FOR 365

FOR 365
24


__ADS_3

" Aaaaa .... "


" Ya Tuhan .... jangan lari lari sayang !! "


Dewa terpaku pada tubuh polos yang sedang berlari kembali masuk ke kamar mandi . Jasmine lupa membawa handuk atau bathrobe nya ketika mandi tadi .


Jasmine mengira Dewa belum pulang jadi dengan santai tubuh polosnya melenggang keluar untuk mencari handuk . Dewa menyandarkan tubuhnya di daun pintu kamarnya . Jujur saja pemandangan indah tadi telah kembali menghadirkan pikiran pikiran kotornya sekaligus membangkitkan sesuatu yang sudah lama ia tahan .


Tubuh seputih porselen dengan bentuk sempurna . Kelihatannya semua pas untuk di genggam . Mata Dewa terpejam untuk mengusir semua fantasi liarnya . Dia laki laki normal , bohong jika dia tidak tergoda untuk menjamah tubuh polos sang istri .


" D ..... "


Belum selesai mengusir pikiran kotornya ia malah mendengar suara lirih istrinya dari balik pintu kamar mandi . Perlahan ia melangkah mendekati arah suara itu .


" Ya sayang ... "


" Ehmm .. ambilin bathrobe atau handuk di lemari ya "


" Tapi aku tidak tahu tempatnya sayang ... kau yang selalu menyiapkan semua keperluan mandiku "


" Di lemari kecil paling kanan di dekat lemari pakaian kita , di walk in closet "


" Ok ... sebentar "


Dengan senyum penuh arti Dewa mengambil apa yang di inginkan istrinya .


TOK .. TOK


" Sayang ... ini "


Dewa tertawa kecil ketika sang istri hanya sedikit membuka pintu dan menjulurkan tangannya untuk menerima bathrobe darinya .


" Mana D ... cepetan ihhh keburu dingin "

__ADS_1


Betapa terkejutnya Jasmine ketika tangannya malah ditarik keluar oleh suaminya , menolak pun dia dia karena tenaganya bukan tandingan suaminya . Dia hanya bisa memejamkan matanya untuk menutupi rasa malunya .


Tapi sedetik kemudian ia merasa tubuhnya kembali hangat dengan bathrobe tebal yang terpasang di tubuhnya .


" Buka matamu sayang "


" Enggak mau !! "


" Malu ??? "


" He em " jawab Jasmine mengangguk pelan , dia refleks mengalungkan kedua tangannya di pinggang sang suami ketika pria halalnya itu memeluk tubuhnya dan mengecup keningnya dalam dalam .


" Maaf ya ... tadi pagi aku marah marah "


" Aku yang salah D , tidak seharusnya aku bertanya tentang wanita lain . Aku juga minta maaf belum bisa jadi istri yang baik untukmu . Enggak apa apa kalau kamu marah D , kadang aku memang kurang peka . Pasti sangat sulit menerima gadis manja sepertiku , pasti repot setiap hari harus di hadapkan dengan keegoisanku ... "


Kata katanya terhenti ketika ia merasakan benda basah membungkam mulutnya . Dewa sedang ******* bibirnya penuh sayang .


" Aku mencintaimu sayang ... "


" Apa D ??! "


" Apa !? "


" Kau tadi bilang apa !? "


" Aku tidak mengatakan apapun sayang , mungkin kau salah dengar " jawab Dewa sambil mengeratkan rengkuhannya , wangi sabun yang menguar dari tubuh istrinya berhasil menerbangkan kewarasannya .


" Hisshh tapi tadi kau bilang ... aku mencintaimu sayang "


" Aku juga ... aku juga sangat mencintaimu , kau buat aku tergila gila padamu . Terima kasih sudah mau mencintai monster sepertiku " sahut Dewa sambil menggigit lembut leher istrinya .


" Lhohh kok jadi gitu sih ? Kenapa jadi aku sih ??! "

__ADS_1


Tatapan bingung dari mata istrinya malah membuat Dewa terbahak , gadis dalam rengkuhannya memang selalu menggemaskan . Hingga membuatnya menahan diri setiap malamnya .


" D ... "


" Ya sayang ... "


" Lepasin dulu , aku belum pakai baju "


Bukannya di lepas Dewa malah tambah mengeratkan pelukannya , ia suka wangi segar sang istri .


" Nggak perlu , takut aku apa apain !? "


" Kepengen sih di apa apain sama kamu D ! Tapi ehhmm ... apa kau akan meninggalkan aku setelahnya !? "


" Maaf ... maaf karena sudah membuatmu dalam posisi yang sulit waktu itu . Maaf sudah membuat kesepakatan konyol itu , aku bahkan hanya memikirkan perasaanku . Bukan kamu yang egois ... tapi aku ! lngatlah selalu hal ini ... Aku tidak akan pernah meninggalkanmu . ljinkan aku menjagamu seumur hidupku , ijinkan aku untuk mencintaimu . Tetaplah bertahan disisi monster sepertiku "


" Tidak apa apa ... kau monster paling tampan di dunia "


" Aku mencintaimu sayang ... "


Dewa mencium gemas seluruh wajah cantik istrinya , di bawanya perlahan tubuh itu ke pinggir ranjang .


" Apa kau sedang mengirimkan sinyal padaku D !? "


" Ya sayang ?! Aku tidak mengerti .. "


" Apa kau sedang mengirimkan sinyal jika kau sedang ingin bercinta denganku ??! "


Dewa terkekeh , hancur sudah momen romantis yang ia bangun sedari tadi . Jujur saja ia menggiring tubuh itu untuk berbaring di ranjang tapi sebelum melakukannya malah sang istri menanyakan hal frontal lagi .


" Apa boleh sayang !?? "


" Aku milikmu .... "

__ADS_1


__ADS_2