
BRAKKK ...
Jasmine tersentak kaget ketika dia mendengar pintu yang ditutup dengan begitu kencang oleh suaminya . Sepertinya Dewa masih kesal karena mengira dirinya membela pria lain di depannya .
Dalam perjalanan pulang tadi pun pria itu hanya fokus menyetir mobil tanpa mengatakan apapun . Jasmine menghela nafas ketika melihat suaminya mendahului langkahnya untuk pergi ke kamar , pria itu benar benar marah .
Jasmine membelokkan langkahnya menuju ruang tengah , ia menyalakan televisi untuk mengisi kesunyian yang ia rasakan . Hatinya sakit ketika melihat kebungkaman suaminya .
Paginya setelah bangun tidur ia pun sudah tidak melihat suaminya disisinya , Mbak lnah bilang melihat majikan laki lakinya itu sudah berangkat pagi pagi sekali .
" Pagi pagi sekali tuan sudah berangkat kerja Non , malah terlihat sedikit terburu buru "
" Kayaknya ada meeting mendadak Mbak , udah enggak apa apa . Masak buat nanti siang yuk Mbak ! Aku mau kasih kejutan makan siang bareng di kantor saja "
" lde bagus Non !! Mbak bikinin spaghetti aja , kemarin kan ada sosis sama daging yang belum jadi kepakai . Gimana ?! "
" Siipp Mbak "
Ada masalah yang belum terselesaikan antara mereka tapi Jasmine tidak menyukai suasana canggung antara dia dan suaminya . Dia berharap makan siang ini kali bisa meluluhkan kemarahan suaminya .
__ADS_1
Siang harinya dengan di antar supir Jasmine pergi ke kantor suaminya . Tapi sekretaris Sono memberitahu bahwa Dewa dan Sono sedang ada di luar kota hari ini untuk melihat proyek baru mereka .
Jasmine akhirnya turun ke lantai bawah bermaksud ingin langsung pulang saja , dia ingin beristirahat di rumah . Tapi langkahnya terhenti ketika mendengar notif di ponselnya .
" Temui aku sekarang di taman kota , aku akan memberi tahu semua yang kau ingin tahu "
Jasmine menghela nafasnya , peneror itu sepertinya tahu jika ia memang sedang ada di luar . Dia memantapkan hatinya untuk menemui orang itu . Apa yang harus ia takuti jika ada supir atau pengawal yang akan selalu menjaganya , begitu pikirnya .
*
Sementara itu Dewa dan Sono kembali pergi ke proyek resort nya yang kemarin ia kunjungi , ada beberapa hal yang harus di selesaikan hari ini juga . Jerry pun juga ikut bersama mereka kali ini .
" Istrimu tidak apa apa ? Kemarin Kakak dengar supirmu nyaris menabrak orang "
" Trik murahan ... " jawabnya enteng .
" Ada yang suka sama istri kamu ?? "
" Taulah Kak , Dewa nggak mau tahu !! "
__ADS_1
Sono dan Jerry hanya tertawa melihat kekesalan Dewa itu .
" Kau harusnya mengerti , istri kamu itu istimewa . Kalau menurut kamu itu istrinya Dewa cantik nggak Son ?! "
" Banget ! lstri bos mah cantiknya kebangetan !! Hanya orang buta yang bilang istri bos enggak cantik ... "
" Diem !! " hardik Dewa tak suka jika ada pria lain memuja sang istri .
" Tuh denger kan !! Semua istri Adipraja punya keistimewaan sendiri sendiri Wa , mereka adalah wanita wanita luar biasa . Tapi walau begitu mereka tetap seorang wanita ! Makhluk paling lembut didunia ... Melihat kau kesetanan menghajar orang itu sudah pasti dia ketakutan . Jangankan dia .... Nayya malah bisa bisa kabur ke kampung kalau lihat aku seperti itu "
" Aku hanya memukulnya ... tidak membunuhnya " kilah Dewa mencoba membela diri .
Jerry terkekeh mendengar pembelaan itu , benar kata Adam dulu . Cinta bisa membuat seorang pria menjadi bodoh ... sangat bodoh !!
Dia dan Bumi sudah pernah mengalaminya , mereka menyakiti wanita mereka hanya karena menuruti emosi mereka .
" Kau tahu kisahku dengan kisah kakak iparmu Bumi bukan ?! Saranku adalah jangan sekali kali meniru kami . Kami beruntung wanita kami dulu mau memaafkan karena kebaikan hati mereka . Jasmine berbeda Wa !! Dia wanita yang keras dan berpendirian kuat "
" Dia manja ... "
__ADS_1
" Semua wanita kami akan menjadi sangat manja jika sedang bersama kami , dan itu salah satu hal yang membuat kami sangat mencintai mereka . Pahami wanitamu ... itu saran Kakak ! Sebelum kamu kehilangan dia "
Dewa menghela nafas panjang , mungkin Jerry benar . Mungkin dia kurang memahami istrinya , pulang dari kunjungannya ke resort dia ingin memperbaiki kecanggungan yang terjadi antara dia dan istrinya . Situasi yang sebenarnya sangat menyiksanya .