INK START FANTASY : Impian

INK START FANTASY : Impian
CHAPTER 103 : PANDANGAN IKILUA


__ADS_3

POV IKILUA


Ruang istana memang megah dan besar. Berbagai ornamen bertema elf menghiasi sudut ruangan.


Saat aku dan Impian memasuki ruang tahta, raja elf dan para petinggi lainnya berada disana. Terlihat seperti mereka sedang menunggu kedatangan Impian.


"ah... ah... anda benar Yang Mulia... keberadaan ini... memang mirip dengan kehadiran 'Tree of Life'..."


Pria yang terlihat seperti sudah lanjut usia, tiba-tiba mendekati Impian dan berbicara sesuatu mengenai pohon keramat yang di sembah seluruh elf kerajaan Onteral. Apa maksudnya dengan keberadaan Impian yang mirip sebuah pohon?


Kakek tua itu berbicara sesuatu yang tidak bisa dimengerti. Untung saja raja elf menghentikannya dan segera menyapa Impian.


"bukankah yang selalu bersamamu memiliki badan lebih besar?"


Spertinya si gendut lebih terkenal dari pada aku. Tidak sia-sia dia membuat karakter baru.


"dia berada diluar, tuan Alcaves dan nona Istina tidak memberitahu kepadaku untuk hanya membawa satu orang bersamaku"


"salam Yang Mulia nama saya IKILUA, semoga alam menyertai dan selalu memandu anda"


Karena pembucaraan tertuju padaku, aku langsung memperkenalkan diri dengan cara elf. Tatakrama yang diajarkan oleh pelatih kelasku di kerajaan Onteral.


Setelah sapaan singkat, raja elf memperkenalkan Impian kepada para penatua disampingnya.


Berbeda dengan sistem kerajaan yang dimiliki manusia, bangsa elf tidak memiliki perdana mentri dan turunannya. Mereka hanya memiliki banyak penatua yang mengatur sistem tata kelola rakyat mereka, sedangkan untuk sistem tentara, mereka memiliki ksatria-ksatria yang diangkat berdasarkan kota dimana mereka tinggal.


Dengan sikap santai mereka, sepertinya keberadaanku disini tidak diperlukan. Aku disini hanya untuk menahan Impian dari sikap acuh tak acuh yang dimiliki.


Jika yang dihadapi adalah para petinggi bahkan raja sendiri, aku akan masuk dan membantu agar tidak terjadi kesalahpahaman besar yang ditimbulkan. Hanya saja, sikap mereka seperti tidak perduli dan membiarkan Impian berbicara semaunya, bahkan mereka cenderung menghormati Impian lebih dari hanya sekedar tamu kehormatan.


Aku sedikit tidak mengerti dibagian ini. Jika hal ini masih baik-baik saja untuknya, maka biarlah...


Dari percakapan yang ada, sepertinya penatua yang bernama Zulana adalah orang dengan status tertinggi diantara yang lainnya. Obrolan antara dirinya dan raja terasa bahwa posisi mereka terlihat hampir sejajar. Dimana yang lainnya bersikap hormat dan hati-hati, tetapi percakapan mereka seperti halnya berbicara dengan teman.


Selesai dari sang raja memperkenalkan para penatua dan latar belakang mereka, ia membawa kami untuk mengunjungi danau besar yang terletak tepat disebelah pohon keramat mereka, tepat dibelakang istana kerajaan.


Ada banyak penatua dan orang-orang yang seperti peneliti yang telah berkumpul. Sepertinya mereka penasaran dengan Impian sendiri.


Danau itu terlihat sangat indah. Kami telah tiba disamping danau yang sangat luas. Airnya berkilau dan sangat jernih, benar-benar terlihat luar biasa jika memandangnya terus-menerus.


Impian?


Apa yang sedang terjadi?


Tiba-tiba Impian merasa kesakitan. Hal yang aneh terjadi. Didalam game, pemain dapat menerapkan rangsangan rasa sakit terhadap dirinya. Apa dia menerapkan ke mode maksimal dengan sikap kesakitan itu?


Aku mencoba membantunya, tetapi para elf menahanku. Aku memprotes keras mereka, temanmu tiba-tiba kesakitan di daerah mereka dan kamu akan diam saja?


Mereka berusaha menjelaskan padaku bahwa ada dampak yang bisa merugikanku sendiri. Lalu memangnya kenapa?


Kami hanyalah pemain, jika mati kami akan dihidupkan kembali, jika mendapat buff yang merugikan diri sendiri masih bisa disembuhkan, semua akan direset kembali. Tidak mungkin aku bisa diam saja jika temanku terlihat sangat kesakitan seperti itu.


Hanya saja mereka menjelaskan akan ada dampak buruk juga kepada Impian jika aku asal ikut campur. Aku menahan diriku untuk tidak berkontak langsung dengan Impian dan hanya mengamati.


....


....


Syukurlah itu semua sudah baik-baik saja sekarang.


"entahlah.. tiba-tiba berbagai kekuatan dan mana memasuki tubuhku. Awalnya memang mentakitkan, tetapi sekarang malah terasa segar"


"apa kamu mensetting rasa sakit pada maksimal?"


"tentu saja tidak! aku mengatur pada posisi terendah dari sistem"


Aneh, jika dia mengatur rangsangan rasa sakit ke mode paling rendah pada sistem, seharusnya dia tidak merasa sesakit itu. Akan tetapi Impian sepertinya mengabaikan hal itu dan meminta para elf untuk mengantarnya kebawah pohon besar secara langsung.


Aku akan mencari tahu itu nanti, sebab dan akibat yang melenceng dari permainan tidak bisa dibiarkan. Itu akan menjadi list masalah yang harus dipecahkan.


Sesampainya kami didepan pintu kuil, tekanan dari keberadaan pohon besar menjadi semakin besar. Rasanya aneh, kehadiran itu seperti mencekam tetapi juga terasa nyaman.


Tubuh ini gemetar semakin aku mendekati pohon besar itu. Aku bisa melihat raja elf dan orang tua itu juga merasakan apa yang aku rasakan, tetapi aku tidak melihat Impian merasakan hal yang sama seperti kami, dia terlihat baik-baik saja.


Setelah kami melewati gerbang kuil, wanita cantik yang memakai baju sangat minim muncul dihadapan kami. Aura yang dipancarkan terasa menekan, di tempat dengan perasaan campur aduk dan menekan seperti ini, aku bahkan tidak bisa mengagumi wajah cantik dan lekukan indah tubuhnya.

__ADS_1


"Selamat datang Yang Mulia raja dan Penatua Zulana, serta para tamu yang terhormat"


"perkenalkan pendeta suci 'Tree of Life' kami, Lotanarie Borneo. Satu-satunya pendeta suci dibawah bimbingan 'Tree of Life' secara langsung"


Setelah perkenalan singkat itu, Impian lebih mendekat tubuh pohon besar itu. Bangsa elf juga memiliki pendeta suci? itu hal yang baru bagi kami para pemain.


Energi yang keluar dari danau dan masih mengelilingi Impian hingga sekarang, diserap sepenuhnya oleh pohon besar setelah disentuhnya. Tubuh pohon besar itu tiba-tiba bergetar dan bercahaya, tubuhnya bertambah besar dan semakin rimbun.


[menerima energi pancaran sinar 'Tree of Life' secara langsung]


[Regenerasi HP dan MP meningkat 200% selama 24 jam]


[HP dan MP bertambah 10000 selama 24 jam]


[menghilangkan rasa lelah sepenuhnya]


[kekebalan terhadap energi negatif meningkat 80% selama 24 jam kedepan]


Wow... bahkan berbagai buff diberikan dari pohon besar itu. Hanya dengan berdiri disini, tambahan stat sangat tinggi.


Hal itu berlangsung beberapa saat. Entah berapa lama itu berlangsung. Apakah tidak akan membuat kegaduhan disekitar istana?


Akhirnya pohon besar itu berhenti bergetar dan kembali tenang. Tubuh pohon besar masih tetap bercahaya meski tidak lagi menyerap energi dari Impian.


Tiba-tiba cahaya pohon terpisah dan berkumpul kesatu tempat, perlahan-lahan membentuk tubuh seseorang. Saat cahaya itu selesai berubah, sosok yang tidak memiliki wajah muncul.


Jika hanya dilihat dari bentuk tubuhnya saja, itu seperti seorang wanita dan dilihat dari kuping lancipnga, sosok itu seperti seorang elf. Itu makhluk baru yang pertama kali dilihat oleh para pemain.


"oh Lord!"


"bunda alam"


"bunda alam..."


Bahkan para elf tiba-tiba menyembah sosok itu. Mereka bersujud dan memuja sosok itu setelah wujudnya terbentuk.


Apakah dia dewa yang mereka sembah?


"terimakasih atas makananya kakak!"


Apa hal itu ada hubungannya dengan apa yang diceritakan Impian saat itu?


Impian pernah menceritakan pengalamannya bertemu makhluk aneh yang sebenarnya adalah pohon. Kelas yang dia dapat juga merupakan pemberiaan dari pohon itu.


Hal yang sama dengan apa yang diceritakan Impian, sosok yang ada dihadapan kami juga merupakan sosok dari perwujudan pohon besar. Apakah mungkin panggilan kakak itu terhubung satu sama lain?


"apakah ayah tidak memberitahu-mu? ayah biasa memanggilku dengan nama Pine, Pinevell"


"a-ayah? ...apa yang kamu maksud Origin?"


"hmm!"


Ya! nama sosok yang diceritakan Impian bernama Origin. Atas pernyataannya yang menegaskan pertanyaan Impian, semua pertanyaan itu terjawab. Sosok yang diceritakan Impian dan sosok yang ada dihadapan kami terhubung satu sama lain.


Mereka berdua berbicara seakan ada orang lain yang ikut pembicaraan mereka. Aku tidak bisa ikut campur karena aku tidak tahu apa-apa.


Setelah sosok itu memperkenalkan dirinya dengan nama Pine, dia mengajak kami untuk mengunjungi tempatnya. Sosok itu memberitahu seluruh orang di istana agar tidak terjadi kegaduhan atas saran Impian.


Kami berpindah tempat dengan sihir besar yang dikeluarkan Pine. Itu mirip dengan sihir perpindahan ruang yang diterapkan portal teleportasi dengan efek yang lebih besar.


Entah kemana Pine membawa kami, tempat itu tidak berbeda jauh dengan tempat kami sebelumnya, hanya saja, tekanan mana disini lebih berat dan udara yang dihirup terasa lebih segar, seakan kami berpindah ketempat yang berbeda dari dunia para pemain.


"KAMU MEMBAWA ORANG LAIN KETEMPAT INI GADIS KECIL...?"


Suara besar dan bergema tiba-tiba terdengar seperti menyambut kedatangan kami. Saat aku melihat keberadaan dari asal suara itu, AKU MELIHAT NAGA!


Benar-benar seekor naga dengan sosok besar dan kerennya!


Itu benar-benar seekor naga yang bisa berbicara. Perwujudan naga itu sangat keren, dengan bulu-bulu indah dan warna cerah yang menghiasinya, dia terlihat lebih keren lagi.


Pine memperkenalkan naga tersebut yang dipanggil dengan nama Diaval. Mereka berdua terlihat akrab dengan pertengkaran kecil mereka.


[anda merupakan orang pertama yang memasuki dunia Gaia]


[mendapatkan title [Penjelajah dunia]]

__ADS_1


Pemberitahuan sistem muncul setelah kami memasuki dunia ini. Tempat dimana Pine membawa kami ketempat dimana itu telah dikonfirmasi oleh sistem.


[Pengumuman Dunia]


[Dua orang pemain telah menemukan dunia Gaia]


[Jalan menuju dunia Gaia telah terbuka]


[Pengembangan cerita dari dunia Gaia telah terbuka]


Begitupula dengan pengumuman dunia yang muncul setelahnya. Dunia ini merupakan dunia yang berbeda dari dunia para pemain.


Kami mendapatkan achievement dan title baru hanya dengan berpindah tempat berkat Pine.


IKILUA [apa kamu mendapat pemberitahuan itu juga?]


Hanya untuk memastikan saja, aku mengirim chat kepada Impian.


Impian [yeah, title baru!]


Togay [apa maksudnya title baru!?]


Alice [pengumuman dunia barusan dari kalian?]


Impian membalas pesan yang kukirim, hanya saja aku yang mengirim chat kepadanya, melalui chat pribadi, chat secara langsung, Impian? dia membalas chat-ku melalui chat party. Hal itu dilihat oleh yang lainnya dan akhirnya dibalas untuk menanyakan secara langsung.


Chat berpindah dan menjadi diskusi guild setelah apa yang dilakukan oleh Togay. Atas perbuatannya yang memberi tahu anggota lain didalam guild, diskusi menjadi meluas.


"ADA APA DENGAN SIKAP RENDAH DIRI INI! KAU DAN AKU ADALAH ENTITAS YANG SAMA, ENTITAS YANG LEBIH TINGGI DARI YANG LAINNYA. KAMI AKAN SELALU BANGGA DENGAN DIRI KAMI, TIDAK DENGAN MENUNJUKAN SIKAP RENDAH DIRI INI. KAMU YANG BAHKAN MEMILIKI TINGKAT YANG LEBIH TINGGI DARI-KU, TIDAK SEHARUSNYA BERSIKAP RENDAH SEPERTI ITU"


Sepertinya Impian mendapat teguran dari naga itu. Sikap yang ditunjukan dari naga itu terlihat persis sama dengan para bangsawan manusia yang menganggap diri mereka lebih tinggi dari yang lainnya.


Impian tidak membalas berlebihan, dia hanya menerima sikap naga itu begitu saja. Tidak banyak perdebatan antara mereka hingga akhirnya Pine membawa kami ketempat menikmati taman dan menceritakan tentangnya.


Ah, aku baru menyadari, tubuh Pine telah berganti. Tubuhnya tidak lagi hanya sosok tanpa wajah, dia telah terlihat seperti gadis remaja yang cantik. Jika Alice dan Michel ada disini, mereka pasti akan langsung pergi mecaplok-nya.


"apa!? kalau pohon saja bisa memiliki bentuk humanoid, kenapa naga tidak bisa?"


Bahkan Diaval telah berubah bentuk, dia telah berubah menjadi seperti manusia dengan dua tanduk yang mencuat dikepalanya. Jika di lihat, dia sangat cantik dengan rupa seperti itu, sosok yang seperti model dengan gaun indah yang dikenakan.


Aku jadi pengagumnya saat ini.


Cerita telah dimulai dan kebenaran akan sosok Pine diceritakan. Kebenaran tentang sosok Origin, seseorang yang diceritakan Impian sebelumnya kembali dibawa.


...----------------...


Setelah cerita panjang itu, semua elf kembali ketempat mereka. Pine mengembalikan mereka dengan kekuatannya.


Akhirnya hanya ada kami berdua ditempat Pine.


"Pine, jika kekuatanmu menyerupai Origin, apa kamu bisa memberi kelas untuk orang-orang seperti kami?"


Impian tiba-tiba bertanya begitu saja. Benar juga, orang-orang ini begitu kuat dan event sedang berlangsung, didalam permainan akan selalu ada hadiah bagi pemain yang bertemu makhluk-makhluk kuat dan berakal jika pemain akrab dengan mereka.


"maaf kakak"


Sayangnya jawaban Pine tidak sesuai dengan yang diharapkan. Ia menjelaskan bahwa kekuatan yang dimilikinya terlalu mirip dengan Origin, kelas yang dimiliki Impian merupakan kelas bawaan Origin, bahkan lebih kuat dari Pine sendiri.


Akibatnya Pine tidak bisa memberikan Impian apa-apa untuk membantunya bertumbuh, sedangkan untukku sendiri, Pine membutuhkan ikatan yang kuat antar jiwa antara dirinya dan penerima. Jika jiwa mereka tidak terikat dan terhubung, maka pemain tidak dapat menerima berkah serta kekuatan yang diberikan.


"lalu? tinggal buat saja?"


Pertanyaan Impian juga dibantah oleh Pine, ikatan antar jiwa tidak bisa begitu saja terbentuk. Yah... pemain tidak akan begitu saja menyembah pohon, apalagi mereka hanya sekedar NPC, sesuatu yang dibuat dengan program.


"aku juga tidak bisa memberi apa yang kamu inginkan, tetapi jika untuknya, kamu bisa mengharapkannya"


"benarkah? lalu apa yang harus aku lakukan?"


Kata-kata Diaval memberi harapan untukku. Kelas yang akan diberi pasti salah satu kelas tertinggi yang ada dan bisa didapatkan oleh pemain.


"lewati ujian dariku, aku tidak bisa memberi begitu saja untuk-mu"


"tidak masalah! apapun itu, akan aku hadapi!"


"Hahahaha! aku lebih suka sikap-mu dibanding dia! baiklah! pergi kesana dan hadapi ujiannya!"

__ADS_1


Setelah mengatakan itu, Diaval menciptakan portal berwarna hijau muda. Dia mengatakan untuk masuk melalui portal itu dan menghadapi ujian yang diberikannya.


__ADS_2