Di Jodohkan Dengan Duda

Di Jodohkan Dengan Duda
Bab 14 Makan Malam Istimewa


__ADS_3

Aska dan Fai akan memulai semuanya dari awal.Membina rumah tangga dengan keadaan saling mencintai.Semoga saja kedepannya kehidupan rumah tangga mereka selalu bahagia dan harmonis.


Pagi hari,saat mereka akan sarapan pagi bersama Mama dan Papa, terlihat dari kejauhan Fai dan Aska berjalan dengan saling bergandengan tangan.Keadaan yang baru pertama kali di lihat oleh Mama dan Papa Aska.Karena walaupun Fai melayani Aska saat makan, tetapi mereka berjalan biasa saja tanpa bergandengan tangan seperti ini.Mama dan Papa Aska pun semakin senang melihatnya.Alhamdulillah ada kemajuan.


"Pagi Ma,Pa."Sapa Fai dan Aska.


"Pagi sayang,"


Aska pun menarik kursi untuk Fai duduk, membuat Fai semakin tersipu malu.


"Mama senang kalian semakin dekat begini."Ucap Mama Nita.


"Doakan Pernikahan kami selalu bahagia ya Ma."Ucap Aska.


"Pasti sayang, Mama akan selalu mendoakan yang terbaik untuk anak-anak Mama."Mama tersenyum senang.


"Ma, sepertinya malam ini kami tidak bisa makan bersama di rumah,aku akan ajak Fai makan malam di luar.Sebelum aku pergi ke luar negeri."Ucap Aska.


"Memangnya Fai tidak ikut?"Tanya Mama Nita.


"Gak Ma, kebetulan di butik lagi banyak pesanan desain yang harus aku selesaikan."


"Yah,padahal bisa sekalian kalian bulan madu."


"Nanti kita atur lagi Ma untuk acara bulan madunya."


Setelah sarapan,mereka pun berangkat kerja.Aska sangat senang sekali karena ia telah menyatakan perasaannya kepada Fai dan Fai pun ternyata sudah mencintainya juga.


Seperti biasa sebelum ke kantor,Aska terlebih dahulu mengantar Fai ke butik.Saat Fai akan turun dia pun mau menyalami Aska,tetapi Aska justru menariknya dan menahan tengkuknya.Lalu dengan cepat mencium bibir Fai,menikmati rasa bibir Fai yang mani.Fai pun membalasnya, sekarang pelan pelan sudah lebih pandai.Saat ciuman Aska semakin menuntut Fai mendorong dada Aska.


"Sudah,nanti kamu bisa telat ke kantornya."Ucap Fai sambil tersipu malu.


"Vitamin agar aku tambah semangat kerjanya sayang."Ucap Aska sambil membersihkan bibir Fai.


"Tuch kan lipstik aku jadi luntur deh,"Fai mengomel sambil memperbaiki lipstik dan menyisir rambutnya karena sudah terlihat acak-acakan.Aska hanya tertawa.


"Jangan lupa,bibir kamu juga di lap tuch ada lipstik aku di bibir kamu mas."Aska segera membersihkan dengan tisu.


"Bibirmu candu sayang."Fai hanya tersenyum menanggapi.


"Ya sudah aku mau keluar, hati-hati bawa mobilnya."Ucap Fai lalu keluar dari mobil.


Malam hari tiba,Fai dan Aska akan makan malam di restoran yang sudah Aska pesan.


Bahkan Aska menyuruh Fai untuk memakai dress panjang dan sedikit berdandan.Sedangkan Aska memakai kemeja dengan model slim fit.

__ADS_1


"Kita cuma makan malam kan,kenapa aku harus memakai pakaian seperti ini?"Tanya Fai heran karena dia harus memakai pakaian seperti itu.


"Ini kan makan malam kita yang pertama setelah jadian Fai,jadi biar lebih berkesan."Ucap Aska.


"Jadian apaan? emangnya kita pacaran,kita bahkan sudah menikah mas.Kamu ada-ada saja deh."


"Kan kita kemarin baru mengungkapkan perasaan kita masing-masing,jadi anggap saja kita baru jadian."Fai tak menanggapi lagi,dia meneruskan riasan di wajah dan rambutnya.


Setelah siap Mereka pun keluar kamar, ternyata ada Mama Nita di ruang tengah sedang menonton televisi.


"Ma,mau di bawakan apa nanti?"Tanya Fai.


"Mama pengen makan ketoprak Fai,yang ada di taman kota itu.Sudah lama gak makan ketoprak.Mama titip yaa."


"Iya Ma,nanti Fai belikan."


"Tapi sedang saja ya, jangan terlalu pedas."Fai mengangguk.


"Kalian hati-hati."Sambungnya.


"Kami pergi dulu ya ma."Ucap Fai dan Aska lalu menyalami Mama Nita.


Mereka pun sampai di restoran,Aska sudah memesan satu ruangan VIP.


"Kita makan di sebelah mana mas?"Tanya Fai, karena Aska terus saja jalan melewati meja-meja.


Salah satu pelayan sudah berdiri menunggu untuk membukakan pintu untuk mereka.


"Silahkan,Mas,Mba."Ucap pelayan ramah.


Fai dan Aska masuk ke dalam,pelayan kembali menutup pintu.


"Mas ini."Fai tidak bisa melanjutkan kata-katanya.Dia terkejut dengan apa yang di lihat di hadapannya.


Karpet merah terbentang sepanjang jalan menuju sebuah meja bundar,di samping kanan kiri karpet tersebut ada banyak lilin yang menyala.Di meja bundar juga terdapat lilin yang menyala,ada minuman dan makanan yang sudah tersedia.


Aska menarik kursi untuk Fai duduk, setelah Fai duduk Aska bersimpuh di hadapan Aska sambil menyerahkan sebuket bunga mawar merah dan putih.Membuat Fai tersipu malu,pipinya merona.Setelah itu Aska mengeluarkan sesuatu dari dalam kantung celananya.


"Fai, maukah kamu mengarungi rumah tangga ini bersama ku.Suka duka kita lalui bersama,hingga kita menua nanti."Fai menarik Aska agar bangun,dia menangis karena terharu dengan perlakuan Aska.Lalu Fai memeluk Aska.


"Kok malah nangis sih sayang."Sambil membalas pelukan Fai.


"Aku bahagia mas,aku terharu dengan perlakuan kamu."Aska menghapus air mata Fai.


"Ya sudah jangan menangis lagi dong,sini aku pakaikan yaa."Ucap Aska lalu membalikkan badan Fai untuk memakaikan kalung.Setelahnya mencium tengkuk Fai lama,membuat bulu kuduk Fai meremang.

__ADS_1


"Mas."Ucap Fai lirih.


"Gimana suka sama kalungnya?"Tanya Aska sambil memeluk fai dari belakang.


"Suka banget mas,kalungnya cantik,terima kasih yaa."


"Sama-sama sayang,kalungnya cantik secantik yang memakainya."


"Kamu mulai gombal mas!"


"Itu kenyataan sayang,yuk sekarang kita duduk."Mereka pun makan menu pembuka.


Lalu Aska menepuk tangan, muncullah dua pelayan mengantarkan makanan menu utama.


"Kali ini biarkan aku yang melayani mu Tuan putri."Aska mengambilkan makanan ke piring Fai,Aska benar-benar memanjakan Fai.


"Mas, ngomong-ngomong kamu kapan beli kalung ini?"Tanya Fai.


"Sebenarnya sudah agak lama aku memesannya sayang,waktu kita mencoba untuk saling membuka diri.Aku pesan desain khusus untuk kalung ini.Lalu dua hari yang lalu aku mengambilnya dan aku taruh di kantor,supaya gak ketahuan sama kamu."Ucap Aska sambil tersenyum.


"Iiihhh..Dasar ya kamu.Tapi terima kasih ya mas,kamu sudah menyiapkan ini semua buat aku.Aku bahagia,apalagi ini untuk pertama kalinya aku di perlakukan begini."Ucap Fai sambil menggenggam tangan Aska.


"Sama-sama sayang,aku akan berusaha untuk selalu buat kamu bahagia.Jangan pernah pergi dari aku ya Fai."Sambil membalas genggaman tangan Fai.


"Aku gak akan pergi kecuali kamu yang minta aku untuk pergi dari kamu mas."


Setelah selesai makan mereka pun pulang ke rumah,tak lupa membelikan pesanan Mama.Fai juga membeli martabak manis untuk di makan bersama-sama.


Esok hari,Fai sedang mengemas pakaian yang Aska bawa untuk perjalanan dinasnya.


"Berapa lama mas Disana?"


"Belum tahu pasti berapa harinya Fai,tapi paling lama satu Minggu aku Disana.Kenapa hmm?"


"Jaga diri mas Disana,jangan nakal."


"Mas nakal cuma sama kamu saja sayang."sambil memeluk Fai dari belakang dan mencium tengkuk nya.Wangi Fai sudah menjadi candu bagi Aska.


Jam keberangkatan Aska pun tiba,Fai mengantarkan Aska ke bandara.


"Hati-hati ya mas,kabari aku kalau sudah sampai."


"Pasti sayang,mas pergi dulu yaa.Kamu jaga diri baik-baik ya selama mas gak ada."Sambil memeluk dan mencium kening Fai lama.Fai menikmati pelukan dan ciuman Aska.Menghirup dalam-dalam aroma tubuh Aska yang sebentar lagi pasti akan di rindukannya.


Pesawat Aska lepas landas,barulah Fai pergi dari bandara.

__ADS_1


Baru saja kamu pergi,aku sudah rindu padamu mas....


Bersambung....


__ADS_2