
Hari ini sudah memasuki hari kedua. Pertarungan melawan monster dunia Chaos yang keluar dari lubang cacing masih berlangsung.
"apa!? monster yang berbeda muncul!"
"bukankah jenis monter itu tidak ada dalam siaran langsung!?"
"kali ini monster tipe elemen ya?"
"apa para dwarf bisa menghadapi mereka?"
Berbeda dengan monster dihari pertama yang yang memiliki penampilan seperti semut alien, tipe monster dihari pertama seluruhnya adalah tipe fisik, sehingga petarung yang menghadapinya lebih mudah dengan cara kiting. Sekarang, monster yang memiliki tampilan batu-batu sihir dibeberapa bagian tubuhnya mengeluarkan kemampuan gravitasi field disekitarnya dan sesekali menembakan bola energi hitam untuk menyerang.
Pada hari pertama kedatangan pasukan gabungan dari beberapa kerajaan dihadapi oleh para beastman pada barisan depan. Mereka telah mengeluarkan penuh dari kemampuan yang dimiliki, sehingga saat ini, pada hari kedua, pasukan berganti dengan para dwarf yang mengandalkan peralatan tempur mereka dan dibantu oleh pasukan kerajaan Vestia dalam pengoperasiannya.
Pasukan beastman telah mundur kegaris belakang untuk memulihkan diri. Pertempuran yang berlangsung terus-menerus dan selama berhari-hari tidak dapat dilakukan jika dari awal mereka langsung maju dengan kekuatan penuh.
Dikarenakan monster-monster yang memiliki level tinggi dan setara salah satu ksatria kuat kerajaan, menghadapi dengan kemampuan setengah-setengah hanya akan memperburuk jalannya pertarungan. Maka dari itu, di hari kedua ini, pasukan garis depan telah diganti oleh prajurit dwarf.
*Wwwuuuuooooonnnngggggg
"Terompet telah dikumandangkan!"
"mundur, mundur!"
"bergerak dengan cepat!"
Suara terompet bergema dan dikumandangkan diarea pertempuran. Hal itu menandakan untuk mundur dan menjauh sejauh mungkin.
Itu adalah penanda bagi pasukan bahwa alat pertempuran dwarf sudah siap dan akan dilepaskan. Mendengar suara terompet super keras, prajurit yang menghadapi monster segera mundur tanpa penundaan.
*NGINGGGGG!!
*BOOOMMMM! BOOOMMMM! BOOOMMMM!!
Seperti sebuah meriam energi mana. Titembakan berkali-kali oleh para dwarf dengan senjata perang buatan mereka.
Seakan sebuah armagedon jatuh di medan pertempuran. Tembakan-tembakan meriam mana dilepaskan oleh para dwarf.
*Wwwuuuuooooonnnngggggg
Sekali lagi suara terompet terdengar keras setelah tembakan berturut-turut meriam mana dwarf.
"pengisian ulang!"
"bersiap kembali kepertempuran"
"maju! maju!"
"pecah pasukan dengan monster bertipe berbeda!"
__ADS_1
"penyerang jarak dekat fokus pada monster tipe fisik!"
Begitu suara terompet selesai bergema, setiap prajurit kembali menyerbu monster. Hasil yang diberikan meriam mana dwarf sangat efektif, meski masih ada beberapa monster yang tersisa, mereka dalam keadaan sekarat dan para prajurit yang mengambil alih penyelesaian dengan mudah.
"gelombang berikutnya mulai datang!"
"tahan! tahan! tunggu hingga meriam berikutnya terisi!"
"kumpulkan mereka dalam satu area!"
"pancing mereka berkumpul!"
"disini butuh bantuan! monster keluar dari jalur!"
Satu monster tidak terpancing dan bergerak menjauh dari kelompok monster yang sudah dikumpulkan. Untungnya itu adalah monster semut alien yang bertipe fisik, beberapa prajurit berusaha mengarahkan monster kembali meski terlihat kesulitan.
*Bommm!
*Blarrr!
"serahkan yang disini pada kami, kalian fokus ke yang lain"
Total tujuh penatua elf datang dan menghadapi satu monster yang keluar dari kelompok. Para penatua elf langsung bergerak untuk menghadapi monster tersebut.
...----------------...
"kami juga tidak tahu... sayangnya laporan yang didapat tidak ada menunjukan ciri-ciri monster baru"
"kita telah mengurung monster yang datang dari lubang cacing tetap berada di hutan ini. Prajurit akan kesulitan untuk tetap mengunci para monster dengan datangnya jenis baru!"
"memang akan sulit untuk tetap mengunci monster berelemen agar tetap ditempat ini"
pada barak komando, laporan akan monster baru telah sampai. Rencana diawal yang telah disusun menjadi kacau dengan kemunculan monster baru.
Salah satu orang yang berada ditempat ini adalah Bastore, beastman yang dihari pertama memimpin pasukan dengan kemampuan penuh seluruh beastman. Karena saat ini seluruh beastman sedang beristirahat, Bastore menjadi salah satu orang yang berada disini.
"tolong tenang"
Tannivh berbicara ditengah diskusi panas antar pemimpin. Sebagai pemimpin komando saat ini, Tannivh tidak terbawa emosi dan tetap tenang, mempertahankan sikap pemimpinnya agar mempertahankan suasana kondusif saat ini.
"pertama-tama, yang kita lawan saat ini adalah pasukan dari makhluk yang memiliki kemampuan setara dengan makhluk tinggi. Tidak mungkin dirinya membiarkan kita menghabisi para bawahannya dengan mudah. Kita bisa menarik kesimpulan bahwa makhluk itu mengirim jenis lain dari bawahannya"
Mendengar hal itu, setiap orang yang berdiskusi terdiam dan mendengarkan ucapan Tannivh yang masuk akal. Laporan memang didapat dari para pengembara dunia, para pemain, dimana mereka memberitahu jumlah, jenis, dan tipe makhluk dibalik lubang cacing, dunia Chaos.
Satu makhluk yang memimpin ribuan monster yang keluar dari lubang cacing memiliki level lebih dari seribu. Hal yang dikatakan oleh pemain yang melakukan siaran langsung tepat di tempat kejadian.
Orang itu adalah Impian sendiri dan apa yang dikatakannya kepada para elf dimana makhluk itu sekuat seorang dewa atau dewi yang dipuja oleh orang-orang di dunia utama, adalah pemimpin dari monster-monster ini. Makhluk yang meski hanya jarinya saja yang muncul, harus dihadapi oleh Asteresee sebagai pemegang posisi pertama ksatria Ranting Borneo dengan kekuatan penuhnya.
Hanya untuk mengcegah dan menyibukan jari makhluk itu, Asteresee harus menggunakan kemampuan penuhnya. Agar tidak menjadi bencana untuk para prajurit lain, Asteresee menghadapi jari makhluk itu sworang diri dengan kemampuan penuh, akan tetapi, Asteresee masih tidak dapat memenangkan pertarungan walau yang dihadapi dengan kemampuan penuhnya hanya bagian kecil dari tubuh makhluk itu.
__ADS_1
Sosok yang memiliki kemampuan sangat tinggi itu, tidak mungkin akan diam saja saat pasukannya yang dikirim lewat lubang cacing dihabisi para prajurit kerajaan-kerajaan utara benua utama dan para pemain. Jadi kesimpulan akan kata-kata Tannivh adalah kebenaran yang tidak bisa di sanggah oleh yang lainnya.
"Kedua, adalah jumlah monster yang diperkirakan dan portal-portal yang terbentuk untuk monster-monster itu menyebrang kedunia ini. Intervensi kedatangan mereka masih tetap, satu-persatu dari mereka yang keluar meski jenis mereka bertambah. Artinya jumlah monster yang akan keluar hingga hari ketiga tidak akan berubah. Dari 74 portal yang ada, kita masih bisa menghadapi mereka dalam kurun waktu. Perbedaannya saat ini adalah senjata perang para dwarf yang kesulitan karena monster sulit dikumpulkan disatu tempat"
"ya, itulah sebabnya kami membicarakan hal ini"
"monster jenis baru memiliki elemen gelap dan gravitasi field sebagai kemampuan mereka. Para prajurit sulit untuk memancing monster jenis baru ini"
"kalau begitu, kita sesuaikan rencana kita"
Mendengar ucapan Tannivh, para pemimpin terdiam untuk mendengarkan. Dirinya yang menduduki posisi pemimpin saat ini telah mendeklarasikan rencananya, yang lain akan menghormati untuk mendengarkan tanpa insterupsi.
"Karena hal itu, ketiga adalah rencana awal kita. Dengan bantuan dari banyaknya pengembara dunia, memancing monster agar mengunci mereka di hutan ini lebih mudah, sehingga lebih mudah untuk kita secara bergantian menghabisi monster. Hari pertama adalah para beastman, hari kedua adalah para dwarf dan pasukan Vestia yang bekerja sama, kemudian hari terakhir adalah kami para elf Borneo"
"itu benar"
"itu adalah rencana kami awalnya"
"karena perubahan yang ada, kami akan mengirim empat ksatria Ranting Borneo kami untuk membantu hari ini. Tentu, dengan kemampuan penuh kami. Jadi dihari terakhir, kami butuh bantuan beastman kembali pada kekuatan penuhnya"
"kamu pikir mode Berkserk kami selalu bisa digunakan setiap saat!?"
Mendengar itu, Bastore menginterupsi Tannivh yang mengemukakan rencananya.
"Bisa, dengan bantuan para pendeta Lorena"
Tannivh berbicara dan memandang perwakilan dari pendeta Lorena yang ada diruangan ini.
"...kami butuh kerjasama dari para beastman. Tetap diam, tidak memberontak, dan tidak melakukan aktivitas lain selain tetap ditempat selama pemulihan berlangsung"
Perwakilan pendeta Lorena berbicara dengan keyakinan kemampuan mereka untuk pemulihan, tetapi menegaskan akan keragu-raguan mereka untuk sikap para beastman yang tidak betah berdiam diri disatu tempat tanpa melakukan aktivitas lain.
"..."
Tidak ada jawaban dari Bastore, dirinya berpikir dalam-dalam akan permintaan itu. Bukan karena hal yang dianggap spele bagi yang lainnya itu, tetapi hal itu sulit dilakukan oleh para beastman yang didalam mereka memiliki insting hewannya.
Kebanyakan dari beastman ini adalah setengah hewan buas, insting untuk bergerak dan beraktifitas jika energi mereka belum habis. Sedangkan apa yang ingin dipulihkan oleh para pendeta Lorena adalah penggunaan kemampuan Berserk mereka kembali.
Meski tidak lagi seleluasa menggunakan mode berserk kembali, para beastman masih memiliki stamina tinggi dan tidak dalam situasi kelelahan. Akibatnya, berdiam diri tanpa aktivitas apapun yang memerlukan waktu lama dalam pemulihan akan sulit dilakukan.
Diri mereka akan memberontak dan menyerah dalam sesi pemulihan.
"Masih ada empat dari kami dihari terakhir. Kita tidak butuh partisipasi dari kalian semua. Lebih banyak memang lebih baik, tetapi jumlah minimal dari kalian masih diperlukan"
"..aku akan mengintruksikan kepada yang lainnya terlebih dahulu"
Dengan begitu, rencana semula yang telah disusun sekali lagi berubah. Pasukan tidak ingin tertekan oleh monster-monster yang datang dan memanfaatkan jumlah mereka yang besar.
Dengan memanfaatkan situasi kedatangan monster yang tetap dan terikat portal yang kebuka serta lingkungan yang telah dibangun oleh para pasukan. Meski monster jumlah besar dan memiliki level tinggi masih dapat pasukan gabungan atasi saat ini.
__ADS_1