-ada aja pengen di gigit anaknya... Tapi emang sih kalau Abi sudah perform pakai kostum, Mama juga gak tahan hihihi... Gemes banget. Tadi Daddynya ikut datang kesekolah? " Mama Ratih setuju dengan Fira, karena sebelum ada Fira Mama Ratih dan Papa Anton yang lebih sering melihat Abi perform.


" Datang Mah... karena dapet undangannya dari siang jadi bisa ubah jadwal. Tadi selesai dari sekolah juga langsung ke kantor. " Fira menjelaskan.


" Tumben... Padahal dulu gak pernah Mau. " ucap Mama Ratih heran. Fira benar-benar membuat Arlan berubah, tidak seperti dulu yang selalu sibuk bekerja.


" Apanya yang gak mau? " ucap Arlan tiba-tiba menyela.


" Naik sana sayang... Malah ngerumpi sama Mama disini. " ucap Arlan lagi dan langsung keluar rumah.

__ADS_1


" Mau kemana lagi dia itu?" Mama Ratih heran kenapa Arlan keluar rumah.


" Ambil belanjaan mainan Abi Mah, tadi mau Fira bawa gak boleh jadi sekarang dia bolak-balik." jawab Fira.


" Kalau dia biarin kamu bawa, Mama tendang pantatnya. " ujar Mama Ratih yang kaget melihat Arlan memasuki rumah dengan membawa dua paper bag besar-besar dan satu paper bag kecil.


" Masih di sini aja sayang...bisa besok lagi ngerumpinya sama Mama." ucap Arlan saat masih melihat Fira bersama Mamanya.


" Itu namanya Fira kangen sama Mama bukan sedang ngerumpi... gak kayak kamu. Malah ngatain Mama sama istrinya ngerumpi..." sahut Mama Ratih sewot dan menatap Arlan dengan sengit.


" Sudah sayang kamu naik sana, istirahat.. besok lagi kita lanjutkan ngerumpi kita tadi. Mama juga mau istirahat..." ucap Mama Ratih dengan lembut pada Fira dan langsung berjalan menuju kamarnya.


" Bukannya selesai malah lanjut part dua ngerumpinya. " gumam Arlan tapi masih bisa di dengar Fira.


" Heh... Kok gitu sama Mama. Ayo kita naik sayang... mau ku bantu? ucap Fira manja dan langsung menggandeng lengan suaminya.


" Gemes banget sih sayang..." ucap Arlan begitu melihat tingkah Fira.


Pasutri itu langsung menuju ke kamar mandi begitu sampai di kamar untuk bersih dan sikat gigi. Biasanya mereka gantian, ini mereka bareng dan sambil bersenda gurau saling jail.


Hari ini begitu melelahkan dan juga membahagiakan... Keluarga kecil mereka bisa meluangkan waktu di tengah sibuk bekerja untuk quality time.


" Oiya aku lupa Mas.... Hehehehe ." jawab Fira sambil meringis memamerkan giginya.


" Ya udah tunggu sebentar biar aku buatkan susunya." ujar Arlan dan langsung keluar kamar.


" Makasih Daddy..." jawab Fira dengan suara di buat seperti anak kecil.


"Kenapa semenjak hamil dia tambah menggemaskan sih... rasanya aku ingin memakannya. Apa bawaan dari hamil ya? Dulu boro-boro manggil Daddy... sayang aja harus ku paksa." gumam Arlan di sepanjang menuju dapur.


.


.


.


.

__ADS_1


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


***Annyeong chingudeul...


Jangan lupa Like & Komen ya..

__ADS_1


*Gamsahaeyo 🌹😘****


__ADS_2