FOR 365

FOR 365
50


__ADS_3

Sampai di rumah emosi Dewa bertambah ketika ia malah tidak menemukan istrinya di rumah . Sengaja ia tak menelpon dan menunggu kedatangan istrinya di ruang tamu .


Sekitar lima belas menit menunggu akhirnya istrinya pulang dengan membawa sebuah kantong berisi box kotak di tangannya . Wajahnya tampak sedikit gugup ketika sudah melihat suaminya duduk di ruang tamu .


" D kau sudah pulang ?? "


" Aku sudah ada di rumah , tak adakah pertanyaan yang lebih bodoh dari itu !?? "


Jasmine terdiam , seperti sebuah dejavu baginya . Dia kembali mendengar kata kata sinis keluar dari mulut suaminya , sama seperti saat awal pernikahan mereka . Perlahan ia melangkah dan duduk di sisi suaminya dan meletakkan kantong yang cukup besar itu di atas meja .


" Kenapa belum ganti baju , tadi aku ke kantor tapi ... "


" Aku tahu , kau ingin makan siang denganku ?? Aku rasa tidak , kau ingin bertemu dengannya lagi ... Kau tahu aku sudah melarangmu tapi tetap saja kau lakukan . Kau anggap apa aku ini !? Kenapa kau tidak mendengarkan aku !? " sahut Dewa memotong kata kata istrinya .


" Bertemu ?? Apa maksudmu Josh ?? Tadi kami tidak sengaja bertemu disana "


" Ooo jadi kalian bertemu kembali karena tidak sengaja begitu ?? Dan itu di sebuah taman , aku merasa itu adalah sebuah ketidaksengajaan yang sangat manis . Kau tidak sengaja datang kesana dan si brengsek itu juga tidak sengaja datang ketempat itu "


" Apa maksudmu !! "

__ADS_1


" Aku tidak bermaksud apa apa , hanya menilai apa yang aku lihat dengan mataku "


Jasmine terlihat menarik dan menghembuskan nafasnya teratur , dia berusaha kuat untuk menahan semua rasa di dadanya . Dewa sedang emosi dan cemburu , pasti suaminya mendapat laporan dari para pengawalnya .


" Apa kau sedang menuduhku ?? "


" Tentu saja tidak , bukankah tadi kau bilang jika kalian tidak sengaja bertemu di taman itu !? Aku percaya padamu "


" D jangan begini " lirih Jasmine mencoba meraih tangan suaminya tapi sepertinya Dewa tidak mau disentuh olehnya , pria itu mengibaskan tangannya .


" Kau berharap aku bersikap seperti apa ?? Apa kau berharap aku tertawa bahagia ketika istriku bertemu dengan pria lain di belakangku !!!?? "


Suara Dewa terdengar meninggi hingga Jasmine tersentak kaget . Sekuat tenaga ia sembunyikan genangan air yang ingin keluar dari sudut matanya .


" Kau merasa tidak bahagia hidup bersamaku ?? Apa kau terkekang dengan semua aturan aturan yang aku buat ?? " sekali lagi Dewa memotong kata kata istrinya .


" Bukan ... "


" Aku selalu mencoba mengerti dirimu !! Apa terlalu sulit untuk menuruti kata kataku ?? Aku lakukan semua untuk menjagamu !! Aku lakukan semua karena aku mencintaimu !! Jika bukan ini yang kau inginkan maka terserah ... kau bebas dari aturan aturanku . KAU BOLEH HIDUP SEMAUMU !!! "

__ADS_1


DEGGHHH ...


Kata kata sang suami bagai mencabik hati dan jiwanya , dadanya seperti baru saja tertimpa batu ribuan ton beratnya . Jasmine menahan sesak di dadanya .


Sejenak suasana menjadi hening setelah teriakan itu . Dewa terlihat memejamkan matanya untuk kembali mengatur nafasnya yang memburu .


" Sudah ?? Apa kau sudah selesai ?? Aku akan mendengarkan jika kau masih ingin berbicara D "


Tapi Dewa terdiam dengan mata yang masih tak mau menatap ke arah istrinya .


" Lima bulan kita sudah bersama , banyak hal yang sudah kita lalui bersama . Tapi tidak perlu waktu lama untuk membuatku jatuh cinta padamu ! Aku tahu kau sekuat tenaga mencoba mengerti diriku yang jauh dari kata sempurna ini . Kau yang selalu menjagaku seperti Daddy menjagaku selama ini . Aku selalu merasa damai ketika hidup disampingmu . Dewa Adipraja ... aku mencintaimu , tidak kah kau tahu hal itu ? "


" Bukan hanya kau yang mencoba untuk mengerti diriku , akupun berusaha mengerti dirimu . Tidak pernah bosan aku belajar menjadi wanita yang pantas berdiri disampingmu . Apa kau tidak pernah bisa melihat itu !? "


" Aku mau mandi dulu "


Bukannya menanggapi kata katanya tapi Dewa malah pergi melangkah meninggalkannya . Seberapa kuat menahan semua kesakitan itu tapi akhirnya tangisnya pecah juga , hatinya benar benar terasa sangat sakit . Bahkan pria itu tidak mau lagi mendengar kata katanya .


Jasmine meraih kantong yang berisi box kotak di dalamnya . Dilihatnya lagi isi di dalamnya dengan pandangan kabur karena air mata yang tak mau surut mengalir dari sudut matanya .

__ADS_1


Diraihnya sebuah lilin kecil berwarna kuning dengan bentuk angka dua dan lima ....


" Selamat ulang tahun D , jangan pernah lelah untuk mencintaiku .... "


__ADS_2