
" Lhohh kok masakan kampung semua sih Bu ?! " tanya Dewa pada ibunya yang terlihat masih sibuk memasak untuk menyambut tamu putranya yang katanya juga rekan kerja dari besannya .
" Kalau mau menyambut tamu ya kaya gini Wa , masa iya orang Barat disuguhi masakan Barat .... udah biasa banget itu sih . Kita harus mengenalkan masakan lndonesia sebagai masakan yang mendunia , masakan terenak yang ada di muka bumi "
" Jangan lebay deh Bu ... Bule asli dia takutnya lidah kita sama lidah dia beda " kilah Dewa .
" Manusia di mana saja ya sama Wa , yang bedain cuma akhlaknya "
" Lhoh ibuk bener D !! Masakan lndonesia is the best pokoknya ... "
Bu Sri dan menantunya melakukan high five sambil tertawa , sepertinya dua wanita itu sangat akur jika menyangkut membully Dewa .
" Ya masa lidah bule dikasih ikan asin , sayur asem , sama sambel terasi sih Bu ! Ada lagi semur jengkol .... Perasaan nggak pernah dengar bule makan jengkol deh ! Ayam.sama sapi pada ngungsi kemana sih !?.Kok nggak ada satu pun di meja "
" Ayam sama sapi lagi naik ! Di pasar apa apa mahal , kemarin daging satu kilo baru seratus lima puluh sekarang sudah naik seratus tujuh puluh Wa !! Kamu bayangin aja masa baru sehari udah naik dua puluh ribu ... bayangin Wa !! "
Jasmine tertawa mendengar ceramah Bu Sri pada putranya , sekaya apapun nyatanya wanita itu tetap saja akan menghitung dengan cermat semua pengeluarannya .
" Terus ibu enggak beli !? "
" Ya enggaklah ... nunggu turun dulu ":sahut Jasmine yang sudah hafal dengan jawaban yang akan di berikan oleh ibunya .
" Ya Tuhan ... "
" Ckk ... kamu doyan enggak itu semua yang ada di meja ?? " tanya Bu Sri yang sedari tadi mendengar protes dari anaknya .
__ADS_1
" Ya itu semua memang kesukaan Dewa "
":Ya udah .... repot bener sih ! Kalau kamu doyan ya dia pasti doyan !! Kalian sama sama makhluk ciptaanNya "
" Mama sama Nenek nakal ya De , kompak banget kalau pada ngeroyok Papa . Kita nonton kartun saja yuk De "
Tak lama kemudian seorang maid datang pada Dewa yang sedang bermain dengan putranya di karpet depan televisi .
" Di depan ada tamu Tuan , seorang pria bernama Tuan Gaffar '"
" Antar beliau kemari "
Akhirnya maid itu mengantar Gaffar Al Shamma menuju ruang televisi di mana Dewa sedang bersama putranya .
" Hai Dewa "
Dua pria tampan beda generasi itu saling berpelukan dengan menepuk sekilas bahu masing masing .
" Kau benar , putramu sangat tampan sekali . Mana yang lain ? Maksud uncle , mana istrimu ? "
" Dia sedang sibuk di dapur bersama ibu , mereka memasak makan malam "
Dan dua pria itu kemudian asyik berbicara tentang keseharian mereka dan kadang juga menyelipkan bisnis dalam pembicaraan mereka . Dan Jero pun sepertinya menyambut baik pria yang baru pertama ia lihat itu , bayi tampan itu nyatanya asyik bermain bahkan tertawa ketika Gaffar bermain dengannya .
Sampai akhirnya Jasmine datang pada mereka .
__ADS_1
" Sini sayang , ini tamu kita . Dia sahabat papa Alfian "
Dengan sopan Jasmine menunduk dan menjabat tangan Gaffar . Wanita cantik itu mengernyit karena sepertinya ia pernah melihat pria parubaya di depannya .
" Saya Jasmine . Sepertinya kita pernah bertemu D , kalau tidak salah kita bertemu saat kamu sedang ada di rumah sakit . Malam itu aku , kak Aira dan mama Rita ikut papa ke rumah sakit . Anda adalah ayah Violetta , apa saya benar !? "
" lstrimu selain cantik juga punya ingatan yang bagus , waktu itu aku ingin menjengukmu tapi kamu masih di ruang UGD ! "
" Waktu itu saya sakit karena terlalu merindukannya Uncle " kata Dewa sambil mencium sekilas pipi istrinya . Dan perbuatannya sukses mendapat hadiah cubitan di perut liatnya .
" Kalian pasangan serasi ... aku bisa melihat cinta yang sangat besar di antara kalian "
Mereka seketika terdiam ketika mendengar suara Bu Sri yang tiba tiba ada di belakang mereka .
" Wa udah datang tamunya ?!! Kok nggak di suruh makan sekalian sih , itu ibu udah selesai siapin semuanya !!! Ehhh ... "
Mata Bu Sri memicing ketika melihat seorang pria parubaya yang ada disamping putranya , dia seperti tidak asing dengan orang itu . Dan berharap pandangannya salah karena tidak mungkin orang itu datang ke tempat ini .
" Salah ... pasti salah !! " gumamnya yang masih di dengar oleh ketiga orang di depannya .
" lni tamu Dewa Bu , Tuan Gaffar Al Shamma dari Dubay . Dan Tuan Gaffar ini adalah ibu saya "
" Aku tahu Nak ... "
Gaffar tersenyum lebar melihat wanita yang dari tadi dia nantikan kehadirannya . Sesaat kemudian lirih terdengar suara Bu Sri seperti melantunkan doa .
__ADS_1
" Lhohh ibu sedang berdoa ya !? Memang doa apa ? Kita kan belum makan ... " tanya Jasmine yang mendengar suara lirih mertuanya .
" lni doa pengusir setan ... "