FOR 365

FOR 365
94


__ADS_3

Sementara itu Jasmine hanya bisa geleng geleng kepala ketika dua saudarinya kalap berbelanja dan hunting kuliner .


Apalagi Erin yang dalam masa hamil mudanya ini memang sangat ingin makan makanan khas lndonesia . Dan ini juga yang menjadi alasan Varo mengajaknya pulang ke lndonesia .


" Kak Erin mau makan apa lagi !? " tanya Jasmine yang melihat Erin sudah menghabiskan batagornya . Wanita hamil itu juga baru menghabiskan bakso dan sate Padangnya .


" Udah ... kenyang banget Kakak "


" Memang kalau hamil makannya selalu banyak ya Kak !? "


" Tergantung J , ada juga yang malah nggak doyan makan sampai baby nya lahir . Setiap orang kasusnya berbeda beda "


" Kak Erin nggak eneg itu makan sampai tiga porsi ?! Bakso , sate sama batagor "


" Kenyang sih J ! Tapi enak ... " jawab Erin sambil tertawa renyah .


Setelah puas hunting kuliner mereka berjalan jalan di mall tempat mereka makan tadi . Walau di negara tempat mereka tinggal sekarang juga banyak mall tapi rasanya sangat menyenangkan jika mereka berjalan jalan di lbukota seperti ini . Mereka seperti sedang napak tilas jaman dulu .


Jasmine sedikit mengernyit ketika dia saudarinya itu masuk ke sebuah toko dengan brand yang sama sekali tidak terkenal . Padahal dari yang Jasmine lihat saat ini kedua wanita yang baru di kenalnya semalam itu dari ujung kaki ke ujung kepala semua memakai brand yang sudah mendunia .


Val dan Erin tertawa melihat Jasmine yang terlihat keheranan melihat mereka . Mereka memang sengaja masuk ke toko seperti ini , toko yang menjual baju baju dan pernak pernik dari kain khas lndonesia .

__ADS_1


" Kita mau beli oleh oleh khas lndonesia J , barang barang yang kiranya tidak ada di negara kami . Barang barang ini yang bisa mengobati kangen kami kalau sedang merindukan tanah kelahiran kami "


" Halaahhh ribet banget , ngomong aja nggak punya duit !! Tinggal di Bojongkenyot aja bilang tinggal di luar negeri "


Suara lirih salah seorang pengunjung wanita membuat ketiga wanita cantik itu menoleh . Seorang wanita parubaya dengan tubuh yang penuh digelayuti perhiasan emas sedang memandang sinis mereka .


Erin dan Jasmine spontan tertawa bersamaan ketika melihat penampilan wanita yang berdiri tak jauh dari mereka . Rambut yang di sanggul sasak tinggi , baju motif bunga besar dan tidak ada dari bagian tubuhnya yang tidak mengenakan perhiasan dengan jumlah berlebihan .


" Sssstt ... hormati orang tua " bisik Vallery pada dua saudarinya , dia tidak ingin meladeni wanita itu .


" Habis lucu ... " timpal Jasmine masih tertawa .


Wanita yang sepertinya di jaga oleh satu pria bertubuh besar itu mendekat pada mereka dengan wajah yang tidak bersahabat .


Erin dan Vallery memegang kuat tangan Jasmine yang ingin maju menghadapi wanita itu .


" Nggak usah di ladeni J , sudah ... nanti juga mingkem sendiri " bisik Val .


" Cihh baru belanja habis segitu doang mau bergaya . Kalian lihat tasku ?? lni sepuluh juta dan ini limited edition . lni bisa membeli seribu tas seperti punya kalian " kata wanita tua itu dengan bangganya menenteng tas berharga puluhan juta itu .


" Kami tahu tas itu pasti sangat mahal , sangat terlihat kok ! Maaf jika kami tadi mengganggu acara belanja anda , tapi sepertinya kami harus pergi "

__ADS_1


Sebelum melangkah pergi mereka terhenti oleh suara pria yang memanggil mereka .


" Hei gadis gadis ... kalian sangat cantik "


Seorang pria muda dengan muka pas pasan berdiri tak jauh dari wanita tua tadi .


" Jadilah istri istriku , aku jamin aku bisa membahagiakan kalian . Kekayaan keluarga kami tidak akan habis dimakan tujuh turunan . Aku jamin kalian bahagia ! Ya kan Bu !? "


Ternyata pria bergaya menyebalkan itu adalah putra dari wanita tua tadi .


" Ya Tuhan kenapa saat ini aku jadi sangat merindukan suamiku " keluh Erin yang membuat Val dan Jasmine terkikik .


" Kami sudah punya suami ... Ayo Kak kita pergi saja . Bisa tambah gila kalau kita tetap disini " lantang Jasmine menarik kedua tangan saudarinya agar segera pergi dari tempat itu .


" Lancang kalian , beraninya menolak putraku !! Aku bisa mencari seribu wanita seperti kalian "


Laki.laki bertubuh besar yang dari tadi berdiri disamping wanita tua itu kemudian melangkah maju ingin menghadang langkah ketiga wanita cantik itu .


Tapi belum sampai niatnya kesampaian ada empat orang pria berbaju hitam dan empat pria berbaju putih dengan mata sipit menghalangi langkahnya .


" Nyonya perlu kami bereskan kecoa ini ?! "

__ADS_1


" Excuse me Madam can we get rid of that guy ( permisi nyonya apa kami perlu menyingkirkan pria itu ) ? "


__ADS_2