INK START FANTASY : Impian

INK START FANTASY : Impian
CHAPTER 147 : PERSIAPAN IMPIAN SELESAI


__ADS_3

"huh, menang atau kalah tidak ada yang merugikanmu, tapi mengenai pertandingan, apa kamu yakin?"


IKILUA meledek dan menghawatirkan Impian. Adu pembunuhan monster terbanyak dengan orang sekaliber itu, hanya kepasrahan yang bisa didapat.


"tenang saja, jika semua sesuai perhitungan, aku yakin bisa memenangkan taruhan. Gini-gini aku sudah bertambah kuat, kau tahu?"


"aku tidak tahu apa rencanamu, sekuat apapun kau, aku masih tidak yakin kamu bisa mengalahkan orang sekuat dia"


"hihihi lihat saja nanti"


Setelah pembicaraan singkat mereka, Impian menemui para penatua elf yang akan mendampinginya untuk berburu monster-monster hutan yang muncul.


"nama saya Ferurin"


"saya Seloa, kami berdua akan selalu disisi anda untuk menjaga keselamatan anda"


"terimakasih kakek"


Dua penatua yang akan mendampingi Impian memperkenalkan dirinya. Penatua pertama memegang tombak sebagai salah satu senjatanya dan penatua kedua memegang pedang.


"kalau begitu, tinggal pendeta Lorena"


Kemudian Impian bergerak ke barak pemulihan.


"tuan Impian"


"aku ingin bergerak ke hutan untuk menghadapi monster-monster yang datang. Bisakah aku membawa beberapa dari kalian? ah, aku ingin yang memiliki kemampuan pemulihan skil"


"kemampuan pemulihan skil?"


"ah, itu keahlian yang di tunjukan Yang Mulia Saintess sewaktu tuan Impian ikut dalam tugas pengawalan"


Salah satu pendeta menjelaskan apa yang dimaksud oleh Impian. Melihat tanggapan Impian yang ditunjukan wajahnya, pendeta tersebut memperkenalkan diri-


"saya Aderai. Saya ada disana sewaktu mengawal Yang Mulia. Saya telah melihat kehebatan anda sewaktu mengawal Yang Mulia. Saya benar-benar kagum"


"ah, terimakasih"


Impian menunduk dan membalas pujian pendeta tersebut.


"Jika keahlian yang anda maksud sama dengan penjelasan saya, terdapat lima dari kami yang memiliki keahlian seperti yang anda minta. Saya termasuk salah satunya, dan jika anda berkenan, izinkan saya yang akan menemani anda"


"tidak masalah. Kemudian, berapa lama waktu interval dari keahlian yang kamu miliki?"


"apakah anda membutuhkan untuk pemulihan terus-menerus?"


"benar. Mungkin kira-kira, setiap 30 menit sekali"


"Semua tergantung keahlian apa yang harus anda pulihkan. Karena anda meminta bantuan kami, saya menduga kemampuan yang perlu kami pulihkan sekelas ksatria suci?"

__ADS_1


"hmm, mungkin sekelas itu"


Apa yang diminta Impian kepada para pendeta Lorena adalah untuk mereset kembali skil dari salah satu aksesorisnya. Skil yang dapat mengabaikan pertahanan atau armor musuh sepenuhnya.


Karena skil hanya memiliki batas penggunaan 30 menit dalam sehari, Impian tidak bisa memakai skil berkali-kali. Melihat para pendeta Lorena yang dapat memulihkan penggunaan kemampuan berserk para beastman, Impian berpikir bahwa pendeta Lorena juga dapat melakukan hal yang sama dengan kemampuan aksesorisnya.


"anda menginginkan agar pemulihan sejalan dengan saat pertarungan anda, tetapi itu tidak bisa dilakukan tuan. Saya berpikir bahwa anda akan bergantian dalam menyerang dan memulihkan. Seseorang yang akan dipulihkan diharuskan untuk tetap diam ditempat tanpa melakukan gerakan apapun"


"biar aku yang mengurus hal itu. Yang aku butuhkan adalah informasi waktu pemulihan dan interval kemampuan dalam sekali pemulihan"


Aderai diam sejenak untuk berpikir dan mengkalkulasi skema yang akan dijalankan Impian.


"jika kelas skil sama seperti perkiraan anda, kita membutuhkan 4 orang untuk secara bergantian melakukan pemulihan kepada anda. Saya memiliki beberapa orang rekomendasi yang sesuai untuk anda jika anda mengijinkan"


"kalau begitu, kuserahkan padamu"


Semua persiapan yang dibutuhkannya sudah dirasa cukup olehnya. Kemudian Impian pergi menuju Gerald berada.


Serbuan monster-monster dari hutan sendiri muncul dari berbagai arah kecuali dari belakang arah barak pemulihan. Dikarenakan tempat pertempuran melawan monster-monster Chaos sendiri sudah dapat dikatakan berada di pusat hutan Beast Glaide, serbuan monster hutan mengelilinginya.


"kau akan ikut?"


"tentu saja! Aku hanya akan melihat dan tidak mengganggu. Aku penasaran dengan seberapa kuat kamu saat ini"


"tentu. Lihat baik-baik, Impian saat ini bukan lagi Impian sebagai pemain pemula yang kamu temui dulu di desa pemula"


Impian berkata kepada IKILUA yang mengikutinya ke arah Gerald berada.


"maaf membuatmu menunggu paman"


"jangan khawatir, buat persiapan sebanyak apapun yang kamu mau. Ini, ambilah"


Gerald melemparkan kristal bening sebesar bola bekel. Ditangkap oleh Impian dan memeriksanya menggunakan [The One Who's See The Truth].


[Kristal Perekam Kebenaran]


[Merekam jejak masa lalu yang telah diatur]


Hanya ada beberapa penjelasan yang masih ambigu dari apa yang tertera. Akan tetapi, hanya sedikit penjelasan itu saja sudah membuat Impian mengerti apa guna dari kristal itu.


"Arena adalah seluruh lingkungan hutan Beast Glaide. Titik start-mu disini, aku akan menuju titik sebaliknya. Perhitungan akan dilakukan oleh [Kristal Perekam Kebenaran] sehingga tidak ada trik curang didalamnya. Kamu boleh mulai setelah aku pergi"


Seperti yang Impian pikirkan akan penggunaan kristal yang diberi oleh Gerald. Awalnya Impian berpikir bahwa penghitung hasil mengeliminasi monster akan diatur oleh sistem, akan tetapi Gerald adalah salah satu NPC dan tidak tahu-menahu akan keberadaan sistem pada pemain.


"oh... apa paman memberi kemudahan untuk-ku untuk memulai lebih awal?"


"terserah kamu berpikir seperti apa. Semua keputusanmu"


"tidak, akan aku ambil. Tentu saja akan aku manfaatkan"

__ADS_1


"oh, dan juga, monster yang kamu eliminasi tidak akan terhitung jika teman-mu, para penatua elf, dan pendeta Lorena melancarkan serangan kearah monster yang kamu eliminasi"


"bagaimana dengan orang-orang yang sudah ada disana?"


Apa yang Impian maksud adalah setiap orang termasuk prajurit elf, dwarf, dan para pemain yang memang sudah bertempur terlebih dahulu dan bukan menjadi bagian dari orang-orang yang dibawa Impian.


Dalam pertempuran yang memiliki berbagai orang yang ambil bagian didalamnya, tidak mungkin mereka hanya melihat dan menonton masalah sampingan dari orang-orang sekitarnya. Pertandingan Impian dengan Gerald adalah masalah mereka dan tidak ada hubungannya dengan kejadian yang sedang berlangsung.


Pertempuran melibatkan seluruh orang, bukan hanya tentang Impian dan Gerald saja. Maka dari itu, Impian dan Gerald yang baru masuk dalam pertempuran akan mendapat gangguan maupun bantuan dari orang-orang sekitar yang menyerang para monster hutan yang membahayakan.


"asalkan kamu yang mengeliminasi dan bukan mereka tidak masalah. Aku hanya mengatur agar orang-orang yang kamu bawa bukan menjadi bagian dalam pertandingan kita"


"baiklah"


Setelah mengatakan itu, Impian bergerak seperti mengukir sihir disekitar tempatnya.


"apa yang sedang kamu lakukan?"


"paman bisa bergerak kapanpun paman mau untuk memulai pertandingan. Jangan hiraukan apa yang aku lakukan"


"Bawahaha, aku suka semangatmu! Kalau begitu, kamu bisa memulai sekarang"


Setelah melakukan hal itu, Gerald seperti menghilang dari tempat itu, yang sebenar dia pergi dengan kecepatan tinggi. Begitu Gerald pergi, perlimbaan-pun dumulai.


"kau terlihat santai meski sudah dimulai"


"apa yang kamu katakan? lihat, aku sedang melakukan rencanaku"


Meskipun Gerald sudah pergi dan perlombaan telah dimulai, Impian masih mengutak-atik lingkaran sihir di tanah. Impian tidak segera melaju untuk menghabisi monster-monster hutan.


"baiklah, persiapan selesai. Paman-paman pendeta, tolong tetap di dekat lingkaran sihir, begitu fluktuasi mana pada lingkaran sihir muncul, bersiaplah untuk segera melakukan pemulihan"


"oh... bukankah ini lingkaran sihir teleportasi?"


"dindong! Tolong bantuan kedepannya!"


"serahkan pada kami!"


"baiklah, saatnya untuk berburu"


Impian melihat sekitar menggunakan skil [The One Who's See The Truth]. Melihat setiap monster yang ada di depannya.


"seperti yang diharapkan, level mereka beragam dan tidak begitu tinggi"


Meski serbuan momster hutan Beast Glaide sangat banyak, mereka masihlah monster-monster penghuni benua tengah, dunia utama. Mulai dari level terkecil pada level 30-an hingga yang terkuat di level 370-an.


Mereka adalah monster-monster penghuni hutan Beast Glaide, monster yang tidak sekuat para guardian. Jika Guardian adalah bos mereka yang memiliki level 400-an, tidak mungkin monster-monster ini memiliki level sama atau bahkan lebih tinggi dari bos mereka.


Monster-monster yang menyerbu dari hutan Beast Glaide hanya menang jumlah. Dengan level Impian yang memiliki stat begitu tinggi, Impian percaya diri untuk bekerja solo menghadapi mereka.

__ADS_1


"aku pergi!"


__ADS_2