INK START FANTASY : Impian

INK START FANTASY : Impian
CHAPTER 65 : KEMAMPUAN BARU


__ADS_3

Melihat kedua temannya telah di kalahkan, kedua penyergap di sisi kanan terlihat tidak terlalu memperdulikannya.


*trang! *trang!


"sial! jeruji besi ini terlalu keras!"


"cobalah untuk menhancurkan gembok!"


Sudah ada dua dari penyergap yang sampai di depan gerbong tawanan. Satu penyergap di sebelah kanan menahan prajurit - prajurit penjaga, sedangkan dua penyergap sebelah kiri menjaga prajurit di sisinya.


Karena penyergap hanya terfokus untuk menuju gerbong tawanan tanpa bertarung langsung dengan prajurit penjaga, mereka telah tiba di tempat ini dengan sangat cepat.


"cepatlah!"


"mereka sudah datang!"


Mereka yang di maksud penyergap sudah datang, adalah kedua calon ksatria suci Impian dan Ardan. Teman - teman mereka, yang berusaha menghadang kedatangan ke dua calon ksatria suci telah di kalahkan.


"aku sedang berusaha!"


"awas, belakangmu!!"


Tawanan yang di dalam kerangkeng besi pada gerbong, berteriak kepada teman mereka yang berusaha menghancurkan gembok.


Empat pisau terbang dengan kecepatan tinggi dari arah Impian menuju penyergap yang sedang berusaha menghancurkan gembok.


"sial!"


*trang!


-27152


*jleb! jleb! jleb!


-520927


-519752


-520318


Satu dari dua penyergap yang mengurus gembok kerangkeng tawanan berusaha menghadang pisau yang terbang menuju temannya. Sayangnya, laju pisau terlalu cepat dan kuat!


Saat baru saja menangkis satu pisau yang ada, penyergap itu terpental dan mendapatkan angka kerusakan 27 ribu. Akibatnya, tiga pisau yang lain, tidak dapat di halang dan mengenai teman penyergapnya.


Dengan total angka kerusakan mencapai satu setengah juta, teman penyergapnya jatuh terkulai, seperti boneka yang talinya telah terputus.


Kecepatan pisau sangat cepat, tidak ada waktu untuk menghindar saat sedang berusaha membuka gembok jeruji. Teman mereka menjaga di belakang, sehingga serangan seperti itu, di luar prediksi mereka.


Serangan Impian sangat tinggi. Itu di karenakan gelang dan buku skill yang di dapatnya dari baron Ansiron.


"benda ini lebih bagus dari yang ku kira"


Impian melihat gelang yang di kenakan di lengan kirinya.


[Gelang Void Perusak Pertahan]


[Type : Accessories


Grade : Hero


Gelang yang di buat atas permintaan 'Pandawa' untuk membasmi kejahatan yang menimpa Hastinapura. Di berikan kepada Arjuna sebagai salah satu perlengkapan yang membuatnya dapat mengalahkan musuh dalam sekali serang. Salah satu accessories peninggalan pahlawan Hastinapura dalam perang Mahabrata.


Batasan : Satu yang memiliki kelas di atas standar


Durability : 2200/2200


Saat di lengkapi :


Defense bertambah +876


Sense bertambah +20%


Akurasi bertambah +120%


Kecepatan serang +1400%


Memiliki skill yang dapat di aktifkan :

__ADS_1


[Mengabaikan Pertahanan]]


...----------------...


[Mengabaikan Pertahanan]


Type : Aktif


Saat di gunakan, serangan yang ada menjadi true damage.


Mengabaikan semua bentuk pertahanan yang di miliki musuh.


Berlangsung selama 1800 detik.


Mana Konsumsi : 50000


Cooldown : 2 jam


...----------------...


Benar - benar accessories luar biasa yang di terima Impian. Bukan hanya menjadikan serangan menjadi true damage, tetapi juga mengabaikan armor pertahanan yang di miliki musuh.


Serangan Impian yang sudah memiliki nilai kerusakan tinggi, serangan itu menjadi mematikan dengan pengabaian pertahanan yang di miliki musuh.


Batasan dari accessories tidak jelas. Kelas seperti apa yang melebihi kelas standar. Tetapi Impian yang memiliki kelas Avatar of Origin, tidak mungkin akan di kategorikan sebagai kelas standar.


Batasan pada perlengkapan sudah biasa. Beberapa peralatan memang memiliki batasan pada hal tertentu. Meskipun, gelang yang satu ini memiliki batasan pada kelas pemain.


Bukan itu saja, skill yang di lancarkan untuk membuat pisau melayang, merupakan skill dari buku yang di berikan oleh baron.


[Telekinesis Void], yang dapat menahan dan menggerakan benda yang di inginkan. Meski itu merupakan sihir void dan membutuhkan inti mana void untuk merapalkan, Impian tetap mempelajarinya.


Ingat satu benda lagi yang di berikan oleh baron Ansiron?


Itu adalah permata yang memiliki inti mana void di dalamnya. Pemain yang menggunakan permata itu, mendapatkan inti mana void secara langsung.


Dengan skill [The One Who's Control Mana], Impian dengan mudah menguasai sihir tersebut. Tidak hanya memodifikasi sihir, tetapi efek dari gelang yang ada, menjadikan serangan sangat mengancam.


"apa!?"


"Orang itu lebih mengerikan dari yang lainnya"


Para penyergap jatuh kedalam kepanikan. Melihat temannya kalah hanya dari serangan tersebut, apalagi serangan dapat di lakukan dengan jarak jauh.


*Pritttttttt


*Pritttttttt


Suara peluit terdengar beberapa kali dari semak - semak. Mendengar hal itu, para penyergap melakukan langkah mundur dan meninggalkan rombongan.


"kalian mau lari!?"


Suara Ardan terdengar keras melihat para penyergap berusaha melarikan diri setelah membuat kekacauan.


Melihat hal itu, Impian juga berlari untuk mengejar mereka sebelum melarikan diri lebih jauh.


*sung! sung! sung!


Berbagai anak panah dan sihir terbang ke sisi kiri dan kanan rombongan. Serangan itu terbang ke arah Ardan dan Impian berada.


*trang! trang! trang!


Dengan memutar tombaknya, Ardan menahan semua serangan yang datang. Sayangnya serangan tersebut tidak berhenti sedikitpun.


"lindungi tuan calon ksatria suci!"


Para prajurit yang ada, mendekat ke arah Ardan dan melindunginya dengan perisai yang mereka pegang.


Disisi lain, Togay dengan perisainya menempatkan diri di depan Impian. Meski damage serangan masih masuk, Togay seperti ksatria gagah, berusaha menahan setiap serangan yang datang.


"hentikan, jangan bertindak berlebihan"


"tenang saja! aku sudah lebih kuat! dengan perisaiku, serangan yang ada tidak akan lolos satupun!"


"bukan itu maksudku, lihat ini"


Impian mendorong Togay ke samping dan mengaktifkan sihir [Telekinesis Void]. Seperti serangan yang memiliki pemikiran sendiri, seluruhnya berbelok ke kiri dan kanan. Tidak satupun mengarah tubuh Impian secara langsung.

__ADS_1


"lihat? lindungi yang lain, aku baik - baik saja di sini"


"sial! padahal kupikir aku sudah bertindak keren!"


"ya, ya"


Meski mengeluh, Togay berlari ke arah para prajurit yang ada untuk membantu. Meski Togay seorang Shiel Warior, tetapi ia juga mempelajari beberapa skill penyembuh.


Tidak hanya Impian yang mempelajari skill yang ada di gereja desa Keoropi, tetapi Togay juga mempelajari beberapa skill penyembuh dari gereja.


Membantu menghalau serangan dan menyembuhkan beberapa prajurit ksatria yang ada.


Impian sendiri, berlari mengejar para penyusup yang melarikan diri. Dengan skill [Telekinesis Void], asalkan tidak ada serangan besar dan sangat kuat, tidak ada satupun serangan yang datang mengarahnya saat ini. Semua serangan tiba - tiba berbelok arah sebelum mengenai tubuhnya.


"dia mengejar!"


"sial! cepat lari!"


Tiba - Tiba, sesosok bayangan besar datang dan menyerang Impian.


*Dang!!!


Tentu saja, Impian yang selalu mengaktifkan skill [The One Who's See The Truth] melihat serangan tiba - tiba yang datang. Menghindar dan menyerang balik penyerang yang ada.


Sayangnya, si penyerang tiba - tiba, juga dapat menahan serangan Impian dengan pedang besarnya. Meski begitu, dampak serangan Impian, mendoronganya jauh beberapa langkah ke belakang.


"cepat lari! aku akan menahan dia!"


""pemimpin!""


Melihat pria besar itu berteriak, para penyergap bersyukur atas tindakan orang itu yang mereka panggil sebagai pemimpin.


...Georg Henderxin...


...Jendral ke-12 Moscard...


...Pemimpin pasukan kota H'rden...


...The Black Destroyer...


...Lvl 289...


Dengan pedang besarnya, pria tersebut bersiap untuk menghadapi Impian dan menghalaunya mengejar bawahan yang dia miliki.


Perbedaan lvl sangat besar antara sang jendral dan Impian. Lebih dari 200 lvl perbedaan antara mereka berdua.


"kamu tidak bisa melangkah lebih jauh 'nak"


Dengan kata - katanya, suasana yang di berikan terasa berat pada tubuh Impian.


Tidak bisa bertindak sembarang karena pria besar berlevel tinggi ini, menghalangi pengejaran Impian. Impian tetap di tempat dan bersiap dengan mengambil satu pedangnya lagi dari inventory.


[Sudden Quest]


[Pemimpin komplotan penyergap datang dan menghalangimu untuk mengejar para penyergap yang melarikan diri. Kalahkan dia dalam pertarungan untuk memberi peringatan pada kelompok yang berani membuat masalah pada rombongan Saintess.


Penyelesaian Quest :


Kalahkan Georg Henderxin


Hadiah Quest :


Titlle [Satu yang Mengalahkan Jendral]


Exp : 890000


Ketenaran Kerajaan +10000


Ketenaran dunia +200


Kegagalan Quest :


Anda mati


Penalty Quest :


Level -3

__ADS_1


Tidak dapat terlibat dalam rombongan hingga kota H'rden]


__ADS_2