
" Kau bahagia D ?? "
Karena kelahiran Jero melalui proses normal Jasmine bisa lebih cepat pulih dan kembali ke mansion . Saat ini mereka sedang berada di kamar dengan Dewa yang sedang menggendong putranya .
" Sangat ... aku bahkan masih tak percaya jika aku sudah menjadi seorang papa dari seorang jagoan kecil . Dia tampan sekali "
" Ya ... dia mirip sekali denganmu ! Kau menyebalkan D , aku yang mengandungnya selama sembilan bulan lebih tapi tak ada satupun dari Jero yang mirip denganku " gerutu Jasmine .
" ltu tandanya kau sangat mencintaiku sayang ! " sahut Dewa malah dengan bertubi tubi menciumi pipi putranya dengan gemas .
Dan mereka tertawa bersama ketika bukannya bangun atau terganggu putra mereka malah semakin nyenyak tidurnya .Sepertinya jagoan kecil itu memang sangat nyaman di rengkuhan papanya .
" Jadi inget awal kita ketemu ya D , nggak nyangka bakal seperti ini . Padahal dulu kau sangat membenciku , lihat aja kayanya males banget ! "
" Ckk ... nggak usah di bahas "
Jasmine hanya tertawa ketika melihat bibir suaminya mengerucut , Dewa selalu tidak suka jika di ingatkan tentang kisah awal pernikahan mereka .
__ADS_1
Dia seperti di ingatkan tentang sikap sikap kasarnya pada istri tercintanya . Dulu ia berusaha keras agar tidak jatuh berlutut pada pesona seorang Jasmine Leona Effendy .
Sikap atau kata kata kasar acap kali dia ucapkan hingga membuat istrinya meneteskan air mata . Hingga Berkali kali Jasmine ingin menyerah dengan pernikahannya . Karena apapun alasannya pernikahan tanpa cinta sangat menyakitkan untuk di jalani .
Tapi ketulusan dan kesabaran hati Jasmine berhasil menjebol gawang pertahanan ego seorang Dewa . Keras kepala , kemandirian sekaligus kemanjaan sang istri membuat Dewa jatuh lebih dalam pada cintanya .
" Tapi sikapmu itu yang membuat aku jatuh cinta padamu D ! Kau monster tampan yang selalu membuatku susah tidur , semakin marah kau menjadi semakin tampan " kata Jasmine sambil mengedip ngedipkan matanya .
" Jangan menggodaku sayang ! Aku tahu puasaku lumayan lama kali ini "
" Cuma empat puluh hari D , lima bulan saja kamu kuat dulu "
" Bukan cuma kamu , aku juga tidak bisa hidup tanpa kamu D ! Lima bulan menyadarkan aku dengan banyak hal . Hanya kamu yang bisa membuatku benar benar merasa hidup ... l love you suamiku !! "
" l love you too my Queen , terima kasih sudah bertahan di sisi monster sepertiku ! Terima kasih sudah melahirkan putraku .. Jeronimo Keane Adipraja . Kalian adalah nyawa dan cintaku "
Dewa merebahkan putranya yang sudah tertidur pulas di box bayi yang terletak di samping ranjang mereka . Setelah itu dia duduk di sisi istrinya yang sedang menyandarkan punggungnya di kepala ranjang .
__ADS_1
" Sayang .... "
" Heemmm ... jangan aneh aneh D , lampu merah masih lama banget "
" Ckk !!! Tapi pengen ... gemes banget sama kamu . Kamu jadi cantik banget gini "
" Maksud kamu dari kemarin kemarin aku enggak cantik D !!!?? "
" Lhohh ... ehhhh bukan begitu sayang . Maksudku sekarang kamu jadi cantik banget !! "
" Berarti bener kan kalau aku emang enggak cantik kemarin kemarin !!? Jahat .... awas jangan bobo sini !! Sana jauh ihhhh " kata Jasmine sambil mencubit perut dan lengan suaminya .
Melihat istrinya merajuk malah membuat Dewa semakin menjadi gemas . Jasmine selalu bisa membuat hari harinya menjadi lebih berwarna . Ada saja tingkah istrinya yang membuat dia semakin mencintai istrinya .
Berawal dari benci tapi nyatanya berubah menjadi cinta , tidak selamanya sesuatu berjalan seperti yang kita pikirkan atau bayangkan .
***T A M A T***
__ADS_1
~ Sampai disini dulu kisah Dewa Jasmine tapi mereka tetap akan ada di next chapter . Emak ingin kupas kisah Sono Vio dulu tapi dengan tetap diselingi kisah Dewa Jasmine dan Jero . Terimakasih udah kawal novel Emak yang ketiga ini , masih banyak kekurangan tapi semoga ke depan Emak bisa bikin kisah yang lebih greget dan menarik . Love you buat reader semua 💗💗💗💗💗... Setelah ini tetep pantengin Sono Vio yaaaa ~