
Gaffar menggenggam erat tangan istrinya yang baru ia nikahi beberapa saat yang lalu . Kini mereka semua ada di rumah baru yang baru mereka beli beberapa hari sebelum mereka menikah .
Rumah kayu yang ukurannya lumayan luas dengan konsep hijau yang membuat siapa saja akan betah untuk berlama lama tinggal di tempat itu .
" Sri ... kau lihat itu ? "
" Kenapa !? "
" Anak anak.kita sudah besar , dan kita sudah punya cucu . Seperti baru kemarin aku melingkarkan cincin pertunangan itu di jarimu , seperti baru kemarin aku berpamitan padamu untuk pergi "
Bu Sri hanya tersenyum dengan mengeratkan genggaman tangannya pada suaminya . Dia melihat putra putrinya yang sedang berbincang dan bersenda gurau .
Dewa dan Jasmine ada di satu meja ruang depan bersama Sono dan Vio . Dan di seberang mereka terdapat sofa yang ditempati.Bumi , Aira , Jerry dan Nayya . Sedangkan Janu dan Langit bersama para pengasuhnya sedang bersemangat bermain bersama adik adik bayi mereka .
Abbio hanya hadir saat akad yang di lakukan di masjid kampung itu dan setelahnya pria muda sulung Al Shamma itu kembali ke hotel dengan alasan masih lelah . Sedangkan Zahid beramah tamah dengan warga yang datang untuk bersilaturahmi ke rumah itu .
__ADS_1
" Apa tidak apa apa jika kau disini bersamaku ?! Maksudku Al Shamma adalah perusahaan yang sangat besar .... "
" Aku punya dua putra yang hebat . Aku rasa mereka sangat bisa aku andalkan , lagipula aku masih bisa mengawasi jalannya perusahaan dari rumah . Ckk .. jangan bicarakan tentang pekerjaan di saat seperti ini Sri , itu merusak suasana ! Bahas malam pertama kita saja .. "
" Masss ... " geram Bu Sri sambil mencubit lengan suaminya , ia takut pembicaraan vulgar itu didengar salah satu orang orang di depan mereka .
" Setiap pengantin wajib berbicara soal itu bukan !?? Jadi di mana salahku ?? "
" Jika kau teruskan bicaramu maka akan kusumpal mulutmu dengan lemper yang ada di piring itu " ketus Bu Sri yang ditanggapi dengan tawa suaminya .
Gaffar senang jika istrinya bersikap seperti dulu ketika mereka masih muda . Dia mencintai Sri karena wanita itu adalah wanita apa adanya , santun dan tegas . Wanita uang benar benar pantas untuk menjadi pendampingnya .
" Nggak nyangka ya Son , hari ini kita resmi jadi saudara . Sampai sekarang kalau aku tidak melihatnya sendiri maka aku juga tidak akan mempercayai hal ini . Daddy Gaffar yang bertampang sangar itu mencintai ibuku ... "
" Kalau yang namanya jodoh kan kita tidak akan pernah tahu Bos , aku saja sampai sekarang masih tidak percaya kalau dapat istri bidadari yang cantik dan baik seperti ini " kata Sono dengan mengecup punggung tangan istrinya .
__ADS_1
" Aku yang beruntung karena mendapat suami seperti dirimu By , jika kau tidak ada di sampingku aku tidak yakin bisa melewati semua ini "
" Seneng deh lihat pasangan kaya kalian , aura positifnya jadi nular ke kita . Memang jodoh tidak ada yang akan menyangka ! Dulu kami pun bukan pasangan yang saling mencintai ketika menikah , bahkan tiap hari dia selalu marah marah padaku . Apa saja yang aku lakukan salah di matanya "
" Sayang ... " lirih Dewa sambil mengecup pipi istrinya sekilas . Dia masih tidak suka jika di ingatkan pada masa lalu mereka .
" Tapi tanpa disangka nyatanya Dia malah membuat hati kami bertaut . Dan kalian lihat sendiri kan keajaiban cinta itu terjadi pada semua keluarga kita ? Akhirnya semua menemukan kebahagiaannya masing masing "
" Sayangnya baby Ava ikut datang ya D ?! "
" Memangnya kenapa sayang ?? "
" Kau tak melihat itu ? Dari tadi Janu dan Langit berebut untuk bisa mencium baby Anandara . Jika saja Jero sudah sebesar itu mungkin dia juga akan menjadi fans nya Anandara "
Dan nereka semua tertawa melihat polah anak anak mereka , para pewaris yang suatu saat akan menggantikan kehebatan dari ayah dan ibu mereka untuk meneruskan kebesaran Adipraja ataupun Al Shamma .
__ADS_1
~ ***T A M A T ~
Akhirnya Emak bisa bernafas lega karena sudah menuntaskan kisah Dewa dan Jasmine ataupun kisah para pendukung yang ada di novel ini . Masih dalam tahap belajar tapi Emak berusaha memberi yang terbaik di setiap tulisan . Setelah ini Emak akan mengisahkan para putra pewaris Al Shamma agar reader tidak jenuh dengan cerita di lingkup Adipraja . Akan ada di angkuh Abbio , si baik hati Zahid dan si polos Anna di novel ke empat Emak yang berjudul H U R T yang mungkin akan rilis besok pagi karena biasanya proses review novel baru akan sedikit butuh waktu . Terima kasih untuk semua reader Emak yang luar biasa menyuport dari awal hingga sampai saat ini . Tanpa kalian Emak tidak akan pernah sampai di titik ini . Jangan sungkan untuk mengkritik karena masukan dari kalianlah yang membuat ide Emak semakin lancar 😘😘 . Jangan lupa untuk cekidot novel baru Emak nantinya yaaa ❤️❤️❤️❤️*** ~