FOR 365

FOR 365
Bon C 21


__ADS_3

Aira dan Bumi hanya saling memandang ketika besan ibunya itu datang menghampiri mereka . Tapi sebisa mungkin mereka tersenyum karena John Effendy sudah seperti keluarga bagi mereka .


" Kebetulan jika kalian semua sedang berkumpul , karena ada yang ingin aku bicarakan dengan kalian "


" Silahkan duduk Uncle , tapi sepertinya Jasmine ketiduran di atas karena tadi baby Jero sedikit rewel " ramah Aira untuk memecah kekakuan yang terjadi di ruangan itu .


' Tidak apa apa , aku memang ingin bicara denganmu dan menantuku . lni tentang hubungan Uncle dan ibu kalian ... "


" Hubungan apalagi Mas ? Kita kan memang punya hubungan , kita besanan ... putra putri kita terikat pernikahan . Kita juga sudah punya cucu Mas " kata Bu Sri yang juga sepertinya masih terkejut dengan kedatangan pria itu .


John Effendi hanya tersenyum menanggapi kata kata wanita yang akhir akhir ini mengganggu tidurnya itu . Entah kenapa ada rasa ingin miliki dan ingin hidup bersama wanita yang sudah menjadi besannya itu . John berpikir mereka sama sama single jadi tidak ada masalah jika ia ingin mengajukan pikirannya pada kedua anak dari Bu Sri ataupun Jasmine putrinya sendiri .


" Mas hanya ingin lebih mendekatkan hubungan kita , jika kau dan putra putrimu tidak keberatan aku ingin melamarmu ... jika kau tidak keberatan aku ingin mengikatmu dalam sebuah pernikahan . Jika tidak keberatan ... "


Sebelum menyelesaikan kata katanya suara seorang pria memotong kata katanya .


" Aku keberatan .... "


Bumi dan Dewa hanya menghembuskan nafasnya kasar , mereka tidak menyangka malam ini akan menjadi seperti ini . Satu lagi pria bule datang dengan semburat merah di wajahnya .

__ADS_1


Dua pria muda yang tahu situasi yang sedikit memanas segera bangkit dan menghampiri Gaffar Al Shamma yang sudah berdiri menjulang dengan dua tangan terkepal erat .


" Hai ... apa kabar Uncle Gaffar , sebuah kehormatan bisa kembali bertemu dengan anda " kata Bumi menjabat tangan pria parubaya yang baru saja datang itu .


" Sebaiknya kita duduk dulu , baru berbicara . Kita akan bicarakan ini dengan baik baik " sambung Dewa yang juga berusaha mendinginkan hawa yang mulai memanas .


" Sebaiknya kami ke dapur , kami akan buatkan kopi untuk kalian . Ayo Bu !! " kata Aira yang kemudian membawa ibunya bangkit dan pergi meninggalkan ruang tamu menuju ke dapur .


Walau sebenarnya ada banyak pertanyaan di hatinya tapi Bu Sri menurut saja pada putri sulungnya . Bumi juga terlihat mengangguk padanya seakan berkata sang menantu bisa menanganinya .


Begitupun Aira , dia percaya Bumi dan Dewa bisa menyelesaikan masalah antara dua pria parubaya tersebut . Sebenarnya ia tak mengira John Effendy juga akan datang sore itu karena setahunya Gaffar Al Shamma lah yang menelpon dirinya untuk bertemu .


" Ra ... perasaan lbuk kok jadi enggak enak ya ?! Kok jadi dua orang yang datang sih ?? " tanya lbu Sri yang masih saja khawatir karena ia melihat kemarahan di mata mantan tunangannya tadi .


" Nggak nyangka Aira , lbu jadi rebutan dua pria bule ... ganteng ganteng lagi "


" lbu lagi serius ini Ra !! Malah kamu bercanda , jantung ibu rasanya mau copot ! Kalau mereka berantem gimana ?? "


" Ya kan ada Mas Bumi dan Dewa jadi wasitnya .... " sahut Aira tertawa kecil , walau sebenarnya ia sedikit takut tapi semua ini terasa lucu untuknya .

__ADS_1


Sungguh dia tidak menyangka ibunya akan menjadi rebutan dua pria kaya dan tampan seperti John Effendy ataupun Gaffar Al Shamma .


" Kalau disuruh milih lbu mau pilih yang mana !? "


" Apanya ?? "


" Ya merekalah .... Satu besan dan yang satu mantan tunangan . Kok lbuk nggak pernah cerita ke Aira sih soal kisah tunangan lbuk sama tuan Gaffar !?? "


" Dasar mulut ember !! Awas nanti aku buatin kopi garam biar dia tau rasa . Cerita apalagi tua bangka itu Ra ??! "


" Jangan seudzon dulu Bu , tuan Gaffar tidak pernah menceritakan apapun pada kami . Dia hanya meminta lbu kepada kami , itu saja . Mas Adam yang cerita pada suami Aira tentang hal itu . Mas Bumi kan sempat meminta papanya Ava untuk menyelidiki asal usul hubungan kalian . Masa iya sih enggak kenal langsung minta dinikahin ! "


" Jadi semua keluarga sudah tahu tentang kisah masa lalu ibuk Ra ??!! "


" Sudah , Mas Adam terbang dari Bali ke London hanya untuk mengabarkan hal itu . Hubungan pertunangan yang membuat kami waktu itu lumayan shock . Mafia rival papa Alvian ternyata menyimpan cinta pada lbu "


Bu Sri terduduk lemas di kursi makan dengan memegangi dahinya .


" Ya Tuhan Ra ... kok jadi begini sih "

__ADS_1


__ADS_2