FOR 365

FOR 365
82


__ADS_3

" Silahkan masuk ... "


Pria parubaya itu mengikuti langkah Sono yang berjalan ke arah ruang tamunya . Walau tidak mengenalnya Sono tetap memperlakukan tamunya dengan sangat sopan .


" Maaf jika kedatangan saya mengejutkan anda , sama seperti sarapan yang sudah diam diam disiapkan oleh putri saya "


" Maaf saya tidak mengenal anda , apalagi putri anda ... "


Pria parubaya itu hanya tertawa kecil melihat Sono yang kebingungan dengan situasi ini .


" Saya Gaffar Al Shamma ... "


" Al Shamma , sepertinya saya tidak asing dengan nama itu . Ya Tuhan ... apakah anda ayah dari Violetta ???! "


Pria parubaya itu hanya mengangguk pelan , tubuh tinggi besar dengan aura yang sangat dalam . Sono bisa merasakan bahwa pria di depannya bukan pria sembarangan .


" Maaf atas ketidaktahuan saya ... tapi saya tahu maksud kedatangan Andan ke tempat ini . Anda boleh melampiaskan kemarahan anda pada saya , saya tahu saya bersalah ... nyawa saya pun tak akan mampu menebus kesalahan saya "


Gaffar menghembuskan nafasnya dalam dalam , jika dulu ia tak akan segan segan membunuh orang yang dianggapnya bersalah . Dia bertekad untuk menguasai dunia agar tunduk di bawahnya . Hingga akhirnya bertemu dengan lawan yang sepadan , Alfian Adipraja .


Selain menjadi rival tapi dari Alfian jugalah ia belajar apa artinya sebuah keluarga . Alfian selalu teliti dalam setiap langkahnya . Bisnis Adipraja maju pesat karena selain bijaksana Alfian juga pria yang tangguh dalam mengahadapi setiap kesulitan .


Dan usia yang semakin matang telah merubah segalanya , sama juga seperti rivalnya baginya sekarang keluargalah yang paling penting dalam hidupnya .

__ADS_1


" Aku kesini memang ingin membahas itu Nak , kau sangat pantas dihukum atas perbuatanmu yang memanfaatkan ketidakberdayaan putriku !! "


" Saya tahu ... '


" Selain Violetta Aku punya dua putra lagi , sampai saat ini yang mereka pikirkan hanya bisnis dan bisnis ! Dan itu adalah salahku karena sejak kecil aku yang membentuk mereka seperti itu . Aku jadikan mereka mesin bisnis yang handal , hingga aku lupa untuk mengajarkan apa arti pentingnya cinta ataupun keluarga "


Sono diam dan tetap memperhatikan pria yang sedang menceritakan tentang hidupnya , ternyata pria itu tidak semengerikan yang ia bayangkan .


" Sampai putri bungsuku tidak mau mengikuti jejak kakak kakaknya . Dia pembangkang !! Tidak pernah mau menjadi menjadi bayang bayang kebesaran nama Shamma .Vio tidak pernah mau bekerja di perusahaan keluarga , seperti ysng kau lihat sekarang dia bekerja sebagai GM di GG Group . Tapi bagaimanapun dia aku sangat mencintainya "


" Saya paham ... "


" Dan apa yang telah aku jaga selama ini sudah kau rusak "


" Maaf .. "


*


Vio sedikit cemas ketika tidak bisa menghubungi ponsel Daddynya , tadi pagi sehabis keluar dari hotel dia ingin menemui Daddynya tapi asisten sang Daddy mengatakan pria itu sedang ada urusan .


Sang asisten berkata bahwa Daddynya ingin. ' menyelesaikan ' seseorang . Sungguh Vio tidak ingin Daddynya kembali ke dunia yang terlampau kelam itu , menjadi iblis yang tak kenal belas kasih .


Apalagi Vio tahu bahwa Daddynya adalah rival abadi Alfian Adipraja yang tak lain adalah ayah angkat dari Dewa . Dia khawatir Daddy nya melakukan sesuatu yang buruk pada CEO. muda Adipraja itu .

__ADS_1


Vio sengaja menunggu sang Daddy di presidential suite room yang sementara menjadi rumah tinggal sang Daddy selama di lndonesia . Entah kenapa tapi hatinya benar benar tidak tenang saat ini .


Membunuh Dewa berarti kembali menabuh genderang perang antara Shamma dan Adipraja !!!


Menjelang siang Gaffar kembali ke kamar hotel dan mendapati putrinya sedang menunggunya . Senyumnya mengembang karena baru kali ini putri kesayangannya memperlihatkan perhatiannya kepadanya .


" Kau menunggu Daddy sayang !!? "


Gaffar menghampiri Vio dan memeluknya , dia merasa putri kecilnya terlalu cepat tumbuh dewasa . Rasanya baru kemarin Vio bermain boneka dan menangis karena di ledeki oleh kedua kakak laki lakinya .


" Daddy darimana ?? Kenapa asisten Daddy bilang jika Daddy pergi membereskan seseorang ?? Jangan katakan kalau Daddy kembali seperti dulu lagi !! "


" Daddy memang habis menemui seseorang sayang , jika Daddy menghabisinya itu karena ia pantas untuk mendapatkan itu " jawab Gaffar dengan ekspresi wajah yang datar .


" Apa Dewa ??? "


" Dia tak punya masalah dengan Daddy ... ayahnya adalah teman baik Daddy "


" Kalian bermusuhan ... "


" Ya , tapi itu dulu "


" Jadi siapa ?? "

__ADS_1


" Hanya orang yang berani mengganggu putri kecil Daddy "


" Dia ?? Tidak .... !! "


__ADS_2