FOR 365

FOR 365
62


__ADS_3

Setelah beberapa jam pintu kamar Jasmine berhasil di perbaiki , Dewa bernafas lega karena setidaknya dia bisa leluasa berada di kamar dengan istrinya . Seperti siang ini setelah bercengkrama dengan keluarga besar mereka istirahat di kamar .


Dewa belum mood untuk ikut kakak iparnya melihat perusahaan baru Adipraja yang ada di London karena badannya belum fit sempurna . Dia masih ingin menghabiskan seluruh waktunya dengan mencurahkan kerinduannya pada sang istri .


" Baru pertama datang kita udah bikin malu D ! Nggak bisa aku bayangin mereka semua dengar suara kita tadi di kamar mandi . Ya Tuhan malu banget tadi "


" Ckk ... nggak usah dipikirin , lagian suara kamu merdu kok ! Bikin gemes gemes gimana gitu ... "


Jasmine sontak mencubit gemas perut liat suaminya . Tapi nyatanya dia sangat menikmati permainan panas mereka di kamar mandi tadi . Setiap sentuhan Dewa seakan membuatnya melayang ke langit ketujuh .


" Sini sayang ... " Dewa menepuk pahanya , seperti kebiasaannya dulu yang suka memangku istrinya dan mendengarkan gadis manjanya berceloteh .


Jasmine menurut , dia langsung naik ke pangkuan suaminya yang sedang duduk bersandar di kepala ranjang .


" Semalam ketika aku ingin bercerita tentang kakakmu dan Josh kau menghentikan aku karena kau sudah tahu ... "


" lya aku sudah tahu semuanya , Daddy juga sudah menceritakan padaku "


" Daddy sering kesini ?? "


" Sudah beberapa kali , dia bilang kamu mencariku seperti orang kesetanan " kata Jasmine tersenyum lebar .


" Oooo ... puas ya lihat suami susah . Pantas saja ketika aku ke sana Daddy menanggapi berita kehilanganmu dengan tenang tenang saja " Dewa meraih dagu sang istri dan menggigitnya lembut .


" Siapa suruh jahat ! Maaf karena dulu aku sempat tidak percaya kata katamu tentang kakakku , dari kecil dia sangat menyayangiku D ... aku tidak menyangka akan menjadi seperti ini "


" Kau membencinya ?? "


" Tidak akan pernah ... dia akan tetap menjadi kakakku , aku hanya akan lebih berhati hati bersikap padanya . Lagipula ada kau yang menjagaku kan "

__ADS_1


" Josh juga sudah ditangani Kak Jerry , yang aku dengar dia kembali pada istrinya di lnggris "


Jasmine menyatukan kening mereka sambil memejamkan matanya . Dikecupnya sekilas bibir yang pagi tadi membuatnya gila .


" Jangan pernah menuduhku lagi D , kau boleh marah atau berbicara apapun tapi jangan yang satu itu "


" Aku janji , dan berjanjilah padaku untuk selalu terbuka padaku .... "


" Nggak mau !!"


" Kok gitu sih sayang !? Katanya mau nurut suami " kata Dewa mulai meremas dua bongkahan padat di atas pahanya , setelah itu dua tangannya menyusup ke dalam dress pendek isterinya .


" Ketutup kayak gini aja kamu masih sempet reseh apalagi selalu terbuka ... " jawab Jasmine dengan senyum genit .


" Nakal ya sekarang !! Lagi benar benar di bilangin malah di becandain , di buka beneran nggak usah protes yaaa ... "


" Buka aja ... siapa takut !! "



Dewa tetap menahan dua kaki jenjang sang istri ketika Jasmine berusaha menyilangkan kakinya .


" Jangan diliatin gitu D ... malu "


" Kangen sayang "


Tak lama kemudian terdengar suara suara indah Jasmine yang kembali di manjakan dengan sapuan lembut bibir dan lidah suaminya di area bawahnya .


" Eughhhh D ... cepetaann !! "

__ADS_1


Tapi sepertinya Dewa tak mendengarnya , ia masih saja asyik menikmati setiap jengkal tubuh istrinya .


" D !!! " pekik Jasmine ketika dua jari suaminya malah menerobos masuk dan bergerak semakin cepat .


Tapi sebelum mencapai klimaksnya dua jari itu dengan santainya malah keluar dan menghentikan aksinya .


" Tanggung banget sih D !!! "


" Ada yang ketuk pintu sayang , kalau enggak di buka nanti di dobrak lagi "


Setelah memakai kaosnya dan membenarkan baju istrinya Dewa bangkit dan membuka pintu kamarnya . Benar dugaannya , kakak iparnya pasti sengaja mengganggu waktunya berduaan dengan sang istri .


" Siang siang main tancep aja !! Mentang mentang kelamaan puasa ... "


" Apa sih Mas ! Cuma mau bilang kaya gitu doang ?? Lagi tanggung tadi .. "


" Haisshh nggak ada sopan sopannya ya sama orang tua , tuh dipanggil sama Papa !! Mau di ajak ke kantor katanya biar kamu tahu perusahaan di London kayak apa "


" Sekarang Mas ??? "


" Nggak tahun depan !!! "


" Oooo ... ya sudah Dewa mau nyelesein yang tadi dulu . Lagi enak enaknya Mas malah ketok ketika pintu segala " kata Dewa sengaja membuat kesal kakak iparnya .


" Sana main lagi ... nanti mas lempar bom dari balkon "


" Siapa takut ?? " jawab Dewa sambil terkekeh sambil menutup pintu kamarnya .


Dia kembali berjalan ke arah istrinya yang masih berbaring di ranjang .

__ADS_1


" Sayang tolong siapin setelan kerja ya , Papa ngajak Mas ke kantor "


" He em , aku juga mau ke restoran dulu . Ada laporan yang harus aku kasih ke Kak Aira "


__ADS_2