
" Ada yang ingin kau tanyakan pada Daddy Nak ? Apa Adam Adipraja memberimu sebuah misi untukku ?! " tanya Gaffar sambil menepuk pelan bahu menantunya .
Saat ini mereka duduk di sofa ruang kerja Sono . Sono memang meminta untuk berbicara empat mata dengan mertuanya pagi ini karena ada hal yang perlu dia bicarakan .
Semalam Adam mencecar Sono dengan berbagai macam pertanyaan menyangkut mertuanya . Sono juga sudah mendengar sendiri dari Rendy sang kepala pengawal tentang kejadian Minggu pagi kemarin .
" Maaf Dad , saya memang bertanggung jawab penuh pada keselamatan keluarga Adipraja . Tapi kali ini saya bicara sebagai putramu .... Saya sudah mendengar kejadian pagi itu . Kejadian saat Daddy nyaris baku hantam dengan ayah dari nyonya muda kami , tuan John Effendy "
Gaffar terlihat menghela nafasnya panjang , ia sendiri tak habis pikir kenapa jika menyangkut Sri Ambarwati dirinya menjadi sangat mudah tersulut emosinya . Dia merasa tidak menjadi dirinya sendiri kala ada di dekat wanita cinta masa lalunya itu .
Ada beribu curahan perasaan yang ingin ia curahkan pada kekasih masa lalunya itu . Cinta dan kerinduan yang amat menyiksanya bahkan hingga di umurnya yang tak lagi muda ini .
" Sebagai seorang putra saya hanya ingin menanyakan ini , apakah Daddy sudah pernah punya masalah dengan Ibu Sri atau dengan besannya yaitu John Effendy ?? Jika iya maka saya akan bantu untuk menyelesaikannya . Saya akan lakukan apapun agar masalah Daddy cepat selesai "
__ADS_1
" Ya aku punya masalah dengan mereka . Aku tidak suka jika bule caper itu mendekati wanitaku . Manusia tidak berakhlak , sudah jelas jelas aku katakan bahwa aku mantan tunangannya . Bule caper itu malah sengaja mempertontonkan padaku kedekatannya dengan wanitaku " kata Gaffar datar tanpa menoleh sedikit pun pada sang menantu .
Sono menggaruk tengkuknya yang tidak gatal , bagaimana tidak jika pria muda itu tidak tahu ke arah mana pembicaraan mertuanya yang sudah berapi api itu .
" Wanita ?? Maksud Daddy masalah kalian ini tentang wanita ?? Ooooo ... sepertinya akan sedikit sulit jika ini tentang hati . Apa dia sangat cantik Dad ?? Dan apa aku mengenalnya ? "
" Amat sangat cantik ... selama tiga puluh tahun lebih dia mampu menguasai hati Daddy . Dia adalah kekuatan sekaligus kelemahan terbesarku "
" Tiga puluh tahun lebih mengenalnya .... sangat cantik ... wanita yang mampu menguasai mantan mafia kejam itu ... " berkali kali pernyataan itu berputar di otaknya dan dia bahkan tidak menemukan siapa kandidat wanita itu .
" Kenapa wajahmu seperti bingung ? Ckk .. dia adalah salah satu wanita yang kamu lindungi . Sri Ambarwati .... ibu dari menantu pertama dan keempat Adipraja "
" Ooooo Sri Ambar .... APAAAAA !!! "
__ADS_1
" Hei jangan berteriak begitu "
" Ya Tuhan maaf Dad ... maaf !! Saya tidak bermaksud seperti itu . Maksud Daddy wanita itu lbu Sri ?? lbu dari Nyonya Aira dan Dewa Adipraja !!?? " ujar Sono dengan meraup wajahnya dengan kasar .
" Memang dia .. Saat aku umur sembilan belas tahun aku bertunangan dengannya , aku bertekad menikahinya setelah aku menjadi orang yang berhasil . Menjadi seseorang yang bisa dia banggakan . Tapi jalan hidup ternyata membawa kami pada jalan yang terpisah , dan kami dipertemukan saat usia kami.yidak muda lagi . Tapi sungguh cintaku padanya tidak berkurang sedikit pun . Dia tetap menjadi penguasa hatiku . Dan kini aku ingin kembali mengejarnya , apa aku salah ?? Kami sama sama sudah menjadi single "
" Ya Tuhan .... Maksud saya Daddy tidak salah , kalian berhak bahagia "
" Satu yang Daddy minta padamu , jika aku sedang bersamanya suruh pengawal pengawal bodoh itu menjauh dari kami . Mereka seperti lalat pengganggu !! "
Sono sedikit syok mendengar semua yang dikatakan pria bule parubaya di depannya . Tak bisa ia bayangkan Bu Sri mempunyai kisah masa lalu dengan mertuanya itu . Bagaimana bisa wanita biasa seperti lbu Sri bisa mempunyai kisah manis dengan mantan mafia bengis seperti Gaffar Al Shamma .
Sungguh ternyata banyak kisah tak terduga pada keluarga di mana dia bekerja saat ini , Adipraja . Keluarga itu memang luar biasa , di balik kekuasaan yang begitu besar terdapat orang orang yang hangat dan rendah hati di dalamnya . Dan di balik kerendahan hati itu tersimpan begitu besar kekuatan yang bahkan bisa menakhlukkan dunia .
__ADS_1