
Paginya Jasmine kembali tidak menemukan suaminya di sisinya saat bangun tidur . Sekali lagi suaminya pergi tanpa pamit , biasanya sepagi apapun Dewa akan menyempatkan diri menggodanya terlebih dahulu .
Dewa akan selalu memberikan ciuman bertubi tubi di seluruh bagian wajahnya atau bahkan mengambil jatah paginya untuk peregangan otot . Tanpa bosan Dewa selalu membuatnya berkeringat setiap malamnya .
Dengan langkah gontai ia turun ke bawah untuk membuat secangkir kopi . Kopi mungkin akan membuat pikirannya sedikit fresh .
" Lemes amat sih Non ? Mentang mentang pengantin baru nggak ada absennya olah raga malam ya "
" Boro boro Mbak !! Lagi capek hati " jawab Jasmine melangkah menuju dapur .
" Bertengkar lagi Non ??? "
Jasmine mengangguk lemah , ia membawa kopinya menuju ruang tengah .
" Mbak boleh pijitin sebentar enggak ?? Pegel pegel nih badan "
Wanita bertubuh sedikit berisi itu mendekat pada nyonya mudanya yang rebahan di atas sofa ruang tengah . Sesuai perintah ia perlahan memijit kaki nyonya mudanya .
" Mbak kalau lagi sakit hati ngapain ?? Maksudnya biar cepat hilang sakit hatinya Embak biasanya melakukan apa ?? "
" Lahh kalau Mbak lnah sih gampang , cuci mata di pasar terus pulangnya makan bakso yang pedes ... beres urusan "
" Gitu doang Mbak ??! Masa kayak gitu bisa sembuh sakit hatinya "
" Lagian juga buat apa lama lama marahnya , kalau suami lagi marah marah ya kita jangan ikutan darah tinggi Non . Kalau dia lagi jadi api kita jadi airnya . Ya kalau jadi api semua terus yang mau memadamkan siapa ?? Masa iya tetangga sih "
" Tapi rasanya sakit banget Mbak kalau lagi denger dia ngomong . Nyelekit banget ! Bawaannya kepengen pergi dari sini . Kepengen banget pulang ke Bali Mbak "
__ADS_1
" Hissshhh .. pamali ! Nggak boleh bilang begitu Non , setelah menikah rumah seorang istri ya suaminya sendiri . Mau keluar rumah saja harus seijin suami "
" Dia udah enggak sayang sama aku Mbak , menuduh yang enggak enggak ! Pas di kasih penjelasan malah pergi . Gemes pengen nabok dia tapi takut dosa "
Mbak lnah tertawa kecil mendengarnya , tuan mudanya memang terlihat pendiam tapi ia yakin Dewa sangat mencintai istrinya . Sering ia tanpa sengaja melihat kemesraan majikannya .
" Kalau suami lagi marah marah ya mending kita diem dulu Non "
" Kalau kelamaan marahnya gimana Mbak ? "
" Gampang itu sih , kita joget dangdut nggak pake baju aja dia pasti udah pusing atas bawah Non ! Baik lagi pasti ... "
Jasmine tertawa terbahak bahak mendengarnya , pembantunya memang selalu punya ide brilian sekaligus unik untuk menyelesaikan masalah rumah tangganya .
Sedangkan Mbak lnah merasa senang setidaknya melihat nyonya mudanya bisa kembali ceria .Tuan dan nyonya mudanya adalah pasangan sempurna menurutnya . Tuan mudanya yang pendiam tapi sangat penyayang dipasangkan dengan nyonya mudanya yang sangat cantik , baik hati dan manja .
" Kalau suami ulang tahun biasanya Mbak lnah kasih apa !? "
Jasmine menganggukkan kepalanya , kemarin ia hanya sempat membeli kue tart . Dia sudah membayangkan jika suaminya akan sangat senang dengan kejutan kue ulang tahun itu tapi kenyataannya sangat bertentangan . Dia malah harus kembali menghadapi kemarahan suaminya .
Sore itu tiba tiba kakak iparnya Aira menelponnya , selain bertukar kabar atau bercerita seperti biasanya Aira juga mengingatkannya tentang hari ulang tahun Dewa .
Dia dan Aira memang sering bertukar kabar , tapi ia tidak pernah sekalipun menceritakan perihal rumah tangganya pada wanita itu . Jasmine takut jika ia bercerita malah akan menambah pikiran ibu muda yang sedang merintis usaha di negeri orang bersama suaminya itu .
" Kalau Embak sih nggak pernah ada acara kado kadoan , paling banter kita jalan jalan sama anak anak . ltu aja udah seneng banget Non ! Bukan cuma kado yang bisa mengungkapkan cinta dan perhatian kita pada suami yang sedang ulang tahun "
" Terus aku harus kasih apa Mbak ?? "
__ADS_1
" Masak aja buat tuan ... "
" Goreng telur aja gosong Mbak masa iya malah disuruh masak . Bukannya tambah sayang bisa bisa tambah murka dia "
" Iya ya ... Non kan enggak bisa masak "
" Aku tahu Mbak "
" Mau ngapain Non !?? "
" Ada deehhh ... " sahut Jasmine sambil mengerlingkan satu matanya .
*
PYAARRR ...
Sono tersentak kaget mendengar suara barang pecah dari ruangan bosnya . Dia segera bergegas menghampiri , takut jika terjadi apa apa dengan pemegang kuasa tertinggi di perusahaan ini .
" Bos ..... "
Sono melihat Dewa sedang duduk bersandar dengan mata terpejam . Sono memberi isyarat pada OB untuk membersihkan pecahan kaca yang berserakan di lantai .
" Keluar kalian .... " tanpa membuka matanya suara datar itu terdengar jelas oleh dua orang di depannya .
" Tapi bos .. "
Hati Sono dan OB yang sedang bersih bersih seketika menciut saat Dewa memandang mereka dengan tajam . Tatapan itu seakan akan ingin menelan mereka hidup hidup . Setelah dengan cepat menyelesaikan pekerjaannya sang OB segera menyusul Sono keluar dari tempat itu .
__ADS_1
Baru saja seseorang mengirimkan gambar gambar istrinya sedang duduk di lantai dengan seorang pria duduk berjongkok di sebelahnya . Dan pria itu adalah pria yang amat sangat dibencinya , Josh !
Sepertinya tatapan mereka sangat mesra .