FOR 365

FOR 365
29


__ADS_3

Dewa berjingkat bangkit dari ranjangnya setelah mencium kening dan pipi istrinya yang sudah tertidur pulas . Dia berjalan menuju ruang kerjanya .


Dia duduk dan terlihat serius melihat ke arah layar laptopnya .


" Kau sudah mengatakan semua pada istrimu Wa !? Daripada dia harus mendengar dari orang lain ... "


" Enggak tega Kak , sampai sekarang pun istri Dewa masih merasa bersalah udah bikin wanita itu tiga tahun menderita "


Sore tadi Adam mengiriminya pesan ingin bicara empat mata dengannya , dan Dewa tahu jika seperti itu mungkin Adam ingin mengatakan sesuatu yang penting .


" Untung aja enggak kena di kamu itu penyihir licik , Tuhan masih sayang sama kamu Wa "


Dewa terlihat menghela nafasnya dalam dalam , dia juga tak menyangka akan seperti ini jadinya . Dia tak menyangka keputusan untuk menikahi Jasmine malah menjadi keputusan yang paling tepat untuk hidupnya .


Dia mengetahui semua kebenaran itu beberapa jam setelah pernikahannya , ketiga seniornya mengajaknya bicara ketika para pengantin wanita sedang bersama para wanita Adipraja .


Sebenarnya Bumi , Adam. ataupun Jerry ingin mengatakan kebenaran tentang Astika jauh sebelum hari pernikahan tapi ternyata dengan berjalannya waktu Dewa malah menjatuhkan pilihannya pada Jasmine . Akhirnya mereka memutuskan mengatakan semuanya pada saat yang tepat .


Pada awalnya Dewa sempat tak percaya jika Astika sakit jiwa , wanita itu sangat terobsesi untuk ' menyingkirkan ' adiknya dari kehidupan Daddynya . Wanita itu dendam kepada istrinya hanya karena John Effendy lebih memilih putrinya daripada memilih ibunya .


" Bagaimana kerjasama Adipraja di Lombok dengan Jason Kyle !? "


" Kalau soal bisnis kita enggak ada masalah , tapi kalau dia sampai ganggu kamu maka Kakak sendiri yang akan menanganinya "


" Tugas Kak Adam jagain Kak Diva sama Gema aja , Dewa juga sudah awasin dia kok ! Dewa masih main halus karena dia belum bikin masalah . Hufftt ... kenapa malah jadi kangen main layangan sama Gema di lapangan belakang mansion "

__ADS_1


Adam tertawa karena Gema pun juga pernah mengatakan hal yang sama dengan Dewa . Putra sulungnya mengatakan jika ingin sekali bertemu dan bermain kembali bersama Dewa .


Dewa maupun saudara saudaranya juga sudah mengetahui rencana pengadaan proyek pengolahan sampah antara Jason dan Astika . Mereka masih melihat perkembangannya , melalui koneksinya Adam berusaha mempersulit ijin mereka .


Tapi Dewa juga merasa tak masalah jika pun dua orang licik itu berhasil mendirikan proyek mereka . Asalkan tidak mengganggu kebahagiaan dia dan istrinya Dewa tidak akan bertindak .


Setelah selesai membicarakan urusan pribadi mereka melanjutkan pembicaraan tentang perusahaan . Banyak yang Dewa tanyakan pada seniornya itu karena dia memang masih ada banyak hal yang harus ia pelajari tentang memimpin perusahaan sebesar Adipraja .


" D .... "


" Ya sayang .... "


Dewa terkejut ketika tiba tiba Jasmine ada di pintu ruangannya , sepertinya istrinya terjaga dan kehilangan keberadaannya di sisinya .


" Cuma ngobrol sama Kak Adam tadi keasyikan jadi nggak ingat waktu "


Jasmine melangkah dan duduk dipangkuan suaminya , untung saja Dewa sudah mematikan laptopnya jika tidak.Adam pasti melihat tingkah istri manjanya ini .


" Masih ngantuk !? "


" He em "


" Mau gendong ke kamar apa mau olah raga dulu di sini ?? "


" Bobo di kamar aja .... "

__ADS_1


" Ya sudah ... yuk "


Dewa membopong sang istri yang masih bergelayut padanya dengan mata setengah tertutup . Kadang ia menggeram pelan ketika Jasmine dengan isengnya malah menghisap lembut lehernya .


" Jangan nakal sayang ... katanya mau langsung bobo "


" lya ... "


Benar saja sampai di atas ranjang sang istri sudah kembali tertidur lelap . Dewa merengkuh tubuh candunya itu ke dalam pelukannya dan dia juga tertidur setelah puas memandang wajah cantik istrinya .


Tanpa mereka sadari jauh di sana ada dua orang sedang berbicara tentang mereka . Ada rencana rencana jahat yang ingin memisahkan mereka .


Dua orang itu tidak tahu jika sudah ada cinta yang mengikat kuat mereka . Ketulusan hati Jasmine telah mampu menghadirkan cinta di hati Dewa .


" Tidak apa apa jika proyek kita memang sangat sulit direalisasikan ... aku tahu maksudmu sebenarnya Mr Jason . Bagiku tak masalah jika adikku bersama Dewa , karena aku hanya ingin melihat neraka untuknya . Tapi cepat atau lambat aku yakin Dewa akan mengemis cinta padaku lagi ... dan saat itu kau bisa ambil Jasmine untukmu "


" Jika yang menghambat kehadiranmu disini adalah suamimu makan dengan senang hati aku akan menanganinya . Dengar ini nyonya ... aku tidak sesabar dirimu !! Aku ingin secepatnya Jasmine menjadi milikku . Aku tidak ingin menjadi gila karena setiap malam hanya bisa memimpikannya saja tanpa bisa menyentuhnya !! "


" Tidak semudah yang kau pikir , Reyhan sudah menjadi kepercayaan Daddyku . Membunuhnya malah akan memunculkan banyak pertanyaan "


" Aku tidak bodoh nyonya , banyak cara menyingkirkan suamimu tanpa harus menghilangkan nyawanya "


" Maksudmu !? "


" Aku pikir kau licik !! Tapi sepertinya kau harus banyak belajar lagi nyonya Astika .... "

__ADS_1


__ADS_2