FOR 365

FOR 365
117


__ADS_3

~ Emak simpen dulu Sono Vio yaaa ... biar nggak belibet sama Dewa Jeje . We back to lndonesia dulu biar tokoh utamanya rampung dulu ~


Sementara itu di mansion keluarga Adipraja di Jakarta lbu Sri sedang membuat salad buah khusus untuk menantunya . Sejak usia kandungannya masuk bulan ke sembilan Jasmine lebih sering mengkonsumsi buah dan mengurangi nasi .


" Seger banget Bu ! Mbak sisanya simpen kulkas ya buat dimakan besok " kata Jasmine pads salah satu maid di rumah itu .


" Suami kamu tumben sudah malam begini belum pulang ? " tanya Ibu Sri pada menantunya .


Sebenarnya sejak sang istri hamil besar Dewa lebih sering membawa pekerjaannya di rumah , tapi saat ini dia sedikit keteteran karena Sono belum juga kembali . Yang ia dengar wakil sekaligus sahabatnya itu masih menunggu calon istrinya yang sedang sakit keras .


" Tadi Mas Dewa bilang ada klien dari luar negeri Bu , sepertinya mereka sekalian makan malam setelah meeting " jelas Jasmine pada mertuanya .


" Oooo ya sudah , ibu ke atas dulu untuk istirahat . Kamu juga jangan terlalu malam tidurnya "


" lya Bu "


Dewa dan Jasmine lebih memilih untuk pindah kamar di lantai bawah agar Jasmine tidak capek naik turun tangga . lbu hamil itu benar benar di jaga oleh semua penghuni mansion . Dewa sudah mengultimatum semua maid agar menjaga agar istrinya tidak mengerjakan sesuatu yang membuatnya lelah .


Tiba tiba seorang maid datang padanya sepertinya ada sesuatu yang ingin dikatakan .

__ADS_1


" Nyonya ... di luar ada tamu . Seorang wanita dan sepertinya dia belum pernah datang ke mansion ini "


" Embak tanya siapa namanya ? "


" Nyonya Asti "


" Kakak .... " lirih Jasmine


Jika dulu mungkin ia akan kegirangan menyambutnya , tapi setelah Aira mengatakan semuanya dia menjadi sedikit khawatir dengan kedatangannya . Tapi ia juga tidak mungkin menolak kedatangan wanita itu karena apapun itu Astika adalah kakaknya .


" Suruh dia masuk Mbak "


" Hai Kak Asti ... kenapa tidak mengabari aku terlebih dahulu ? Aku bisa menjemputmu di Bandara "


" Kakak yang enggak tega Je , kakak tahu kamu sedang hamil besar pasti kamu tidak leluasa bergerak seperti biasanya . Lagipula Dewa juga tidak akan mengijinkan kamu menjemputku ... dia masih membenciku " sungut Astika yang kemudian duduk di sofa ruang tamu karena merasa kelelahan .


" Kak Rey tidak ikut !? "


" Daddy sedang memintanya untuk menemui klien di Belanda "

__ADS_1


" Kenapa Kakak tidak ikut !? Kakak bisa bertemu Grandpa disana "


" Jangan bercanda kau sangat tahu kalau Grandpa dan grandma sangat tidak menyukai aku sejak aku kecil . Mereka hanya menyayangimu ! Ngomong ngomong Kakak ke sini karena ingin menemani persalinan kamu yang tinggal beberapa hari perkiraannya . Seminggu yang lalu Daddy bercerita tentang hari perkiraan kelahiran putramu."


" Ada lbu yang sudah menemaniku Kak , tidak usah repot repot " kata Jasmine sambil tersenyum .


" Kau keberatan jika aku menemanimu !? Aku kakakmu Je ! Wajar jika aku mengkhawatirkan tentang dirimu . Atau jangan jangan mereka sudah mencuci otakmu agar kau tidak lagi peduli dengan keluargamu . Apa kau juga bersikap seperti ini jika Daddy mengunjungimu ?? '


" Tentu saja tidak , tidak ada satupun dari keluarga kami diajari untuk berkata dengan ujaran kebencian ... selamat datang Nak Astika "


Suara lembut itu sedikit mengejutkan dia wanita cantik yang sedang berbincang di ruang tamu . lbu Sri terlihat datang menghampiri mereka . Sedangkan Astika mencoba menutupi rasa tidak enaknya karena kata katanya barusan ternyata di dengar oleh mertua adiknya .


" Kenapa tidak mengabari kami dulu Nak , kami bisa menjemputmu . Berbahaya jika kamu diluar sana malam malam begini " kata Ibu Sri sambil menjabat tangan Astika dan sekilas memeluknya .


" Astika tidak ingin bikin repot keluarga disini Bu ... Ibu bagaimana kabarnya !? "


" lbu baik nak , sebaiknya kalian istirahat dulu karena hari sudah semakin larut . Mbak tolong bawa nyonya Astika ke kamar tamu untuk beristirahat " kata Ibu Sri pada seorang maid .


Dan ketika Astika ingin melangkah mengikuti maid yang sudah mendorong kopernya suara bariton yang sangat ia kenal mengejutkannya .

__ADS_1


" Berhenti !!! Dia tidak akan bermalam di sini ... "


__ADS_2