Dunia Mu

Dunia Mu
Mimpi buruk. Ada apa dengan Pak Dean?


__ADS_3

Tidak ada kegiatan apapun lagi, Andre tertidur di bawah dengan alas kasur tipis dan selimut sedangkan Pak Karim tertidur di atas kasur sesuai dengan yang diminta Andre. Sikap Andre beralasan karena dia hanya ingin menghormati Pak Karim sebagai orang tua di matanya.


Resikonya jika tidur di rumah orang lain, Andre tidak bisa tidur dengan mudah dia hanya harus beradaptasi lagi dengan rumah sekarang.


Awalnya Andre melihat langit-langit rumah, dinding kamar yang hampir tidak terlihat karena lampu sengaja dimatikan. Suasana malam memang sepi sekali. Mata Andre bergerak ke arah pintu dan betapa dia terkejutnya karena baru menyadari ada sebuah tempelan kertas di balik pintu. Apakah ulah Pak Karim? Begitulah prasangkanya.


Jika dipikirkan lagi Andre tidak melihat catatan itu sebelumnya. Dia yakin tadi catatan itu tidak ada. Ketika berniat untuk memastikan isi catatan, Andre langsung sadar dengan Pak Karim. Andai saja itu karena ulah Pak Karim sebaiknya dia tidak berjalan ke sana untuk memastikan atau bertanya, Andre tahu karena dari sikapnya nanti bisa membuat Pak Karim tersinggung.


Andre memilih tetap diam saja sambil berusaha agar bisa cepat tertidur. Jika dipikir-pikir suasananya sangat sepi bahkan Andre tidak lagi melihat penampakan mereka di seluruh ruangan ini. Pikirannya jadi menerja-nerka jika hal itu karena catatan yang anggap saja Pak Karim sudah menempelkannya di sana. Semoga saja seperti itu setidaknya dia bisa merasa tenang sepanjang malam.


#####


Hutan yang begitu sangat lebat, pohonnya tinggi-tinggi hampir tak terlihat ujungnya. Batang pohon besar-besar dan jika ditaksir perkiraannya bisa menebak jika hutan ini sudah ada puluhan tahun lamanya atau bisa lebih.


Andre terhenyak dia sudah berada di dalam hutan? Apakah sebuah mimpi?

__ADS_1


Satu tangannya berusaha mencubit pipi, tapi sayang sekali rasa sakitnya terasa. Andre semakin takut karena dia berasumsi jiwanya kini sedang berada di dunia lain. Entah tempat apa yang dia lihat karena pemandangan hutan seperti ini sering dia lihat, dari gambar, dari foto, atau yang ditemukan di internet, seperti itulah.


Andre berbalik, dia harus berjalan mencari jalan keluar dari hutan ini. Sebaiknya Andre tidak berharap jika Sani akan datang dan membangunkannya, karena sekarang dia mungkin sedang berada di suatu tempat yang jauh kan? Menyesal sekali andaikan saja kemampuan yang dimilikinya itu bisa dia buang jauh-jauh atau dia lebih baik memilih sejak kecil agar tidak dikaruniai kemampuan yang membuatnya harus berhadapan dengan banyak kesulitan. Andai saja.


Lamanya berpikir Andre langsung terhenyak kaget, dia merasa seseorang sedang berdiri tidak jauh dari tempatnya. Siapa? Akarnya dia bertanya. Tapi Andre sudah menebak jika yang ada di belakangnya bukanlah manusia, anggap mereka tidak ada saja.


Dengan santai Andre berbalik dan melihat sepasang perempuan dan laki-laki berdiri memunggunginya. Awalnya Andre tidak tahu siapa, namun dia mengingat lagi pakaian yang dipakai oleh orang itu gak lain adalah pakaian terakhir yang dipakai oleh Pak Dean dan istrinya. Seketika Andre membatu, dia tidak tahu apa artinya namun nalurinya langsung berasumsi sesuatu yang sangat buruk.


Dalam keadaan seperti ini dengan situasi yang membuat Andre tidak tahu harus apa, tapi rasa penasaran seperti biasanya membuat dia harus menyeret kakinya melangkah satu persatu hingga dalam pikirannya dia harus mendekat dan memastikan sendiri siapakah yang berdiri di hadapannya.


Jangan ditanya lagi seberapa takutnya Andre saat itu, meski dia tahu jika sekarang dia mungkin sedang bermimpi berada di alam bawah sadarnya sendiri. Namun tetap saja rasanya sama, Andre merasa takut juga, dia tidak tahu harus apa namun rasa penasaran tetap membuat dia melangkahkan kaki ragu-ragu.


Tak terasa Andre sudah berdiri di dekat keduanya bahkan jaraknya mungkin hanya menyisakan dua langkah saja. Andre terdiam beberapa saat dulu, kemudian dia berjalan lagi.


Dan pemandangan di depannya langsung berubah, Andre merasa takjub jika dia sedang berada di dunia lain maka dirinya harus siap tidak selalu melihat sesuatu yang tetap dan normal. Seperti yang terjadi saat ini.

__ADS_1


Pemandangan di depan Andre berubah, namun kali ini Andre bisa menebaknya tahu tepatnya dimana. Sebuah jalan lintasan yang cukup satu mobil berada di tengah hutan, jalan ya g pernah Andre, Sani, Pak Dean dan yang lainnya melewatinya. Andre yakin jika tempat itu adalah hutan yang sama seperti jalan dari rumah Pak Dean melalui hutan itu sebelumnya.


Betapa tercengangnya ketika Andre mendapatkan kesimpulan itu. Hatinya semakin takut jika satu detik kemudian Andre kembali melihat fakta yang lebih mengejutkan dari hal ini.


Sesuai dugaan, Andre melihat sebuah mobil yang tak lain adalah milik Pak Dean, terparkir di pinggir jalan. Namun di sana tidak ada tanda-tanda Pak Dean. Andre menoleh ke sampingnya dan dua sosok tadi hilang. Benar-benar bisa gila, jika dia terus-menerus melihat dunia lain seperti ini dia memang bisa saja gila.


Matanya kembali melihat ke arah mobil dan dua sosok tadi sudah ada di dekat mobil. Rasa penasaran Andre akhirnya lebih jauh lagi membawa dia untuk berjalan ke arah mobil. Tapi ketika akan melangkahkan kaki rasanya sangat berat sekali, Andre ragu dan tidak ingin pergi ke tempat itu. Bukan karena hak apa namun karena dia takut saja jika sesuatu yang dia lihat di sana lebih mengerikan dari hal ini.


Andre membalikan tubuhnya, menutup rapat-rapat kedua matanya dan dengan perasaan yang sangat yakin agar dia tidak lagi berada di tempat ini, Andre ingin kembali dan menyudahinya.


Saat membuka mata dia harus dibalas lagi dengan perasaan kecewa, karena pemandangannya masih sama. Andre berbalik lagi dan melihat mobil Pak Dean yang masih ada di tempat tadi. Perasaannya saat itu sangat stress, dia ingin menolak semuanya namun bayangan itu selaku membawa dia ke dunia lain.


Tak ada cara mungkin yang harus dilakukan Andre adalah pergi ke mobil itu, sebaiknya dia kesana siapa yang menyangka jika hal itu bisa menyudahi mimpi ini kan?


Langkahnya gemetar, tersusun teratur menuju tempat yang tidak diharapkannya dia akan pergi ke sana.

__ADS_1


Dan tak lama Andre sudah berdiri di dekat mobil. Kacanya gelap jadi dia tidak tahu ada apa di dalam mobil. Bau bangkai langsung tercium lagi membuat dia berjalan ke sisi lain, dari arah lain tampak pintu mobil terbuka. Andre penasaran dan tak tahan karena baunya hingga dia memaksakan diri untuk memastikan ke sisi itu.


Pintu sebelahnya terbuka dan dia langsung terkejut melihatnya. Istri Pak Dean ada di dalam mobil dengan semua bagian tubuh yang tidak utuh. Pemandangannya mengerikan sekali.


__ADS_2