
Siangnya Jasmine pergi ke rumah sakit tanpa suaminya karena hari ini Dewa mempunyai jadwal yang lumayan padat .
" Hai Kak .... Rey "
Sapa Jasmine pada dua orang yang sepertinya sedang berbicara . Astika sedang duduk di ranjangnya sedangkan Reyhan duduk di sampingnya sedang mengupas buah .
" Apa aku mengganggu kalian !? "
" Tentu saja tidak , Dewa mana Je kok nggak ikut kesini ?! "
Pertanyaan dari Astika itu cukup membuat dahi Jasmine berkerut tapi dia tersenyum kemudian , wajar jika kakaknya bertanya seperti itu karena sudah seharusnya suami mendampingi istrinya .
" Dewa sibuk di perusahaan Kak , mungkin nanti malam baru bisa ke sini . Kakak sudah baikan !? "
" Cuma tinggal lemesnya , besok mungkin sudah diperbolehkan pulang . Kakak boleh tinggal di apartemen kamu setelah pulang dari rumah sakit !?? "
" Tentu saja " jawab Jasmine bersemangat , lagipula kakaknya juga masih belum sembuh benar jika harus kembali ke Bali dalam waktu dekat .
" Tidak , kita akan tinggal di hotel . Jasmine dan Dewa bisa mengunjungimu di sana jika mereka mau "
Astika menatap tajam Reyhan yang tidak setuju dengan rencananya .
" Tidak etis jika kita tinggal bersama mereka , lebih nyaman jika kita tinggal di hotel "
" Terserah ... " ketus Astika .
__ADS_1
Jasmine merasa sedikit aneh dengan interaksi kedua orang di depannya . Setahunya Astika dan Reyhan adalah pasangan yang saling mencintai , tapi dari sikap mereka sama sekali tidak menggambarkan hal itu . Ada kebencian yang jelas terlihat di antara mereka .
Beberapa saat kemudian Reyhan pamit untuk sekedar merokok di luar , dan kebetulan rumah sakit menyediakan area merokok di area samping bangunan .
" Je .... "
Astika mulai membuka suara ketika suaminya sudah keluar dari kamar perawatannya .
" Ya Kak "
" Apa kau bahagia bersamanya !? "
Jasmine menjawabnya dengan senyuman , dia menggeser kursi agar bisa duduk lebih dekat dengan kakaknya . Jasmine merasa Astika ingin bicara banyak padanya .
" Maksud Kakak ?? "
" Dengan mudahnya kalian menukar pasangan tanpa persetujuan dariku . Kalian menganggap pernikahanku seperti sebuah permainan . Kalian berpikir sudah tepat menentukan tindakan dan pilihan . Aku seperti orang bodoh , menjadi satu satunya orang yang tidak tahu rencana itu ! Kau adikku , kenapa kau tidak bertanya terlebih dahulu apa mauku ?? Kenapa kau tidak terlebih dahulu bertanya siapa pemilik hatiku !? "
" Kak Asti mencintai Reyhan ... "
" Dulu Je .... aku memang sangat mencintainya , tapi itu dulu !! Sudah lama berlalu . Aku sudah menutup rapat rapat kisahku dengannya . Waktu itu aku mencoba menerima ketika tahu kaulah yang menyebabkan tiga tahun penderitaanku karena rasa sayangku padamu melebihi segalanya . Kau sangat tahu jika kakak sanggup memberikan apapun agar kamu bahagia .... "
Jasmine menunduk , dia teringat semua sifat buruknya dulu yang selalu saja iri dengan apapun yang dimiliki kakaknya . Dan kakaknya itu akan selalu mengalah jika ia meminta apapun yang menjadi miliknya . Bahkan posisi Jasmine sebagai wakil CEO di perusahaan Effendy adalah pemberian dari Astika .
Air mata Jasmine tak terasa sudah menetes , sepertinya sekali lagi dia sudah membuat kesalahan yang membuat kakaknya menderita .
__ADS_1
" Kakak benar benar mencintai Dewa waktu itu ?? " tanya Jasmine terbata , hatinya seperti tercubit ketika menanyakan hal itu .
Astika tidak menjawab tapi ia tersenyum hambar .
" Tidak ada gunanya juga jika aku menjawabnya sekarang . Aku sudah menjadi istri Reyhan dan kau juga sudah menjadi istri Dewa "
" Kakak bahagia ?? "
" Kau bisa melihat tanpa aku harus menjawabnya . Tapi setidaknya Reyhan selalu bersikap jujur padaku . Kami adalah sepasang sahabat sekarang , mungkin akan lebih baik begitu . Kami tidak pernah berpura pura sangat bahagia dalam pernikahan yang tiba tiba ini , kami sedang dalam proses ikhlas menerima semuanya . Tapi kakak berdoa agar Dewa benar benar mencintaimu , semoga kalian benar benar bahagia menjalani rumah tangga kalian "
DEGGHHH ...
Berpura pura .... kata kata itu tiba tiba melingkupi seluruh isi kepala Jasmine . Pernikahan mereka di awali dengan sebuah perjanjian , mereka hanya akan disatukan ikatan pernikahan dalam waktu satu tahun . Dan setelah itu mereka bebas untuk mencari kebahagiaan masing masing .
Tidak !! Dewa sudah berjanji untuk menjaganya seumur hidup , pria itu sudah menunjukkan rasa cintanya yang begitu besar padanya . Dan Dia yakin itu semua bukan pura pura . Tapi ....
Jasmine bertarung dengan pikiran pikiran jeleknya , dia tetap berusaha berpikiran positif tentang hubungannya dengan Dewa . Dia harus yakin bahwa suaminya sangat mencintai dirinya .
Astika tersenyum lebar melihat Jasmine yang sedang terlihat sedang melamun , dia yakin sedikit demi sedikit bisa memutus benang yang menyatukan ikatan Jasmine dan Dewa .
Dia tidak akan bertindak gegabah seperti semalam , dengan ceroboh dia malah meminum sendiri umpan yang seharusnya di minum oleh adiknya . Dia tidak.tahu bagaimana caranya obat itu terminum oleh dirinya sendiri tapi ia yakin Dewa benar benar menjaga adiknya dengan sangat ketat .
Sepertinya ia memang harus mengubah total strateginya karena waktunya sangat terbatas . Dia dan Reyhan hanya beberapa hari tinggal di Jakarta .
Jika pun tidak berhasil memisahkan , setidaknya dia akan sedikit menghapus rasa cinta Dewa pada adiknya . Dan dia akan melakukan apapun untuk itu .
__ADS_1