FOR 365

FOR 365
87


__ADS_3

" Son siang ini biar aku sendiri saja yang datang ke meeting di hotel sebelah , kamu juga sepertinya juga belum fit benar . Kalau memang sudah capek kamu pulang nggak apa apa " kata Dewa pada Sono yang saat ini masih duduk di kantornya .


" Hotel sebelah ?? Kita ada meeting sama GG Group ?? "


Tak salah jika Sono menanyakan hal itu karena yang ia tahu Violetta dan teamnya tinggal di hotel yang letaknya tidak jauh dari gedung perkantoran Adipraja itu .


" Bukan , klien Kak Adam sebenarnya . Dia minta tolong aku menemuinya karena Kak Adam nggak bisa datang kesini . Kak Diva lagi nggak mau ditinggal soalnya baby Ava lagi rewel habis di imunisasi katanya "


" Haa ... memang bisa begitu ??! "


Sono tak habis pikir dengan para pria Adipraja itu . Sebengis bengisnya mereka , tapi semua sangat mengutamakan istri dan keluarganya tanpa terkecuali atau apapun alasannya .


" Ya mana aku tahu , mungkin suatu saat jika kita punya anak kita akan merasakan itu juga "


" Doakan saja Bos ... "


" Untuk ?? "


" Ya supaya aku cepat punya anak , apalagi !! "


" Yang tertembak lenganmu tapi kenapa otakmu jadi geser !!? "


" Apa yang salah ?? Malam itu aku tidak menggunakan pengaman jadi bisa saja kecebongku ada yang berhasil menembus pagar pembatas "


" Emang nggak waras kamu !! "

__ADS_1


Dewa hanya menggeleng gelengkan kepalanya , sepertinya sejak mengenal cinta otak sekretarisnya ini menjadi sedikit tidak waras .


" Aku ikut ke sana , siapa tahu aku dapat bertemu dengannya "


" Bukan sama Vio , bisa bisa kamu ketemu sama pawangnya . Uncle Gaffar juga nginep disana "


" Udah kalau itu sih ! " jawab Sono dengan entengnya .


" Serius Son ?? "


" Empat rius malah !! Kita main catur sampai tiga ronde . Untung dia ngajak main catur coba kalau ngajak tanding golf atau tenis , dipastikan aku tepar duluan . Mana pernah aku main begituan "


" Jadi kamu menang ?? "


" Ya sudah nanti sekitar jam 11 siang kita kesana , sekalian makan siang setelahnya "


" Nyonya muda enggak kesini nganter makan siang Bos ? Tumben .. "


" Lagi sama istri Kak Jerry "


Menjelang siang Dewa dan teamnya pergi ke hotel yang sudah dipersiapkan untuk meeting mereka . Dewa menepuk bahu sahabatnya ketika Sono terlihat seperti mencari seseorang di lobi hotel .


" Langsung ke kamarnya kalau berani , masa iya sih beraninya pas lagi dia mabok doang " ledek Dewa .


" Ckk ... siapa sih yang takut , tapi kan aku nggak ada alasan buat kesana "

__ADS_1


" Banyak alasan , tuh lihat kan di depan " tunjuk Dewa pada sederetan toko roti dan restoran yang ada di seberang jalan .


" Sipp !! Makasih Bos .... "


Sono langsung keluar dari lobi hotel dan mendatangi salah satu toko roti yang ada ditempat itu . Dia membeli beberapa kue yang akan dia jadikan alasan agar bisa melihat gadisnya .


Sono dengan semangat pergi ke lantai dimana kamar Violetta berada . Sampai di depan pintu ia segera menekan bel pintu masuk .


Benar saja , gadis itu kini berdiri di depan pintu dengan tangan bersedekap . Sikap sinisnya tidak berkurang sedikitpun . Gadis itu terlihat cantik dengan hanya mengenakan kaos over size sebatas pahanya , tanpa menggunakan bawahan .


" Hai ... "


" Mau apa kemari ?? Bukankah ini masih jam kerjamu !? "


" Dewa memberiku cuti , tapi kadang aku sempatkan ke perusahaan untuk sekedar membantunya . Aku bawa kue untukmu , sebagai balasan karena kau sudah berbaik hati kemarin menyediakan sarapan untukku "


" Balasan !? Cihh .. aku tidak butuh balasan , bawa pergi kuemu !! " Vio kesal karena ternyata kue yang di bawa Sono hanya sebagai sebuah ' balasan ' .


" Kau tidak mempersilahkan tamu untuk masuk Nona ?! "


" Aku tak ada kepentingan denganmu !!! " sinisnya .


Sono menghela nafasnya , ternyata sangat susah menakhlukkan gadis di depannya . Sono tak akan memaksakan kehendaknya kali ini , kamar ini pasti meninggalkan kenangan pahit untuk gadis didepannya . Ditempat ini dia mengambil semuanya .


Tapi ia tersenyum ketika Vio merebut paper bag ditangannya ketika ia ingin melangkah pergi . Gadis itu melangkah masuk ke dalam dengan pintu yang masih terbuka lebar .

__ADS_1


__ADS_2