
" Jika aku bukan anak kandung Daddy kenapa terus saja merawatku , bahkan sampai hari ini Daddy masih menyebutku sebagai putrimu "
" Kalian berdua adalah putri putri Daddy , kalian adalah nyawa Daddy . Kau adalah amanat dari mendiang ayah kandungmu . Sebelum meninggal dia menitipkan mu pada Daddy . Maaf jika Daddy terpaksa menempatkan Bunda ke tempat yang sudah pasti sangat kau benci ! Beberapa kali Bunda ingin menyingkirkan Jasmine , hidupnya terobsesi untuk menyingkirkan adikmu ! Daddy berharap psikiater bisa menyembuhkannya disana , tapi obsesinya terlalu besar . Maafkan Daddy jika harus terus mengurungnya disana ... maaf "
" Apakah kalian tidak takut padaku , bisa saja aku menyimpan kebencian karena perlakuan yang Bunda dapatkan "
" Daddy percaya jika aku membesarkannya dengan cinta maka di hatimu tidak akan tumbuh kebencian ... "
Astika menjatuhkan dirinya di bawah John Effendy , dia bersimpuh dibawah kaki pria yang selama ini merawat dan mencintainya dengan tulus .
" Sayang ... bangun "
" Maaf ... tapi biarkan seperti ini dulu Dad , aku pantas ada di bawah . Maaf aku belum bisa jadi putri yang baik seperti yang Daddy harapkan . Terlalu banyak kebencian yang ada disini .. " kata Astika dengan satu tangan memukul pelan dadanya .
" Kalian mencintaiku dengan tulus tapi aku terus saja menyakiti kalian . Daddy pasti tahu semua tentang aku tapi kenapa membiarkan aku di keluarga ini ? "
" Aku Daddymu ... Jasmine adikmu , sebenci bencinya kau pada kami kau tidak akan melakukan hal di luar batas karena jauh di lubuk hatimu Daddy percaya kau juga sangat menyayangi kami .... "
" Daddy ... maaf "
CEKLEKK ...
__ADS_1
Seseorang membuka pintu kamarnya tanpa terlebih dulu mengetuknya . Astika bisa melihat pria yang dengan setia mendampingi hidupnya sedang berdiri di ambang pintu .
" Rey ... "
" Masuklah Rey ! Kau baru tiba ? "
" lya Dad ... "
Reyhan melangkah masuk dengan membawa sebuah koper kecil yang kemudian ia letakkan dipojok ruangan .
" Duduklah temani istrimu , Daddy ingin bertemu adik kalian dulu . Dewa sudah di bawah menjemputku ... "
Dengan tetap bungkam Reyhan melangkah menuju sofa dan duduk disana bersama istrinya .
" Untuk apa ? Apa karena kau yang sudah melanggar janjimu untuk berubah ? Untuk tidak lagi berkubang dalam kebencian pada Dewa dan Jasmine ? Atau untuk malam panasmu dengan pria lain !?? "
DEGHHH ....
Astika mendongak dan melihat suaminya , Reyhan berbicara padanya dengan ekspresi datar tanpa sedikitpun melihat ke arahnya . Astika tahu suaminya sangat terluka .
" Maaf Rey .... "
__ADS_1
" Maaf dariku tak akan pernah bisa mengubah pengkhianatanmu malam itu . Kau biarkan pria lain menjamah tubuhmu . Hanya karena menuruti egomu , dendam membuat hatimu buta !! Selama ini aku berusaha keras untuk bertahan disisimu , berharap cintaku bisa merubahmu "
" Rey ... " lirih Astika meraih tangan suaminya .
" Tapi nyatanya tidak !! Kau tidak akan pernah berubah ... kau tidak punya niat untuk berubah walau itu demi aku . Dan aku menyerah !! "
" Jangan tinggalkan aku "
" Kau yang sudah terlalu jauh melangkah meninggalkan aku sayang , kau terlalu larut dalam kebencianmu . Aku sudah membicarakan ini dengan Daddy dan dia mendukung semua keputusan jika itu baik untuk kita "
" Apa maksudmu Rey !? "
" Maaf tapi aku tidak bisa lagi bertahan di sisimu ... maaf jika aku harus mengucapkan hal ini .... " kata Rey sejenak menundukkan kepalanya .
" Jangan ... aku mohon ... jangan ucapkan apapun Rey !! " pekik Astika , ia tahu ke mana arah pembicaraan suaminya .
Pria itu memeluk dan mencium kening istrinya cukup lama kemudian melepaskannya .
" Aku melepasmu sayang ... aku ceraikan kau dengan talak tiga Astika Raya Effendy binti John Effendy !! Maaf tapi aku benar benar tidak bisa lagi berdiri di sisimu lagi ... "
Jasmine termangu mendengarnya , dunianya serasa berhenti saat ini . Dia bahkan tak mampu lagi untuk menangis , otaknya benar benar kosong tak bisa berpikir lagi ! Baru kali ini dia merasakan rasa kehilangan yang begitu hebat . Pria yang dia sepelekan kehadirannya ternyata begitu berarti untuknya ... Dia sangat mencintai Reyhan suaminya !
__ADS_1
Pria yang penuh kesabaran mendampinginya , pria yang selalu berusaha membuatnya bahagia . Dan kini ia hanya bisa melihat pria itu melangkah pergi menjauh darinya ...
" Aku mohon ... jangan pergi "