FOR 365

FOR 365
122


__ADS_3

" D ... kok sampai malam sih ! Kan udah janji kalau enggak pulang malam lagi " rajuk Jasmine ketika melihat Dewa sedang melangkah ke arahnya .


Dewa tersenyum dan menghampiri istrinya yang sudah menunggunya di teras depan .


" Kok nunggu di depan sih , dingin di sini sayang . Biasalah ... ada klien yang ingin proyeknya cepat di realisasikan . Jadi lembur deh , maaf ya ! Masuk yuk "


Jasmine malah bergelayut manja di pelukan suaminya sambil mengendus leher dan baju suaminya .


" Aku tahu aku masih bau sayang "


" Bukan itu .. "


" Mau cari bau Astika di bajuku !? "


Pertanyaan itu langsung membuat wanita hamil itu menjadi salah tingkah . Bukannya dia tidak percaya tapi di ibukota ini Astika tidak punya kenalan lagi . Hanya mereka keluarga yang ada di sini .


" Ehmm ... itu .. anu ... tadi aku itu "


Dewa mencubit sayang pipi chubby istrinya yang mendadak gagap bicaranya . Pria itu tahu Jasmine dan dirinya sama sama pencemburu yang hebat . Dewa tahu wanita ular itu pasti mempunyai maksud dengan tanda merah yang sempat ia lihat tadi pagi .


" Tadi pagi aku juga sempat lihat kok , mau ditutupi kayak apa juga pasti ada juga yang kelihatan . Endingnya pasti juga buat hasut kamu . Tuh buktinya kamu endus endus ketek aku " kata Dewa sambil terbahak .


" Siapa bilang aku endus endus kamu , kaya kurang kerjaan saja . Aku memang suka bau keringat kamu " kilah Jasmine beralasan .


" Tadi Rey juga sempat telpon aku "


" Reyhan ?? Suami Kak Asti ?? Memang ada apa D !? "

__ADS_1


" Ya gitulah , tapi semua udah clear ... "


" Clear apanya ?? "


" Hissh nanya terus sih ! Bikin laper aja , yuk ke atas ...."


" lya sampai lupa kamu makan dulu D , lbu tadi bikin nasi uduk "


" Tapi pengen makan kamu dulu sayang , gemes banget pengen gigit kamu "


Dewa merangkul pundak istrinya dan membimbingnya ke dalam , perut buncit istrinya malah semakin membuatnya menjadi candu .


" Tapi aku di atas ya .... "


" As you wish my queen ... "


Setelah pulang dari spa sore itu Astika mampir ke sebuah mall untuk makan malam , dia tak mengindahkan ajakan Jasmine untuk makan malam di mansion .


Suasana mall yang sangat ramai membuat hatinya sedikit terhibur dari rasa kecewanya karena telah gagal menghasut adiknya untuk membenci Dewa .


Setelah hari sudah malam , puas berjalan jalan di mall Astika segera pulang ke hotelnya . Tapi dia dikejutkan dengan kehadiran pria yang menghangatkan ranjangnya semalam .


" Hei kenapa kau datang lagi , aku sedang tidak membutuhkan jasamu "


Walau sangat suka dengan permainan pria itu , bukan berarti pria itu bisa datang semaunya untuk bisa menyentuhnya .


" Semalam kau sendiri yang mengijinkan aku datang kapan saja aku ingin Nyonya "

__ADS_1


" Aku cabut kata kataku , sekarang pergilah !! Aku tidak ingin melihatmu lagi "


" Baik , tapi setelah ini bersiaplah untuk menjadi terkenal . Aku bisa mengunggah video panas kita semalam , dan yakin itu akan sangat booming . Suaramu terlalu merdu untuk di lewatkan "


Pria itu merebut paksa kunci yang ada di tangan Astika dan kemudian masuk ke dalam kamar . Mau tidak mau Astika hanya menurutinya setelah mendengar ancaman itu .


" Kau pikir bisa mengancamku !? Kau belum tahu siapa aku !!! Aku bisa saja membunuhmu dengan mudah "


" Ha ... ha ... ha siapa pun dirimu , kau hanyalah wanita kesepian yang butuh belaian . Kau butuh kehangatan Nyonya , dan aku menyukai permainanmu "


PLAKKKK


" Lancang !! Jaga bicaramu !!! "


Pria itu memejamkan matanya sesaat setelah Astika menamparnya sambil meraba pipinya yang memerah . Setelah itu dia menyeringai dan mengambil ponselnya , entah apa yang dia lakukan tapi setelah itu senyum puas terukir di wajahnya .


" Tunggu sepuluh menit lagi , setelah itu menangis darah pun akan percuma . Siapapun dirimu , kau hanya akan menjadi sampah !! Sampah ternikmat yang pernah aku rasakan "


" Apa maksudmu !!?? "


" Kau punya ponsel kan ?? Video kita sebentar lagi akan menjadi video paling di cari . Tenang saja , aku hanya menjualnya pada seseorang dan hanya orang orang tertentu yang mampu membeli video kita yang akan bisa melihatnya . Berdoa saja agar suamimu bukan salah satu di antara orang itu . Karena aku yakin permainanku lebih panas dari permainannya "


" Kau ...."


" Kau yang memulainya ! Aku tidak suka pada wanita pemberontak "


Astika terduduk lemas karena mendengar semuanya . Ternyata pria itu bukan pria baik baik , pria itu ternyata merekam semua kegiatan panas mereka semalam . Dan sepertinya dia terbiasa menjual video panasnya ketika sedang berhubungan dengan seorang wanita .

__ADS_1


Sesal pun tak ada guna , yang kini bisa ia lakukan hanyalah menangis . Berharap pria itu tidak benar benar melakukan ancamannya .


__ADS_2