FOR 365

FOR 365
21


__ADS_3

" Kenapa senyum senyum !? " tanya Dewa pada istrinya yang pagi ini terlihat begitu bahagia . Dewa sedang duduk di ruang makan melihat sang istri yang sedang menata makanan di meja untuk sarapan mereka .


" Tiap hari juga bahagia D , kamu marahin tiap hari aja aku masih bisa senyum " jawab Jasmine sekenanya .


" Oooo seneng berarti ya kalau aku marah marah tiap hari "'


" Kamu ganteng kalau marah "


Dewa mencubit pipi istrinya gemas , jika tidak ada Mbak lnah yang sedang bersih bersih di ruang tamu mungkin dia sudah mencium pipi kemerahan itu bertubi tubi .


" D ... ehmmm ... "


" Mau minta apa ? "


" Kok tahu sih ?! "


Dewa tertawa melihat sang istri yang tampak begitu antusias . Gadis halalnya malah sudah duduk di pangkuannya dengan posisi duduk menyamping dan satu tangan melingkar di lehernya .


" Jangan aneh aneh . Ada Mbak lnah "


Dewa memperingatkan Jasmine yang sudah mengendus area telinga dan tengkuknya . Sapuan nafas hangat di permukaan kulitnya mulai membuatnya tak karuan . Apalagi ketika ia merasakan sang istri menggigit daun telinganya .


" Nakal ya ... "


" Lama nggak lihat pantai .... "


" Weekend kita kesana . Sekarang turun kita makan dulu atau aku akan memakanmu di sini "


Bukannya turun gadis itu malah mengeratkan melingkarkan satu tangannya lagi ke leher suaminya .

__ADS_1


" Enggak ... biar begini dulu "


Dewa mengelus lembut punggung istrinya , dia tahu jika seperti ini mood istrinya tiba tiba tidak baik .


" Kenapa lagi !? Kan besok mau ke pantai ? "


" Kenapa Kak Asti tidak pernah menelponku D !? Daddy setiap hari mengirim pesan bahkan vcall denganku "


" Mereka pasangan pengantin baru , pasti sibuk ! "


" Mengirim pesan atau menelpon kan tidak makan waktu . Pengen telpon dia tapi aku takut dia masih marah "


" Memang pernah dia memarahimu !? "


Gadis dipangkuannya hanya menggeleng pelan .


" D .... "


" Hemm " Dewa mengambil roti bakar di depannya dan mulai memakannya .


" Apa kau masih mencintainya !!!?? "


Suaminya tak menjawab tapi Jasmine kaget ketika sang suami menurunkannya dan bangkit berjalan meninggalkannya tanpa berkata apapun . Roti bakar yang dia buat baru satu gigit di makan suaminya .


" D ....!! "


Jasmine berlari ke arah pintu menyusul sang suami , akhir akhir ini dia sudah biasa mengantar sang suami sampai didepan pintu setiap pagi . Tapi Dewa bahkan tidak berhenti untuk menengok ke arahnya , pria itu pergi ke kantor tanpa pamit padanya .


Dengan langkah lunglai dia kembali ke meja makan untuk membereskannya . Sepertinya dia sudah berbuat kesalahan dengan menanyakan hal tadi . Jasmine tahu Dewa sudah tidak sekeras dulu , pria itu terlihat sangat menyayanginya . Tapi sang suami belum pernah sekalipun mengatakan bahwa dia mencintainya .

__ADS_1


Dia melihat Mbak lnah sedang membereskan meja makan .


" Mbak pernah bertengkar sama suami ?! "


" Bukan pernah lagi non , sering banget malah !! Wajar jika suami istri itu bertengkar , asal jangan main pukul kayak yang lagi viral di tivi itu . Kepala boleh panas non tapi hati tetap harus dingin "


Jasmine manggut manggut mendengar penuturan wanita di depannya . Dua bulan kebersamaan membuat Jasmine nyaman jika bercerita dengan Mbak lnah .


" Terus akurnya gimana Mbak !? Suami yang minta maaf atau Embak duluan yang minta maaf !? "


" Kalau Embak sih enggak ada acara maaf maafan , kayak lebaran aja Non "


" Masa sih ?? Tapi kok bisa baikan lagi !? "


" Itu istimewanya kalau sudah jadi suami istri , semua urusan maaf memaafkan akan selesai dengan sendirinya jika sudah di atas ranjang "


" Maksudnya bercinta ya Mbak !? "


Mbak lnah mengangguk dengan tersenyum malu , majikannya yang satu ini memang sering menanyakan hal seputar rumah tangga akhir akhir ini . Tapi wanita itu sangat maklum mengingat majikannya adalah pengantin baru .


Banyak hal yang mungkin ingin mereka ketahui tentang dunia pernikahan .


" Tapi kalau lagi marahan kan nggak mungkin suami negur kita duluan Mbak !? Masa langsung bercinta sih ... "


" Ya Allah Non ... kok nanyanya yang gitu gitu amat sih ! Ya kalau suami udah punya antena sendiri buat nangkap sinyal sinyal dari kita . Mereka paham dan pasti nggak bakalan nolak kalau udah lihat sinyalnya "


" Oooo ... pakai antena sama sinyal ya Mbak "


Mbak lnah hanya tertawa dan melanjutkan pekerjaannya . Wanita itu merasa beruntung bisa bekerja pada dua orang majikan yang luar biasa baik padanya . Walau saat pertama kali ia kira Jasmine adalah nyonya yang angkuh dan arogan tapi nyatanya wanita muda itu sama baiknya dengan tuan mudanya .

__ADS_1


__ADS_2