Hot Duda: Cinta Untuk Rangga

Hot Duda: Cinta Untuk Rangga
Salah Asuhan


__ADS_3

Berdiri dan berjalan ke arah lemari es, aku mengambil minuman dingin sementara Raymond melanjutkan ceritanya. Kutaruh sebotol soft drink di depan Raymond, dan membuka sebotol untukku, lalu mereguknya. Tenggorokanku terasa sakit merasakan pilu kisah yang dituturkan oleh Raymond.

__ADS_1


Raymond tersenyum getir menyadari reaksiku, kemudian melanjutkan ceritanya. "Secara kan Oom gue tampan rupawan, body-nya jangan ditanya, oke punya. Dia nge-gym setiap hari, ada peralatan gym komplit di rumah. Gimana tu tante-tante nggak ketagihan, coba? Tante-tante yang kesepian dan haus akan belaian, dan Oom gue-lah yang menjadi penawarnya. Jadi, setiap hari rumah gue didatangi oleh gadis-gadis cantik, bahkan tante-tante kesepian, apalagi para janda. Karena itulah gue jadi ikut mengenal mereka.

__ADS_1


"Sejak kapan lu mulai nyoba?"

__ADS_1


Aku bisa merasakan rasa sakit itu. Aku juga tahu rasa penasaran itu, tapi aku tidak pernah melakukannya. Sebab, dulu pergaulanku dikontrol penuh oleh ibuku. Fix! Ini karena salah asuhan. Sungguh kasihan nasib Raymond.

__ADS_1


__ADS_2