
Dears all beloved readers Duda Tapi Perjaka~
Terima kasih banyak supportnya hingga detik ini ya. Tapi mohon maaf yang sebesar-besarnya. Sudah 2 hari ini mood saya sedang terobrak abrik. Kemungkinan sampai beberapa hari ke depan saya tidak bisa up.
__ADS_1
Hemmm ... sebenernya saya enggak BAPER. Tapi gimana ya? Karya ini itu hasil kerja keras otak dan hati saya sendiri. Jujur sangat menyakitkan ketika ada yang mengatakan "Eh kok sama ya sama novel sebelah. Hanya beda nama dan tempat doang." Kalimat itu simple, tapi percayalah jika sesama author pasti tahu gimana perasaannya jika dikatakan seperti itu.
Saya langsung down. Saya itu nulis seharian berjam-jam untuk memikirkan alur ceritanya. Tapi kalimat itu membuatku menangis darah. Saya lebih open minded ketika ada yang mengatakan jika KARYA KAMU JELEK THOR, KARYA KAMU NGGAK BAGUS THOR NGGAK KAYAK AUTHOR2 LAIN, TULISANMU KURANG MENGENA THOR, TULISANMU ACAK2AN THOR, TANDA BACA NGGAK BENER THOR. Kritik2 membangun seperti ini sebenarnya lebih saya butuhkan. Karena memang saya benar2 baru terjun di dunia literasi. Masih dalam tahap belajar dan terus belajar agar lebih baik ke depannya.
__ADS_1
Yaa setiap manusia akan berada pada titik puncak kesabaran~
Thankyou semua, salam sayang dari othor amatiran yang masih remahanš
__ADS_1
_Sensen_