FOR 365

FOR 365
31


__ADS_3

Jasmine menaruh Chocolatte Tiramisu Cake nya di lemari pendingin yang ada di ruang kantor suaminya karena Dewa masih ada di ruang meeting dengan beberapa staf nya .


Tak berapa lama Dewa masuk dan terlihat terkejut melihat dirinya sudah ada di ruangannya .


" Sayang ... sudah lama ?? "


Jasmine menggelengkan kepalanya malas , dia masih saja terbawa mood nya yang hancur karena bertemu pria bule gila tadi di mall . Sepertinya sang suami juga belum tahu jika Jason sudah menemuinya tadi , terbukti dengan sikapnya yang masih saja tenang .


Dewa mengangkat tubuh istrinya hingga duduk di pangkuannya .


" Heyy .. kenapa ?! Sudah makan !? "


Jasmine kembali menggelengkan kepala , dia rebahkan kepalanya di pundak suaminya .


" Lagi kesal ya ?? "


" He em "


" Mau cerita dulu apa mau makan siang dulu sayang ? "


" Pengen makan dulu aja "


" Ya udah ... pengen makan apa !? "


" Kamu , aku pengen makan kamu dulu D . Boleh !? "


Dewa hanya diam ketika istrinya mulai meraih bibirnya , ciuman yang semula pasif itu menjadi panas ketika Dewa mulai terpancing gairahnya . Saling bertukar saliva dengan lidah yang saling membelit .


Dua tangan Dewa pun sudah menyusup di bawah rok yang sudah ia singkap , diremasnya dua bongkahan sintal yang selalu membuatnya gemas itu . Senyum Dewa bertambah lebar ketika dengan sendirinya sang istri melepas atasan yang dikenakannya .


" Sebentar sayang ... "


Dewa mengambil ponsel dan menelpon seseorang .


" Son ... Apapun dan siapapun !! Jangan ganggu makan siangku dan istriku di kantor hingga satu jam ke depan "


" Bos tadi orang orang kita lapor kalau ... "


" Nanti kita bicarakan itu . Sekarang aku sibuk makan "


Setelah menutup ponselnya Dewa kembali meraih bibir istrinya . Dia hanya mengikuti alur panas yang istrinya ciptakan karena tak bisa ia pungkiri ia pun sangat menikmati gairah sang istri yang sedang berapi api .


Mata Dewa terpejam ketika menikmati gerakan liar istrinya diatas pangkuannya , sesekali ia remas dua buah bukit yang tergantung bebas di depannya .

__ADS_1


" Faster sayang ... "


" D .... "


Dengan dua tangannya Dewa membantu gerakan sang istri agar lebih cepat dan lebih dalam . Beruntung ruangan CEO di buat kedap suara hingga suara ******* atau jeritan mereka tidak terdengar Sono dan Bertha yang ruangannya tepat ada di sebelah ruangan itu .


" Aaargghh .... "


Jasmine memeluk erat tubuh suaminya yang duduk bersandar di sofa tanpa melepas penyatuan di bawah sana . Mereka masih menikmati getaran getaran kenikmatan yang masih terasa .


" Lagi ??! " tanya Dewa menciumi pundak polos istrinya .


" Udah .... "


Dewa mengambil tisu dan membersihkan sisa sisa cinta mereka dari tubuh istrinya .


" Aku ke kamar mandi dulu , bajuku masih ada yang di sini kan D !? "


" Masih ... ada beberapa di lemari . Sering sering ya sayang "


" Apanya !?? "


" Kaya tadi ... " sahut Dewa sambil tertawa dan mencium gemas pipi istrinya .


Jasmine berlalu ke ruang private dengan wajah sepenuhnya memerah , bad mood nya malah membuat dia bergairah pada suaminya .


Setelah membenahi pakaiannya Dewa kembali mengambil ponsel dan menelpon Sono .


" Tadi apa yang ingin kau bicarakan ?? Laporan apa !? "


" Sudah selesai Bos !? "


" Ckk ... itu bukan jawabannya !!! "


" Bodyguard nyonya muda melaporkan tadi nyonya sempat marah marah di mall ketika bertemu dengan salah satu klien kita , Jason Kyle "


" Apa !! Maksudmu istriku bertengkar dengan Jason ?? "


" Lebih tepatnya Nyonya Muda yang mengamuk pada bule itu "


" Pantas saja ... suruh salah satu dari mereka lapor padaku nanti "


Dewa segera menutup ponselnya ketika melihat istrinya sudah keluar dari kamarnya .

__ADS_1


" Mau makan di luar apa oesan dari sini saja sayang !? Kamu belum makan kan "


" Makan disini saja sama kamu , memang kamu enggak sibuk D !? "


" Pekerjaan itu nomor empat ... kamu tetap nomor satu . Kamu jadi prioritas utamaku " kata Dewa sambil menciumi aroma sabun tubuh istrinya .


" Nomor dua apa !? "


" Kamu ... "


" Nomor tiga ??? "


" Kamu juga "


" Gombal !! "


Dewa tertawa setidaknya sang istri sudah bisa tersenyum kembali . Jasmine terlihat melangkah menuju lemari.pendingin di ruangannya dan mengambil tiramisu cake yang tadi ia beli di mall .


" lni apa ? "


" Harusnya ini dessert , tapi keburu lapar jadi bisa buat ganjel dulu "


Jasmine menyuapi suaminya kue tiramisu yang sudah ia iris di piring .


" Enak D ?? "


" Banget !! Beli di mana sayang ? "


" Di mall .. ehmm "


" Ada yang ingin kamu ceritakan !? "


Walaupun sebenarnya sudah tahu tapi Dewa ingin Jasmine menceritakan sendiri detail kejadian padanya .


" Aku masih kesel ! Enggak apa apa kan kalau ceritanya nanti . Mau makan dulu .. "


Jawab Jasmine yang melihat pesanan mereka sudah datang . Dewa hanya mengacak pucuk kepalanya dan membantunya menata makanan di meja .


Sono yang sedang ada di pintu ruangan terlihat keheranan melihat mereka berdua .


" Bukannya tadi sudah makan Bos !? Perasaan tadi suruh jagain pintu katanya mau makan "


" Berisik ... keluar dulu sana !! Jangan ganggu !! "

__ADS_1


__ADS_2