
Pagi itu seperti biasa Jasmine menyiapkan sarapan untuk suaminya , dia juga menyiapkan sup ginseng yang kemarin di bawa Val dari Cina .
" Kamu udah minum sup gingsengnya sayang !? "
" Buat kamu saja D , kamu kan yang capek kerja siang malam "
" Salah .. kamu yang udah capek ngurus rumah sama aku . Kamu juga harus jaga stamina kamu . Sini ... "
Jasmine yang memang sudah terbiasa sarapan dipangkuan suaminya segera mendekat dan duduk di paha suaminya . Dengan telaten Dewa menyuapi sup gingseng yang seharusnya tadi di buat istrinya .
" Enak ??? "
Jasmine menggelengkan kepalanya , entah kenapa dia tak suka rasanya .
" Pahit ... "
" Sekali lagi , kalau yang ini dijamin legit " sekali lagi Dewa menyendok supnya . Dan setelah Jasmine menelan supnya Dewa segera menyambar bibir kemerahan itu .
" D !! Ada Mbak lnah ihhh .... "
" Mbak lnah kan lagi bersih bersih di atas "
" Ya siapa tahu dia turun terus lihat kita !! "
Bukannya berhenti Dewa malah menciumi seluruh wajah istrinya dengan gemas . Mbak lnah yang turun dari lantai atas hanya geleng geleng kepala melihat kemesraan dua majikannya .
" Siang kita kontrol dokter ya D ! Mau aku yang ke kantor duluan atau kamu yang jemput aku ?? "
" Terserah , nanti hubungi aku saja kalau minta jemput ya "
' D pengen .... "
Dahi Dewa mengernyit belakangan ini Jasmine mempunyai nafsu makan yang lebih besar dari biasanya . Akhir akhir ini malah sudah tidak lagi melakukan program diet karena mereka sedang program memiliki baby .
__ADS_1
" Mau di beliin apa nanti sayang ? Martabak asin lagi ? Atau tongseng kambing ? "
" Pagi ini ada meeting ?? "
Dewa menggelengkan kepalanya , heran dengan pertanyaan istrinya . Tak biasa biasanya Jasmine menanyakan jadwal kerjanya .
Setelah tahu jawabannya , Jasmine mengendurkan dasi suaminya dan mulai meraih bibir itu dengan rakus .
" Hei calm down sayang ... kamu lagi pengen hemm ?? " tanya Dewa menggigit gemas pipi istrinya .
" Tunggu ya kita ke kamar ... "
" Mau disini , sekarang .... "
" Ya Tuhan , sebentar .... sabar ya "
Dewa memanggil asisten rumah tangganya yang sedang membersihkan ruang depan .
" Mbak lnah , bisa saya minta tolong ?! "
" Saya mau minta tolong belikan bubur ayam yang ada di perempatan depan terus beli roti tawar di supermarket depan . Dan juga kopi cup di kafe bawah ya "
Jasmine sebenarnya ingin tertawa dengan banyaknya pesanan yang di minta suaminya agar mereka punya waktu berduaan .
" Mbak lnah sarapan sekalian di kafe saja , soalnya tadi aku cuma bikin roti bakar buat kamu D "
" Ya sudah , Mbak lnah sekalian sarapan saja "
Dewa mengeluarkan beberapa lembar uang berwarna merah dan memberikan pada mbak lnah . Dewa mencubit gemas pipi istrinya yang pagi ini ingin bercinta di ruang makan padahal Mbak lnah masih ada di apartemen .
Tapi sisi nakal inilah yang menjadikannya semakin gila pada istrinya , Jasmine tak pernah sungkan mengungkapkan keinginannya . Dimana pun dan kapanpun mereka mereka akan mengungkapkan cinta mereka .
Jasmine langsung meraih bibir suaminya setelah asistennya keluar dari apartemen mereka .
__ADS_1
" Tumben nggak sabaran banget !! Jangan sering sering di sini ya , kasihan Mbak lnah harus dibikin muter muter dulu "
Dewa membiarkan istrinya berbuat apa saja atas tubuhnya . Jasmine membuka resleting bawah setelan suaminya dan mengeluarkan penghuni di dalamnya .
Dengan baju setelan kerja yang terlihat berantakan seperti ini sang suami malah terlihat begitu seksi di matanya . Dan Dewa pun melakukan hal yang sama , ia hanya menarik kain segitiga area bawah sang istri tanpa melepas dress pendek motif bunga itu .
" Aaaarrggghhh .. sayaannggg "
Jasmine menyingkap dress nya ke atas dan mulai bergerak pelan di atas pangkuan suaminya .
" D ... aku pengen .... "
" Faster sayang ... keluarkan sayang "
" Tapi ini ... "
" Euugghh aku cabut laranganku tadi ... sering sering seperti ini yaa .. ini luar biasa "
" D .... "
" Iya sayaaaanngg ... eeuugghh "
Rasanya seperti terjun bebas dari gedung tingkat dua puluh ketika Jasmine tiba tiba turun dari pangkuannya . Istrinya lari ke arah kamar mandi dengan menutup mulutnya .
" Sayang kenapa !!! "
HOEEKKK ... HOEEKKK
*
Sementara di sebuah ruang dengan warna serba putih seorang gadis tampak sedang berbaring di ranjang dengan wajah sedikit pucat , dan seorang pria parubaya duduk menunggunya dengan menggenggam tangan lemah itu .
" Dia tidak akan menemukan di mana aku kan Dad ?! "
__ADS_1
" Daddy akan melakukan semua seperti maumu , tidak akan ada yang bisa menemukanmu disini . Beristirahatlah sayang .... "