FOR 365

FOR 365
12


__ADS_3

" Menang lotere bos ?? Senyum senyum gitu !! " ucap Sono yang melihat wajah bosnya terlihat sangat berseri pagi ini .


" Berisik ... "


Bagaimana dia tidak bahagia jika tadi pagi sang istri mulai memperlakukan dia sebagai seorang suami . Bukan urusan ranjang ! Tapi dengan manisnya gadis itu mengantarkannya pergi sampai ke pintu sambil membawa tas kerjanya .


Selain salam takzim Jasmine juga mencuri satu ciuman di pipinya , terlihat sangat manis untuknya .


" Siang nanti kita akan ke Eka Group '


" Dadakan ?? Bukannya siang nanti aku rapat sama divisi pemasaran ?! "


" Sebenarnya ini kasus lama , Bos Adam juga sudah membereskan semua masalah di perusahaan itu . Tapi sepertinya ada kecoa baru yang ingin mengganggu dari dalam ! Ada kebocoran data sekaligus dana goib yang nggak sedikit jumlahnya . Pelakunya di duga bersangkutan dengan orang yang pernah. ' dibereskan ' sama bos Adam "


" Dan aku harus kesana untuk menunjukkan eksistensiku sebagai CEO baru ?? "


" Pintar !! " sahut Sono sambil terkekeh .


Walau Sono sebenarnya bisa turun tangan sendiri mengatasi tapi ia berpikir Dewa juga harus andil dalam menyelesaikan urusan ini . Eksistensinya akan menguat di mata para pemegang saham jika pria muda itu mampu menangani masalah masalah perusahaan .


Dewa menghela nafasnya , ia berharap salah satu sahabatnya yang bekerja di Eka Group tidak tersangkut dengan masalah ini .


Siangnya Dewa , Sono dan beberapa orang dari divisi keuangan datang bersama sama ke Eka Group . Mereka ingin memeriksa data terkait kasus yang terjadi . Dewa ingin menyelesaikan masalah ini secara intern terlebih dahulu sebelum berlanjut ke kepolisian .

__ADS_1


Akhirnya Dewa masuk bersama orang orangnya . Disana juga sudah ada beberapa pejabat perusahaan Eka dan divisi yang bersangkutan .


Ada sepasang mata yang terkejut dengan kehadiran Dewa , dia melihat pria itu sangat berbeda dengan kesehariannya . Di kursi kebesaran itu Dewa terlihat sangat berwibawa dan berkharisma walaupun usianya masih sangat muda . Ada sesal telah menghinanya kemarin malam .


Setelah dua jam pemeriksaan dan perdebatan karena saling menuding siapa yang salah di antara mereka , akhirnya tim Dewa berhasil menemukan bukti sekaligus pelaku kejahatan .


Dewa menghembuskan nafasnya lega ketika Raffa benar benar tidak terlibat dalam kasus itu . Dan Dewa beruntung memiliki orang orang yang mumpuni hingga kebocoran data perusahaan Eka bisa ditangani secepatnya .


Dan untuk urusan hilangnya dana perusahaan akan segera di limpahkan ke pihak kepolisian walau mereka memohon agar kasus ini tetap menjadi urusan intern perusahaan . Mereka berjanji akan mengembalikan semua dana yang hilang .


Raffa ingin sekali mendekat ke arah Dewa yang sedang berjalan keluar bersama tim nya setelah beberapa jam menyelesaikan masalah perusahaannya . Dia hanya ingin minta maaf atas sikapnya yang keterlaluan tadi malam .


Dia menyesal telah menjadi orang sombong padahal dia masih bukan siapa siapa jika di bandingkan sahabatnya yang satu itu . Dari dulu Dewa tidak berubah , tetap rendah hati dan baik pada semua orang tanpa terkecuali .


Tapi tidak mengubah apapun , orang orang itu tetap tidak mengijinkan dia mendekati bungsu Adipraja tersebut . Tapi ketika sudah beberapa langkah dia meninggalkan tempat meeting seseorang menepuk bahunya pelan .


" Hari yang berat ... segelas coklat panas mungkin bisa sedikit mengurangi jenuh "


Raffa tersenyum melihat sahabatnya sudah berjalan disisinya .


" Tapi kita salah jalan Bro , kantin ada di belakang kita "


Mereka tergelak bersama , akhirnya mereka berjalan bersama ke arah kantin perusahaan . Mata semua orang tertuju pada pria muda yang ramah itu . Pria yang menggenggam kekuasaan tapi mampu menjadi sosok pengayom sekaligus pemimpin untuk para pegawainya .

__ADS_1


" Ternyata aku harus banyak belajar dari kamu Wa ... maksudku Bapak Dewa ! Maaf jika mataku picik dengan membanggakan apa yang tidak bisa aku banggakan . Aku malu pada diriku sendiri , apa kau mau memaafkan aku !? "


" Bicara apa kau , aku memang atasanmu di perusahaan !! Tapi kita selamanya berteman jadi tidak usah omong kosong dengan maaf memaafkan ... semua orang pernah berbuat salah . Tapi yang terpenting adalah bagaimana kita bisa berubah menjadi lebih baik . Sekarang bayar minumanku , aku bertamu di sini jadi kau yang harus menjamuku !! "


Setelah itu Dewa bersama para bodyguardnya pergi dari perusahaan itu , sedangkan semua timnya sudah terlebih dahulu pulang ke Adipraja tadi setelah menyelesaikan semua tadi . Dewa sengaja bertemu dengan Raffa terlebih dahulu karena dia tadi sempat melihat sahabatnya itu berusaha menemuinya .


Sampai di dalam mobil dia melihat ponselnya , Jerry sedang menelponnya . Dewa buru buru mengangkatnya siapa tahu ada hal penting yang akan disampaikan salah satu kakaknya itu .


" Halo Kak ... "


" Kemana saja kau !! Aku menelponmu dari tadi tapi ponselmu tidak aktif ... "


" Dewa lagi meeting tadi , ada apa Kak ?? "


" Jasmine ada di rumah sakit .. "


" lya tadi malam dia sudah ijin kalau mau ke rumah sakit sama istri Kakak "


" Aku kirim nama rumah sakitnya , kesana sekarang juga !! Aku ada di luar kota jadi tidak bisa kesana saat ini ... . Kakak iparmu panik dari tadi"


" Kak Nayya sakit !? "


" lstrimu kecelakaan ... "

__ADS_1


" APAAAA .....!!!! "


__ADS_2