FOR 365

FOR 365
107


__ADS_3

Semua keluarga menyambut bahagia dengan kabarnya kehamilan istri dari bungsu Adipraja tersebut . Hampir setahun pernikahan mereka akhirnya penantian mereka terbayar .


Sejak mengetahui kehamilan istrinya , seperti ketiga kakaknya Dewapun sangat over protektif pada istrinya . Pengawalan diperketat dan dia hanya mengijinkan Jasmine keluar jika benar benar ada kepentingan , itupun selalu didampingi olehnya .


Walau pada awalnya sangat keberatan tapi pada akhirnya Jasmine mau mengerti dengan semuanya . Aira pun juga sempat berbicara banyak pada adik iparnya itu bahwa ada banyak hal yang mungkin akan membuat para wanita Adipraja kurang nyaman . Salah satunya adalah metode pengamanan mereka .


Dengan penuh kesabaran Dewa menghadapi semua kemanjaan sang istri pada masa ngidamnya . Seperti pagi ini ketika dia memberi kaos berwarna merah muda bergambar Hello kitty untuk empat pengawalnya .


" D Bagus kan ? Lucu banget .... "


Dewa hanya bisa mengangguk dan tersenyum walau sebenarnya ia ingin sekali tertawa melihat empat pengawal istrinya yang sering mendapat keusilan dari istrinya .


" Bagus kok , warnanya cocok untuk mereka " jawab Dewa sambil mengelus lembut perut sang istri yang sudah mulai buncit di usia kehamilannya yang sudah hampir lima bulan .


Waktu terasa cepat berlalu , tubuh yang semula ramping itu sudah mulai tampak berisi . Pasangan Jerry dan Nayya pun sudah di beri momongan seorang bayi laki laki yang sangat tampan . Mereka memanggilnya dengan nama Baby Mars .


" Lusa ibu datang , dan Kak Aira minta kita tinggal di mansion agar kamu banyak yang mengawasi . Hanya ada Mbak lnah disini kalau kamu aku tinggal ke kantor kan "


" Kak Aira nggak iku pulang juga D !? Kangen banget sama Langit , udah bisa ngapain aja dia ya "


" Mbak Aira sudah semakin sibuk dengan usahanya sendiri . Apalagi kemarin kemarin Kak Varo juga kesana nerusin kerjasama mereka yang dulu "


" Kak Bumi nggak cemburu sama Kak Varo , kata kamu kan dulu Kak Varo pernah naksir Kak Aira "

__ADS_1


" Ckk .. ngapain cemburu , udah punya buntut semua . Kamu lihat sendiri kan kalau Kak Varo amat sangat mencintai Kak Erin "


" Awwhhh ... "


" Kenapa sayang ???!! Mananya yang sakit ?? "


Jasmine menggeleng sambil membawa satu tangan Dewa ke atas perutnya .


" Nendangnya keras banget D ! "


Dewa berjongkok dan menciumi perut buncit istrinya .


" Jangan keras keras nendangnya ya sayang , kasihan Mamanya kesakitan . Papa sama Mama sayang sama kamu "


*


Sementara itu Vio pun sedang merasakan hal yang sama , ia merasakan janin di perutnya sedang bergerak .


" Dad ... dia bergerak !! " Vio sangat antusias dengan pergerakan janin diperutnya .


Gaffar pun ikut tersenyum , dipandangnya putri kesayangannya yang tampak bahagia itu . Hanya bayi dalam rahimnya yang membuat putrinya bisa bertahan sampai saat ini .


Para tenaga medis pun sampai tidak percaya dengan keajaiban yang mereka lihat . Walau sudah tak ada satu rambut pun di kepalanya akibat panasnya kemo , Vio tetap semangat untuk melanjutkan hidupnya . Tak sekalipun ia mengeluh kesakitan di depan Daddy ataupun semua orang yang merawatnya .

__ADS_1


" Kau ingin jalan jalan di taman sayang !? "


" Tentu saja Dad "


Dengan menggunakan kursi roda Gaffar mengantar putrinya ke taman yang ada tengah tengah rumah sakit . Taman itu sengaja dibuat agar para pasien yang rata rata lama berobat ditempat itu tidak menjadi bosan .


Sampai disana Gaffar duduk di sebuah kursi panjang , hatinya selalu merasa diremat ketika melihat penampilan putrinya yang tidak seperti dulu lagi .


Tidak ada lagi Vio yang banyak bicara dan suka berdebat . Kulitnya yang bercahaya berubah menjadi pucat . Tubuhnya kurus dan terlihat lemah . Hanya senyumnya yang tidak pernah berubah , senyum yang selalu bisa menyembunyikan semua luka hatinya .


" Sayang .... "


" Ya Dad ?? "


" Daddy mohon , biarkan dia melihatmu ! Dia berhak atas dirimu dan bayi kalian "


" Dan dia akan mengasihani aku ?? Itu akan lebih menyiksaku ... Dia akan sembuh dari rasa kecewanya . Dan bisa jatuh cinta lagi pada wanita yang bisa membahagiakan hidupnya "


" Bagaimana jika dia benar benar mencintaimu ? Tidak bisa hidup tanpamu ? "


" Aku ingin dia meneruskan hidupnya dengan baik "


" Bagaimana jika suatu saat dia menemukan kamu disini ?! "

__ADS_1


" Saat itu mungkin aku sudah tidak disini lagi Dad , aku tidak punya banyak waktu lagi .. "


__ADS_2