
Sono terhenyak ketika melihat isi surat yang diberikan untuknya , isinya yang sangat singkat mampu meluluhlantakkan dunianya !
~ Jika kau mencintaiku , maka jangan pernah mencariku .... ~
" Hei tenang dulu Son , semua pasti bisa diatasi . Kita akan cari mereka bersama sama , kami semua ada di belakangmu jadi jangan dulu berpikir bermacam macam "
Sono jatuh terduduk di sofa lobi hotel , Dewa dan Jasmine dengan sabar tetap ada di sisi sahabat sekaligus wakil CEO nya itu . Mereka tahu Sono sedang mendapat pukulan yang amat besar .
Sono menjatuhkan punggungnya di sandaran sofa dan meraup.kasar wajahnya yang terlihat frustasi .
" Dari awal aku sudah punya perasaan tidak enak . Yang aku takutkan terjadi juga , dia mempermainkan pernikahan ini "
" Maksudmu ?? "
" Entah tapi bicaranya selalu aneh terdengar di telingaku , dia menyukaiku tapi ... "
" Jangan berburuk sangka dulu , kadang sesuatu yang terjadi tidak seburuk yang kita lihat bukan !? " kata Dewa masih mencoba menenangkan sahabatnya .
" Tuan Gaffar sudah merestui pernikahan ini , malah beliau yang memintaku untuk mendampingi putrinya "
" Berarti memang ada yang tidak beres dengan semua ini . Sebaiknya kita pulang dulu , kita cari jalan keluarnya bersama sama . Jika perlu kita minta bantuan Kak Adam , Uncle Gaffar pasti menutup semua informasi tentang putrinya karena ia pun ikut pergi "
Setelah berkali kali menghembuskan nafasnya untuk menata kegundahan hatinya , akhirnya Sono beranjak dari duduknya .
" Kita ke perusahaan saja Bos ! "
__ADS_1
" Maksudnya !?? "
" Biarlah ... aku hanya ingin memberikan dia waktu . Aku kejar seperti apa pun jika dia tidak mau kembali percuma saja "
" Ya sudah jika itu maumu , kita kembali ke perusahaan . Tapi kita antar dulu istriku pulang "
" Tidak usah D , aku di sini saja soalnya Kak Val sama Kak Erin mau nyamper ke sini . Mereka minta ditemenin shoping sama beli oleh oleh "
" Ya sudah kita tunggu sebentar sampai mereka datang "
Tak lama dua wanita cantik itu sudah datang , tampak Deniel dan Varo sendiri yang mengantar mereka .
" Lhohh acaranya sudah selesai , ini pengantinnya !? " tanya Erin pada Jasmine .
" Mana pengantin wanitanya ?? " lanjut Vallery ikut bertanya karena tidak nampak olehnya sang pengantin wanita .
Vallery yang tahu gelagat yang tidak enak akhirnya mengajak Erin dan Jasmine segera pergi seperti rencana mereka tadi malam . Para wanita itu ingin berbelanja selagi mereka masih ada di lbukota .
" Ada yang bisa kami bantu ?? "
Varo pun angkat bicara melihat ada sesuatu yang tidak beres di depannya .
" Kita ke kantor saja , kita bahas di sana . Kau tidak keberatan jika dia kakakku ingin membantumu Son ?? "
" Kakak ?? "
__ADS_1
" Mereka dari Cina dan Rusia "
" Terserah Bos , otakku sedang buntu sekarang "
Dewa tertawa dan menepuk pelan bahu sahabatnya itu , cinta memang bisa membuat otak kita berhenti berpikir .
Sampai di kantor Sono pun nyatanya juga tetap tidak fokus bekerja . Selain lengannya yang belum sembuh benar , dia juga belum bisa menata hatinya .
" Temanmu batal menikah ?? "
" Sepertinya begitu Kak , tadi pengantin wanitanya kasih surat kalau dia sudah pergi "
" Tidak mungkin jika kamu tidak bisa mencarinya . Adipraja bisa melakukan semua hal " kata Deniel .
" Masalahnya dia bukan orang biasa . Daddynya mafia mantan rival Papa Alfian . Jika orang biasa kami mungkin lebih mudah mencarinya "
" Siapa ?? "
" Uncle Gaffar Al Shamma ... "
" Gaffar Al Shamma !? Dubay ? " tanya Deniel sambil melihat ke arah Varo .
Dewa menganggukkan kepalanya , sepertinya dua kakaknya ini bisa membantu sahabatnya .
" Kalian mengenalnya ?? "
__ADS_1
" Sepertinya kami bisa membantu , sebisa mungkin kami akan dapatkan informasinya sebelum kami pulang "
Dewa lega mendengarnya , tapi dia belum akan memberitahu Dono sebelum ia dapat kabar yang jelas dari dua kakaknya itu .