
Jasmine menaruh Chocolatte Tiramisu Cake nya di lemari pendingin yang ada di ruang kantor suaminya karena Dewa masih ada di ruang meeting dengan beberapa staf nya .
Tak berapa lama Dewa masuk dan terlihat terkejut melihat dirinya sudah ada di ruangannya .
" Sayang ... sudah lama ?? "
Jasmine menggelengkan kepalanya malas , dia masih saja terbawa mood nya yang hancur karena bertemu pria bule gila tadi di mall . Sepertinya sang suami juga belum tahu jika Jason sudah menemuinya tadi , terbukti dengan sikapnya yang masih saja tenang .
Dewa mengangkat tubuh istrinya hingga duduk di pangkuannya .
" Heyy .. kenapa ?! Sudah makan !? "
Jasmine kembali menggelengkan kepala , dia rebahkan kepalanya di pundak suaminya .
" Lagi kesal ya ?? "
" He em "
" Mau cerita dulu apa mau makan siang dulu sayang ? "
" Pengen makan dulu aja "
" Ya udah ... pengen makan apa !? "
" Kamu , aku pengen makan kamu dulu D . Boleh !? "
Dewa hanya diam ketika istrinya mulai meraih bibirnya , ciuman yang semula pasif itu menjadi panas ketika Dewa mulai terpancing gairahnya . Saling bertukar saliva dengan lidah yang saling membelit .
Dua tangan Dewa pun sudah menyusup di bawah rok yang sudah ia singkap , diremasnya dua bongkahan sintal yang selalu membuatnya gemas itu . Senyum Dewa bertambah lebar ketika dengan sendirinya sang istri melepas atasan yang dikenakannya .
" Sebentar sayang ... "
Dewa mengambil ponsel dan menelpon seseorang .
" Son ... Apapun dan siapapun !! Jangan ganggu makan siangku dan istriku di kantor hingga satu jam ke depan "
" Bos tadi orang orang kita lapor kalau ... "
" Nanti kita bicarakan itu . Sekarang aku sibuk makan "
Setelah menutup ponselnya Dewa kembali meraih bibir istrinya . Dia hanya mengikuti alur panas yang istrinya ciptakan karena tak bisa ia pungkiri ia pun sangat menikmati gairah sang istri yang sedang berapi api .
Mata Dewa terpejam ketika menikmati gerakan liar istrinya diatas pangkuannya , sesekali ia remas dua buah bukit yang tergantung bebas di depannya .
__ADS_1
" Faster sayang ... "
" D .... "
Dengan dua tangannya Dewa membantu gerakan sang istri agar lebih cepat dan lebih dalam . Beruntung ruangan CEO di buat kedap suara hingga suara ******* atau jeritan mereka tidak terdengar Sono dan Bertha yang ruangannya tepat ada di sebelah ruangan itu .
" Aaargghh .... "
Jasmine memeluk erat tubuh suaminya yang duduk bersandar di sofa tanpa melepas penyatuan di bawah sana . Mereka masih menikmati getaran getaran kenikmatan yang masih terasa .
" Lagi ??! " tanya Dewa menciumi pundak polos istrinya .
" Udah .... "
Dewa mengambil tisu dan membersihkan sisa sisa cinta mereka dari tubuh istrinya .
" Aku ke kamar mandi dulu , bajuku masih ada yang di sini kan D !? "
" Masih ... ada beberapa di lemari . Sering sering ya sayang "
" Apanya !?? "
" Kaya tadi ... " sahut Dewa sambil tertawa dan mencium gemas pipi istrinya .
Jasmine berlalu ke ruang private dengan wajah sepenuhnya memerah , bad mood nya malah membuat dia bergairah pada suaminya .
Setelah membenahi pakaiannya Dewa kembali mengambil ponsel dan menelpon Sono .
" Tadi apa yang ingin kau bicarakan ?? Laporan apa !? "
" Sudah selesai Bos !? "
" Ckk ... itu bukan jawabannya !!! "
" Bodyguard nyonya muda melaporkan tadi nyonya sempat marah marah di mall ketika bertemu dengan salah satu klien kita , Jason Kyle "
" Apa !! Maksudmu istriku bertengkar dengan Jason ?? "
" Lebih tepatnya Nyonya Muda yang mengamuk pada bule itu "
" Pantas saja ... suruh salah satu dari mereka lapor padaku nanti "
Dewa segera menutup ponselnya ketika melihat istrinya sudah keluar dari kamarnya .
__ADS_1
" Mau makan di luar apa oesan dari sini saja sayang !? Kamu belum makan kan "
" Makan disini saja sama kamu , memang kamu enggak sibuk D !? "
" Pekerjaan itu nomor empat ... kamu tetap nomor satu . Kamu jadi prioritas utamaku " kata Dewa sambil menciumi aroma sabun tubuh istrinya .
" Nomor dua apa !? "
" Kamu ... "
" Nomor tiga ??? "
" Kamu juga "
" Gombal !! "
Dewa tertawa setidaknya sang istri sudah bisa tersenyum kembali . Jasmine terlihat melangkah menuju lemari.pendingin di ruangannya dan mengambil tiramisu cake yang tadi ia beli di mall .
" lni apa ? "
" Harusnya ini dessert , tapi keburu lapar jadi bisa buat ganjel dulu "
Jasmine menyuapi suaminya kue tiramisu yang sudah ia iris di piring .
" Enak D ?? "
" Banget !! Beli di mana sayang ? "
" Di mall .. ehmm "
" Ada yang ingin kamu ceritakan !? "
Walaupun sebenarnya sudah tahu tapi Dewa ingin Jasmine menceritakan sendiri detail kejadian padanya .
" Aku masih kesel ! Enggak apa apa kan kalau ceritanya nanti . Mau makan dulu .. "
Jawab Jasmine yang melihat pesanan mereka sudah datang . Dewa hanya mengacak pucuk kepalanya dan membantunya menata makanan di meja .
Sono yang sedang ada di pintu ruangan terlihat keheranan melihat mereka berdua .
" Bukannya tadi sudah makan Bos !? Perasaan tadi suruh jagain pintu katanya mau makan "
" Berisik ... keluar dulu sana !! Jangan ganggu !! "
__ADS_1