
Siang itu sebelum pergi ke kantor suaminya Jasmine menyempatkan diri untuk mampir ke sebuah mall . Dia ingin ke sebuah stand kue tiramisu yang dulu pernah ia datangi bersama Nayya . Jasmine ingin membeli untuk dessert makan siang suaminya .
Jasmine memesan Chocolatte Tiramisu Cake untuk dibungkus dan sambil menunggu ia duduk dan memesan secangkir Tiramisu Coffelatte .
" Anda sudah terlalu manis untuk meminum secangkir kopi manis seperti itu nyonya ... "
Sebuah suara bariton yang cukup ia kenal sedikit mengejutkannya . Jasmine berusaha tersenyum walaupun sebenarnya tidak begitu senang bertemu dengan orang tersebut .
" Hai tuan Jason .. "
" Just Jason , panggil hanya namaku saja ! "
" ltu kurang sopan , anda relasi bisnis suami saya "
Pria bule itu duduk di depan Jasmine sebelum wanita itu mempersilahkannya untuk duduk . Pria itu terlihat sangat antusias sekali bertemu dengan wanita impiannya .
" Kau sedang menunggu seseorang Jasmine ? Apa kau keberatan jika aku hanya memanggil namamu !? "
" Terserah anda tuan "
" Kau cantik sekali , kau selalu terlalu cantik ! Tuan Dewa beruntung memilikimu "
" Salah ... Anda salah besar tuan ! Bukan dia yang beruntung karena memiliki aku , tapi aku adalah wanita paling beruntung karena memiliki pria sebaik dia . Dia jawaban dari doaku "
__ADS_1
" Tapi bagaimana jika kau bukan jawaban dari doanya ?? Aku tidak melihat cinta di matanya , kenapa harus bertahan dengannya jika masih banyak pria di luar sana yang memujamu ?? "
" Termasuk anda di dalamnya ?? "
" Aku tidak terlalu buruk kan ? Aku bisa mencintaimu lebih dari dia !? "
Jasmine tertawa ketika mendengarnya , dari awal bertemu dia sudah tidak suka dengan pria bule di depannya ini . Dia tidak suka dengan tatapan yang seperti ingin menelannya hidup hidup itu .
" Aku tidak bisa hidup tanpa dia , suamiku adalah udara untukku bernafas ... dia nyawa untuk ragaku . Hanya dia satu satunya untukku "
" Kau mungkin tidak bisa hidup tanpanya , tapi jika kau bosan kau boleh menelponku ... aku bisa memuaskanmu "
PLAKKK ... PLAKKK
" Heii maaf maksudku kau boleh berbicara denganku , kenapa kau menamparku ??! " kilah Jason yang merasa sudah salah berkata kata .
" Nyonya muda ... "
" Aku tidak apa apa " kata Jasmine yang tahu ke empat orang itu adalah orang orang suaminya .
" Dengarkan aku tuan Jason yang terhormat , sepertinya kau salah orang !! Aku tidak akan memperpanjang masalah ini karena mungkin akan buruk untukmu "
" Maksudmu ??! "
__ADS_1
" Kau lebih tahu dariku siapa Adipraja "
" Kau pikir aku takut pada mereka !? "
" Harus !!! Kau harus takut ... kau tidak akan pernah tahu apa yang bisa dilakukan seorang Dewa Adipraja jika kau menyinggung miliknya !! "
Karena melihat nyonya muda mereka sangat marah akhirnya ke empat orang bertubuh besar itu dengan sigap memaksa Jason untuk pergi dari tempat itu . Mereka menyeret pria bule itu hingga keluar dari bangunan mall itu .
" Apa perlu kami mengantar nyonya untuk pulang !? " satu orang pria lagi datang mendekat dan bertanya dengan sopan padanya .
" Tidak , aku bawa mobil sendiri dan aku sedang ingin datang ke kantor suamiku " jawab Jasmine segera melangkah pergi setelah menerima paper bag berisi pesanannya .
Jasmine adalah gadis manja tapi dia akan kembali berubah menjadi arogan jika menemukan seseorang yang patut ia lawan . Wanita cantik itu hanya akan manja di depan orang orang tersayangnya .
Di area parkir di luar mall Jason sedang mengumpat pada para pengawal wanita impiannya . Ke empat pria itu membawanya dengan kasar seolah dia adalah seorang penjahat .
" Beraninya kalian memperlakukan aku seperti ini , kalian belum tahu siapa aku !!! "
" Kami peringatkan anda tuan Jason , jangan pernah mendekati nyonya lagi atau kami bisa lebih dari ini !! Pergi sebelum kami mendapat perintah yang akan lebih menyakitkan dari apa yang kami lakukan tadi "
" Akan aku balas kalian... "
" Dengan senang hati kami akan menunggu "
__ADS_1