FOR 365

FOR 365
33


__ADS_3

Dewa terus saja menciumi punggung istrinya yang mengenakan dress model sabrina , dia sengaja membuat jejak jejak cintanya di kulit putih itu tanpa istrinya sadari .


Dia tak akan rela pundak dan sebagian punggung mulus istrinya terekspose dengan begitu jelasnya dan menjadi santapan liar para pria di luar sana .


" D ... jangan gangguin iiihh !! " rengek Jasmine sebal karena dari sehabis mandi suaminya selalu saja menempel seperti cicak .


" Kamu enak sayang " kata Dewa terkekeh melihat maha karyanya sendiri di depannya .


Jasmine yang curiga dengan tingkah suami mesumnya segera membalikkan punggungnya ke arah kaca , benar saja punggung putihnya sudah penuh dengan tanda kemerahan .


" Hebat kan !? "


" Sengaja kan kamu D ??? "


" ltu tau ... kan udah dibilang jangan pakai beginian kalau mau keluar rumah . lni ... ini ... dan ini semua punyaku sayang . Jadi jaga semua baik baik untukku , hanya untukku !! "


" Ckk ... tapi ini hanya ini baju yang aku punya , nggak sempat kalau pergi beli lagi "


" Ya Tuhan sayang ... itu dua lemari baju kamu semua "


" Tapi yang warna hitam.tinggal ini doang yang belum kepakai .... " sahut Jasmine dengan mulut mengerucut .


Dewa hanya geleng geleng kepala melihat sang istri yang sengaja melepas pakaian di depannya . Pembalasan yang cukup sangat menyiksa untuknya apalagi Jasmine juga melepas semua ********** agar sewarna dengan baju yang akan di pakainya .


" D .... "


" Kenapa sayang .. pengen olah raga dulu sebelum berangkat !? Udah keringetan nih sayang ..."

__ADS_1


" Hissshhh ... mesum ! Bukan itu "


" Terus kenapa ?? "


" Kalau nanti Kas Asti lebih cantik bagaimana ?? "


" Kok tanya itu ?? Terus apa hubungannya dengan aku ? "


" Kamu kan udah lama enggak ketemu dia , ehhmm kalian kan pernah ... "


" Enggak ... kami belum menjalin hubungan apapun waktu itu . Kamu satu satunya ... hanya kamu ! Dan jangan pernah ragukan aku !! "


Jasmine menunduk ketika mendengar suara suaminya yang bernada sedikit keras , walau dulu terbiasa dengan kata kata bernada tinggi dari suaminya tapi sekarang ternyata lebih sakit rasanya ketika mendengarnya . Rasa sakitnya berkali kali lipat daripada saat awal pernikahan mereka .


" Heeii ... maaf ... maaf ya '


" Aku juga minta maaf , aku takut kehilangan kamu D " ujar Jasmine memeluk erat suaminya .


" Dia sudah bersuami , dia juga sama seperti kita . Kita sudah bahagia dengan pasangan masing masing "


" Tadi Kak Asti bilang ingin mau menginap di sini , katanya kangen banget sama aku . Boleh D ?? "


" Bersama Reyhan ?? "


" Iya .. "


" Nanti kita bahas lagi sebaiknya kita berangkat sebelum terlalu malam . Sudah siap kan !? "

__ADS_1


Akhirnya mereka berangkat , tapi sebelum ke tempat perhelatan mereka lebih dulu menjemput Astika dan Reyhan yang menginap di hotel . Sore tadi mereka baru tiba di lbukota , jadi Dewa belum sempat meminjamkan salah satu mobilnya pada mereka .


" Kita tunggu di lobi saja sayang , nggak usah ke atas " kata Dewa yang belum mendapati pasangan itu di depan hotel mereka .


" ltu mereka D !! " tunjuk Jasmine ke arah lift .


Dewa tersenyum ketika melihat istrinya berlari kecil menghampiri kakaknya . Tapi jauh di lubuk hatinya miris karena sampai sekarang ia belum bisa mengatakan kedok Astika pada istrinya .


Adam benar , ini akan terus menjadi dilema jika dia terus terusan tidak tega . Astika pasti akan menggunakan istrinya untuk rencana rencana busuknya . Dan yang bisa ia lakukan sekarang hanya waspada .


Apapun akan ia lakukan untuk melindungi gadis manjanya . Dewa juga berharap jika dia bisa berbicara dengan Reyhan dari hati ke hati . Dewa tahu rumor rumah tangga mereka yang kurang baik karena Reyhan masih mengira dia masih menyukai Astika .


" Kakak ... !! "


" Jeje ... "


Dua kakak beradik itu saling memeluk , sedang Dewa dan Reyhan saling memeluk sekilas dan saling menanyakan kabar masing masing .


" Hai Dewa ... "


" Hai Rey ... ! Sebaiknya kita langsung berangkat , kita lanjutkan ngobrolnya di mobil saja takutnya terlalu malam . Ayo sayang "


Dewa menarik lembut tangan istrinya dan merengkuh posesif pinggang ramping itu . Mereka berempat akhirnya berjalan menuju ke arah mobil Dewa yang sudah ada di petugas Vallet .


Tanpa mereka tahu ada senyum sinis tersungging di bibir Astika . Dia yakin penampilannya malam ini akan membuat hati seseorang meleleh kembali . Dan kemesraan pasangan di depannya hanyalah sebuah kamuflase .


Tapi ada senyum lega di bibir Reyhan melihat kemesraan dua orang di depannya . Dia bisa melihat cinta di mata Dewa untuk Jasmine . Sejujurnya ia sangat terkejut dengan hal itu tapi kenyataan itu sudah benar benar di lihat oleh mata kepalanya sendiri .

__ADS_1


__ADS_2