FOR 365

FOR 365
28


__ADS_3

" Udah siap.sayang ?? " Dewa bertanya pada istrinya yang masih duduk di meja riasnya .


Dahinya sedikit mengernyit dengan tampilan sang istri yang terlihat terlalu cantik . Entah kenapa tapi Dewa merasa apapun yang di kenakan sang istri membuatnya selalu terlihat seksi dan cantik .


" Enggak usah liat liat !! Awas ya udah pakai sweater kaya gini masih di bilang terlalu seksi ! "


Dewa terkekeh sambil menghampiri Jasmine yang terlihat masih mengoles pewarna bibirnya .


" Seger banget kayanya sayang "


" Apanya !? "


" lni ... " Dewa meraba bibir sang istri dengan ujung jarinya .


" lni aku beli di Singapura , rasa leci ! Aku suka banget pakai pelembab yang ini "


" Nggak gerah pakai sweater ?? "


" Ya mau bagaimana lagi , udah tiga kali ganti baju gara gara kamu bilang terlalu seksi "


" Coba di buka ... "


" Beneran ya nanti jangan bilang aku seksi "


Jasmine membuka sweater warna cerah yang di kenakannya , saat ini dia hanya memakai dress panjang model kemben warna kulit . Dewa tak bisa menyembunyikan tatapan kagumnya .


" Kamu mau apa ? Satu jam lagi katanya mau ke rumah temen kamu "


" Dia bisa nunggu sayang , aku hanya ingin sedikit mencoba rasa lecinya "


Jasmine tak kuasa menahan sentuhan sang suami , perlahan bibir itu menyusuri setiap jengkal tubuhnya . Dan dress yang tadi ia pakai sudah teronggok di bawah kakinya .

__ADS_1


" D ... "


Kedua tangannya berpegangan kuat pada meja rias di depannya ketika Dewa memacunya dari belakang . Ritme yang semula sedikit santai menjadi sedikit bertambah ketika mereka mulai sama sama menikmati permainan mereka .


" Sayaanngg ... "


" D ... eeuugghh ... "


" Masih sakit ?? "


" Udah enak bangett ... akkkhhhh !! "


Suara beradunya kulit mereka semakin membakar hasrat yang sudah memuncak . Jeritan jeritan kecil sang istri membuat Dewa menggila , semakin cepat ia memacu hingga dia ambruk memeluk tubuh istrinya dari belakang .


Dengan tubuh yang masih sama sama polos Dewa membopong istrinya menuju kamar mandi . Mereka mandi di bawah shower agar lebih cepat .


" Kamu diem aja biar aku yang mandiin " kata Dewa mulai menyabuni tubuh istrinya .


Dewa hanya tertawa kecil mendengarnya , ia seperti tak pernah bosan menyentuh istrinya . Sampai Mbak lnah pun kemarin ia liburkan agar seharian penuh dapat berduaan dengan istrinya . Tentu saja dengan diselingi iklan yang tak terhitung jumlahnya .


Dan kali ini mereka hanya benar benar mandi saja karena mungkin mereka sudah ditunggu oleh teman teman yang ingin kumpul bareng di rumah Raffa sahabatnya .


Keluarga Raffa khusus mengundang mereka karena tahu orang orang Dewa yang menyelamatkan Raffa dari kejadian naas itu . Jasmine terpaksa mengenakan baju model turtle neck untuk menutupi jejak cinta yang baru saja di buat suaminya .


Ternyata sudah banyak teman yang berkumpul disana . Mereka juga membawa pasangan mereka masing masing . Dewa menghampiri ke empat sahabatnya yang sudah berjalan ke arahnya .


" Hai ... " Delon , Sigit , Raffa dan Bimo memeluk sekilas Dewa .


Jasmine menatap.malas ketiga orang yang sudah pernah menghina suaminya itu . Kecuali Bimo yang memang sudah terbiasa dengannya karena sekarang sudah bekerja di kantor bersama suaminya .


" Sayang ... "

__ADS_1


" Hai .. " sapa Jasmine .


Jasmine hanya melambaikan tangannya pada mereka . dia tak peduli jika ketiga sahabat sang suami akan menganggapnya sombong atau bagaimana . Tapi ia adalah tipe tipe wanita yang selalu mengingat perlakuan buruk seseorang padanya .


" Maafkan kami .. "


" Hey sudah , kalian apa apaan "


" Tapi kami merasa malu pada diri kami sendiri telah menjadi orang yang congkak , padahal kami hanya butiran debu " Delon berkata dengan kepala tertunduk , begitu pula dengan Sigit dan Raffa .


" Yang penting kalian sudah berubah . Aku juga bukan siapa siapa jadi jangan terlalu bersikap seperti ini padaku . Kita bersahabat , jadikan semua pengalaman menjadi pembelajaran hidup . ltu saja " kata Dewa menepuk bahu ke tiga temannya .


" Lhohh sayang ... " Dewa baru tersadar jika sang istri lepas dari rengkuhannya .


" Nyonya muda ada di sana .. " Raffa menunjuk ke arah meja prasmanan yang berisi bermacam macam makanan .


Dewa hanya menggeleng gelengkan kepalanya ketika melihat Bimo dan istrinya sedang kalap mencicipi makanan . Dia menghampiri sang istri dan menggigit pundaknya gemas .


" Aww ... D !! Malu ihhh "


" Biarin .. kamu pergi nggak bilang bilang ! "


" Yaelah bos , baru ditinggal makan saja kaya kebakaran jenggot . Bucin amat sih "


" Drum minyak .. Diem !! " sungut Dewa .


" Katanya diet kok banyak banget ambil kuenya sayang !? '"


" Kamu kira nggak laper apa dari siang kamu gempur terus !? Pakai baju copot lagi .. pakai baju copot lagi . Enggak sempet minum enggak sempet makan "


" Ya Tuhan ... sayang "

__ADS_1


" Doyan banget ya bos " kata Bimo sambil terbahak , dia sudah sedikit hafal dengan istri bos sekaligus sahabatnya yang sering berkata absurd .


__ADS_2