FOR 365

FOR 365
36


__ADS_3

" Bagaimana Rey ? "


" Kata dokter sepertinya dia mungkin tak sengaja minum obat pencahar tapi tadi dokter sudah menguras isi perutnya sekalian biar obat itu keluar semua . Setelah itu mungkin mereka memberi obat tidur agar dia bisa beristirahat . Dia sudah tidak apa apa "


" Kau dengar itu sayang ? Sekarang sebaiknya kita pulang dulu , kau juga pasti sangat lelah "


" Aku ingin di sini menunggu Kak Asti bangun D , kasihan dia "


" Reyhan adalah suaminya jika kau lupa , dia pasti akan menjaga kakakmu dengan baik "


" Tapi .... "


" Dewa benar , besok pagi kalian bisa kembali kesini jika ingin melihat keadaannya . Sekarang sebaiknya kalian istirahat di rumah "


" Besok kita bicara " kata Dewa yang di sambut anggukan oleh Reyhan .


Dewa merengkuh pinggang istrinya yang berjalan sangat lesu . Dewa tahu Jasmine pasti masih sangat khawatir karena sampai sekarang dia belum bisa berbicara dengan kakaknya .


Reyhan dan Dewa belum bisa membahas tentang adanya obat pencahar itu , mereka hanya tidak ingin menambah kegundahan di hati Jasmine . Tapi Dewa mendapat kabar dari.dslsh satu orangnya bahwa telah menemukan botol obat itu di tempat sampah yang ada di toilet wanita .


Sampai di apartemen mereka segera istirahat setelah membersihkan diri . Tapi Jasmine belum juga bisa memejamkan matanya walau tubuhnya sudah terasa sangat lelah . Seperti biasa Dewa sudah membawa tubuh sang istri dalam rengkuhannya .


" Masih tidak bisa tidur sayang ?? "


" Susah di meremin matanya D "


" Mau olah raga dulu biar rileks ??! "


" Jangan kumat deh !! Ada orang sakit masih sempat sempatnya mesum ... "

__ADS_1


" Lhoohh niatku kan baik sayang , ketimbang kamu tegang terus begitu malah bikin cepat tua !! Kamu kan juga dengar kalau dokter bilang dia sudah tidak apa apa "


" Hahh aku kelihatan tua ya D !! "


" Ya makanya tidur ... mau di bikin rileks ??! "


" Mau "


Dewa tersenyum lebar dan segera bangkit dari tidurnya , dari tadi dia sudah menahan gejolak darahnya yang melihat sang istri hanya mengenakan lingerie transparan sewarna kulit tanpa apapun di dalamnya .


Tadinya dia berusaha bertahan mengingat mungkin Jasmine masih sangat lelah , tapi sepertinya ' bekerja ' sendiri pun tak masalah malam ini . Tugasnya membuat tubuh istrinya lebih rileks kali ini .


Awalnya dia memijit kaki jenjang istrinya semakin ke atas hingga sampai ke lembah di mana rumput rumput kecil indah menghiasi . Jasmine mulai melenguh ketika tangan itu dengan nakal sudah mulai memijat lembut area bawahnya .


" Kok mijetnya di situ sih D ?? "


" Sakit ?! "


Dengan senang hati Dewa menuruti permintaan istrinya , dia mempercepat gerakan tangannya tapi sebelum Jasmine mencapai klimaksnya Dewa menghentikan gerakan tangannya . Senyumnya lebar ketika tangan lentik istrinya mencubit lengannya .


" Kok berhenti sih D !! "


" lni mau di lanjutin lagi , kan aku udah janji mau bikin kamu rileks "


SRREEKKK ...


" D !!! " Jasmine menjerit ketika Dewa merobek lingerie yang di kenakannya .


" Ngalang alangin sayang .... mau pijit kamu "

__ADS_1


" Kan bisa minta di lepasin " sungut Jasmine sebal , selalu saja seperti itu .


Dewa tak pernah sabar jika ingin melepaskan pakaiannya . Sudah puluhan lingerie kesayangannya yang berakhir tragis ditangan suaminya itu .


" Kelamaan , keburu gemes sama kamu !! "


Kesal di hati Jasmine seketika menghilang ketika dua tangan kekar itu memijat dua bukitnya dengan penuh kelembutan , sesekali jari tangan itu bermain dengan pucuknya .


" Enak sayang ?? "


" He em .. pengen D "


" Katanya capek "


" Tapi pengen eeuugghh ... nanggung enak "


Hati Dewa bersorak senang pancingannya dengan mudah termakan istrinya , setidaknya ia tidak ' bekerja ' sendiri malam ini . Baru saja ingin memposisikan dirinya dia mendengar ponselnya berbunyi berulang ulang .


Dewa tidak begitu menggubrisnya bahkan ia mematikan suaranya tanpa melihat layar ponselnya . Dia berpikir akan melihatnya kembali saat urusan dengan istrinya sudah selesai .


" D ... cepetan !! "


" lya sayaaaanngg .... "


Dewa mulai masuk dan bergerak pelan , dia sungguh sungguh ingin menikmati semua rasa ini . Dia tak begitu mempermasalahkan sang istri yang mengambil ponsel yang ada disampingnya . Lama kelamaan gerakannya semakin cepat dan ...


" Lhoohhh ... ehhh sayang !! "


" Kak Nayya dan Kak Jerry ada di depan pintu apartemen D !!! Cepet buka pintunya !! "

__ADS_1


Jasmine mendorong mundur tubuhnya dan buru buru lari ke walk in closet untuk mengenakan baju kembali .


Sedang Dewa belum bergerak dari tempatnya , kepalanya serasa berputar saat ini ...


__ADS_2