Di Jodohkan Dengan Duda

Di Jodohkan Dengan Duda
Part 68


__ADS_3

Tuhan selalu memberikan apa yang umatnya inginkan di waktu yang tepat. Seperti saat ini Tuhan mengizinkan Fira hamil, mungkin karena waktunya sudah tepat.


Tak hentinya Fira tersenyum sambil tangannya mengelus perutnya yang masih rata. Begitu juga dengan Abi yang masih sama menatap foto Usg calon adiknya.


'' Abi mau punya adik cewek apa cowok?" tanya sang Nenek.


'' Aku sudah punya adik cewek Nek, baby Sabrina. Jadi kalo bisa adik yang ini cowok aja.'' jawabnya sambil memegang perut Mommynya,


'' Kalau nanti cewek lagi gimana?" tanya Fira.


'' Ya tidak apa-apa Mom, aku akan menjaganya dan melindunginya.'' jawab Abi bijak.


'' Apa saja yang penting sehat..'' ujar Mama Ratih.


Tak terasa mobil sudah berhenti didepan kantor Arlan, belum juga mobil terparkir sempurna, mobil yang biasa di pakai Papa Anton juga sampai.


'' Lho Pah.. kok bisa barengan..'' ucap Fira keluar bersamaan dengan Papa Anton juga keluar mobil.


'' Kakek..'' seru Abi saat melihat Kakeknya dan minta di gendong.


'' Duh.. cucu Kakek sudah mau punya adik masih minta gendong.'' ucap Papa Anton, tapi tetep menggendong Abi.


'' Tadi Papa nanya, masih di rumah sakit atau udah pulang..terus Mama jawab ke kantor Arlan.'' Mama Ratih yang menjawab.


'' Ya sudah ayo masuk..'' ujar Papa Anton berjalan lebih dulu.


Saat sampai di lantai tempat ruangan suaminya, bertepatan dengan Arlan yang akan masuk keruangannya bersama Dika di belakangnya.


'' Sayang..'' teriak Fira dan langsung berlari kecil menghampiri suaminya.


'' Sayang jangan lari..'' ucap Mama Ratih tapi tak di hiraukan Fira.


Arlan berbalik dan dengan senyum menangkap Fira ke pelukannya..


'' Ada apa kok kayaknya seneng banget?" tanya Arlan sambil mengeratkan pelukannya.


'' Aku punya sesuatu buat Mas...'' jawab Fira dan mendongak menatap Arlan.


'' Apa?"


'' Ini..'' Fira mengambil sebuah kotak kecil dari tas nya dan menyerahkan ke Arlan.


'' Apa ini sayang?" tanya Arlan bingung.


'' Buka dong biar tau, awas Mama mau masuk,'' ucap Mama Ratih karena Arlan dan Fira berdiri di depan pintu.


Semuanya sudah di dalam ruangan Arlan, dengan pelan Arlan membuka kotak yang di kasih Fira tadi.. Tangannya langsung gemetar saat melihat isi kotak itu, di ambilnya dan menatap Fira seolah bertanya apakah ini beneran dan Fira mengangguk disertai air mata menetes.



Fira langsung di peluknya dengan erat, ini benar-benar sebuah kabar yang sangat mengejutkannya. Sampai ia tak tau harus berucap apa.

__ADS_1


'' Sayang jadi beneran kamu hamil? Ini sungguh-sungguh?" tanya Arlan setelah melepas pelukan dan menatap Fira dengan lekat.


'' Iya beneran Mas, tanya aja Abi sama Mama.'' jawab Fira sambil menghapus air mata yang ada di pipi Arlan.


'' Terima kasih sayang.. '' ucap Arlan dan mencium kening Fira lama.


Kedua orang tua Arlan juga ikut senang melihat anak dan menantunya bahagia, di tambah akan bertambah anggota keluarganya..


'' Hey boy.. kau akan punya adik, apa senang?" tanya Arlan pada Abi yang duduk di pangkuan Neneknya.


'' Tentu saja aku sangat senang..'' jawab Abi senang.


'' Jaga Mommy mulai sekarang, jangan minta gendong lagi. Mengerti kan boy?" ujar Arlan dan Abi mengangguk patuh.


'' Sini sayang..'' panggil Fira.


Fira mendudukkan Abi di pangkuannya dan menciuminya, begitu juga dengan Daddynya..


'' Jadi kemarin kamu makan makanan aneh-aneh dia yang mau sayang... terus kamu jadi sensitive juga karena dia. '' ucap Arlan sambil mengelus perut Fira.


'' Kayaknya iya.. hehehe.'' jawab Fira sambil tertawa.


'' Jadi mulai sekarang, kamu harus siap dan mau kapan pun Fira menginginkan sesuatu Lan. Mau itu tengah malam atau kamu lagi kerja.'' wejangan dari sang Mama.


'' Iya Mah..'' jawab Arlan pasrah.


'' Orang tua kamu kapan mau di kasih tau sayang?" tanya Papa Anton.


'' Tentu saja kami ikut..'' jawab Papa Anton.


'' Baru juga mau di ajak honeymoon sayang, udah jadi.'' ucap Arlan mengelus perut Fira lagi.


'' Kalian kan udah sering honeymoon..'' Mama Ratih menyela.


'' Itu kerja Mah, bukan honeymoon.'' Arlan tak terima.


'' Sama aja toh kalian juga tak lupa melakukannya kan.'' Mama Ratih tak mau kalah.


Papa Anton hanya geleng-geleng dengan tingkah istri dan anaknya yang sering kali berdebat..


🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟


Di Rumah Orang Tua Fira..


Saat sedang bersantai dan bermain dengan baby Sabrina, Mama Mira mendapat pesan dari Fira kalo nanti malam akan datang untuk makan malam. Dan Fira pesan agar di masakan semua makanan kesukaan.


'' Tumben ni anak tiba-tiba bilang mau makan malam di sini.'' ucap Mama Mira heran.


Pasalnya sudah jarang berkunjung ke rumah orang tuanya. Itu karena akhir-akhir ini sering menemani Arlan ke luar kota. Abi yang sering datang karena ingin bermain dengan baby Sabrina..


'' Siapa Mah?" tanya Sherin penasaran.

__ADS_1


'' Siapa lagi kalau bukan Fira.'' jawab Mama Mira.


'' Ya bagus kan Mah.. udah kangen aku sama Fira.'' ucap Sherin lagi.


'' Nanti kamu bilang sama Sadam pulang cepet ya sayang, biar lengkap.'' ujar Mama Mira lagi.


'' Iya Mah..''


Tapi Mama Mira senang karena Fira akan datang, ia juga sudah maid berbelanja bahan masakan untuk memasak makanan kesukaan putrinya.


Di lubuk hatinya semoga di balik Fira yang tiba-tiba bilang akan datang karena merindukan masakannya, juga datang membawa kabar baik.. dan kalau pun hanya sekedar datang karena rindu ya tidak apa-apa.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Annyeong chingudeul...


Jangan lupa Like & Komen ya...

__ADS_1


Gamsahaeyo 🌹😘


__ADS_2