
Rasa getaran dari pohon besar yang disebut sebagai 'Tree of Life' bahkan dapat dirasakan hingga ke lingkungan istana. Seluruh anggota istana yang saat ini sedang melakukan kegiatan mereka masing-masing, bergerak panik dengan mempertanyakan apa yang terjadi.
"apa yang sedang terjadi?"
"Yang Mulia ratu, itu disebabkan oleh getaran 'Tree of Life' yang tiba-tiba"
Bahkan Sang ratu yang tidak pernah terlihat oleh Impian sesampainya di istana, mempertanyakan keadaan yang sedang terjadi pada orang-orang di istana.
"apakah terjadi sesuatu yang membuat 'Tree of Life' bergetar?"
"reaksi yang ditunjukan oleh 'Tree of Life' tepat dengan kedatangan tamu dari kerajaan Lorena yang di undang oleh Yang Mulia raja. Saat ini tamu dan Yang Mulia sedang berada di kuil kehidupan. Kemungkinan reaksi tersebut ada hubungannya dengan apa yang sedang tamu dan Yang Mulia sedang lakukan"
"tamu dari kerajaan Lorena? kenapa aku tidak diberitahu tentang itu?"
"ibunda! ..apa yang sedang terjadi?"
Saat Sang ratu berbicara dengan bawahannya tentang getaran yang dirasakan hingga mencapai tempat ini, seorang wanita muda datang dan memanggil dirinya dengan paggilang ibu.
"sayang..., bunda juga tidak tahu. Riney baru saja menjelaskan kepada bunda"
"Riney, apa yang sebenarnya sedang terjadi?"
"ah, Yang Mulia putri, saya juga tidak tahu dengan pastinya, akan tetapi, Yang Mulia raja sedang berada di kuil kehidupan bersama tamu dari Lorena. Mungkin hal tersebut ada hubungannya dengan apa yang sedang dilakukan oleh Yang Mulia"
Bawahan ratu yang dipanggil dengan sebutan Riney menjelaskan kepada putri kerajaan Onteral dengan hal yang sama sebelumnya saat Riney menjelaskan kepada Sang ratu.
"ah, para tamu? aku sempat menemui mereka di ruang untuk tamu kerajaan. Bukankah mereka pengembara dari dunia lain? apa hubungannya dengan kerajaan Lorena?"
"apa kamu menemui mereka Aleniel? mommy bahkah tidak tahu tentang tamu ini"
Saat Sang ratu bertanya kepada pitrinya, muka Sang ratu ditunjukan pada Riney pada kalimat terakhir, seakan meminta penjelasan dari pertanyaan awal yang belum sempat bawahannya jawab.
"..tamu tersebut merupakan salah satu dari mereka yang datang dari dunia lain Yang Mulia ratu, karena bahkan Yang Mulia raja belum mengetahui sepenuhnya akan latar belakang yang dimiliki, kami belum berani memperkenalkannya kepada anda dan pangeran serta putri. Akan berbahaya untuk kami bertindak sembarangan"
__ADS_1
"jelaskan lebih lanjut seluruh hal yang kamu ketahui sambil jalan. Kita menuju fasilitas perawatan dan peremajaan"
"baik Yang Mulia"
Atas perintah Sang ratu, Riney beserta putri kerajaan Onteral yang dipanggil dengan nama Aleniel menuju fasilitas perawatan dan peremajaan yang berada tepat dibelakang istana. Dalam perjalanan, Riney menjelaskan kepada ratu seluruh hal yang dia tahu tentang tamu kerajaan.
Alasan dari tidak adanya pemberitahuan kepada seluruh anggota istana seperti ratu dan putri istana, adalah minimnya informasi mengenai tamu tersebut. Setiap orang yang mengetahui akan sosok tamu yang diundang langsung oleh Sang raja, beredar melalui rumor dan itu hanya tersebar dari mereka yang mengikuti rombongan Sang raja dalam menghadiri pertemuan ketiga pemimpin kerajaan di kota H'rden.
Atas hasil diskusi yang dilakukan oleh raja dan para penatua lainnya, kehadiran dari tamu yang diundang langsung oleh raja tidak disebarluaskan. Para penatua yang tidak hadir di waktu Sang raja bertemu langsung oleh tamu undangan, tidak dapat memberikan kelonggaran atas sikap kehati-hatian pada keluarga kerajaan dari tamu undangan tersebut.
Akibatnya, bahkan Sang ratu dan putri mereka tidak mengetahui tentang keberadaan tamu undangan yang sedang berkunjung saat ini. Hanya beberapa orang dan seluruh penatua yang mengetahuinya dari Sang raja Ferendir.
Sesampainya Sang ratu dengan putri Aleniel di tempat fasilitas, banyak penatua dan para muridnya berkumpul di dekat kuil kehidupan. Bahkan beberapa anggota istana telah berada disana saat ini. Kedatangan dari Sang ratu disambut oleh mereka saat melihat kehadirannya.
Mereka tidak dapat memasuki kuil kehidupan jika tidak mendapatkan ijin, bahkan raja dan penatua tertinggi tidak boleh memasuki sembarangan jika tidak memiliki ijin. Akibatnya, mereka hanya bisa berkumpul di tempat ini dan melihat keadaan dari jauh.
Dari tempat ini, seluruh tubuh dari 'Tree of Life' dapat terlihat sinarnya. Perubahan yang terjadi akan ukuran dan cahaya yang keluar dari seluruh bagian 'Tree of Life' bahkan dapat dilihat dengan mata telanjang.
"jelaskan padaku, apa yang terjadi"
"sayangnya kami juga tidak mengetahui apa yang terjadi disana sayang"
"ayah! kamu telah kembali?"
"kakek!"
"oh, oh, cucuku tercinta.... ya, aku kembali dari dua hari yang lalu"
Orang tersebut membalas pertanyaan dari ratu dan dipanggil ayah oleh ratu sendiri. Penampilannya sudah cukup tua jika dilihat. Jenggot abu-abu yang menjuntai dari dagunya dan keriput yang dapat dilihat karena masalah usia.
Meski begitu, orang tua tersebut masih terlihat bugar dari pancaran kehadirannya. Mata yang tajam berwarna abu-abu muda persis sama dengan mata yang dimiliki oleh Sang ratu.
"kenapa tidak mengabari kami? dan juga, apa Ferendir berada disana dengan tamu kerajaan?"
__ADS_1
Setelah melepas pelukan salam dari ayah dan cucunya, Sang ratu menanyakan tentang kehadiran raja dan tamunya saat ini.
"ya, Ferendir dan kedua anak itu berada disana"
"anak-anak? apa tamunya masih seorang anak muda?"
"begitulah... kita hanya bisa menunggu dan melihat apa yang sedang terjadi"
...----------------....
Disisi lain, dimana Impian yang masih menyalurkan energi strem dari danau ke 'Tree of Life' bahkan membuat seluruh orang yang berada ditempat ini terpana. Bahkan pendeta kuil yang selalu berada paling dekat dan mengamati 'Tree of Life' setiap saat, terpana dengan apa yang terjadi.
"oh Lord!"
"bunda alam"
"bunda alam..."
Bahkan raja elf dan penatua Zaluna berkomentar akan ketakjuban dari 'Tree of Life' dan pendeta suci sendiri berdoa secara khusyuk kepada 'Tree of Life'.
Ini merupakan hal yang baru dan pertama kali mereka lihat sepanjang sejarah. 'Tree of Life' terlihat semakin tumbuh dan berkembang dari sebelumnya, seakan tubuh besar dan tinggi yang dimiliki saat ini bukanlah pertumbuhan dari ukuran maksimalnya.
'Tree of Life' memang tumbuh dan berkembang berkat aliran stream yang dikeluarkan dari danau, menyerap kedalam dirinya sendiri dan dijadikan dalam bentuk nutrisi untuk pertumbuhannya. Hanya saja, pertumbuhan yang dapat dilihat dari 'Tree of Life' sangat lambat dan tergolong hampir tak ada perubahan lebih lanjut saat ini.
Jadi, apa yang dilakukan oleh Impian, merupakan suatu hal yang baru dan menjadi berkah dari para elf yang menjadikan 'Tree of Life' sebagai sesuatu yang sakral oleh mereka. Keputusan raja Ferendir yang mengundang secara langsung, menjadi keputusan yang paling tepat saat ini.
Perubahan yang terus terjadi saat ini, perlahan-lahan terlihat cahaya yang keluar dari 'Tree of Life' berkumpul menjadi satu dan perlahan-lahan membentuk sosok humanoid yang lebih terlihat seperti wanita elf.
Sosoknya hampir menyerupai Origin dalam bentuk humanoidnya, bahkan tanpa mata, mulut dan hidung, yang menghiasi dan melengkapi wajah yang ada. Seperti kumpulan energi 'Tree of Life' yang membentuk tubuh saat ini. Bentuk tubuh seperti lekukan wanita muda dan telinga runcing yang menyerupai wanita elf yang selama ini dilihat pada umumnya.
Setelah bentuk utuh dari bentuk humanoid itu tercipta, aliran stream danau yang mengitari dan menyelimuti Impian berhenti diserap oleh 'Tree of Life'. Getaran dan pertumbuhan yang terjadi dari 'Tree of Life' telah terhenti begitu saja setelah bentuk humanoid itu tercipta.
Sosok itu perlahan mendekati Impian dan memeluknya!
__ADS_1
"terimakasih atas makananya kakak!"