INK START FANTASY : Impian

INK START FANTASY : Impian
CHAPTER 142 : MEMBAWA IMPIAN KEMBALI


__ADS_3

Dengan datangnya bala bantuan prajurit gabungan seluruh kerajaan wilayah utara yang dipimpin oleh pasukan elf, Barisan belakang pasukan telah menjadi lebih layak. Banyak dwarf yang ahli dalam bidang kontruksi membantu untuk mendirikan barak-barak yang layak dan digunakan sebagai tempat suplay serta pemulihan prajurit.


Para pemain yang membuka jasa perawatan dan perbaikan senjata serta armor sedikit tersingkir akan datangnya para ahli. Kedatangan pasukan dwarf mengambil alih perawatan serta perbaikan armor dan senjata prajurit.


Meski begitu, peralatan serta senjata pemain lainnya masih bergantung dengan pemain yang menjual jasa smithing, selain tidak perlu mengantre dengan prajurit NPC lainnya, mereka juga menawarkan harga yang tidak terlalu tinggi.


Didalam barak perawatan, Impian sendiri masih disembuhkan oleh elf dan pendeta yang datang dari Lorena. Mereka masih berusaha untuk menyembuhkan dan memulihkan Impian.


Sayangnya, kutukan dan energi negatif yang melekat pada Impian tidak mampu dihilangkan meski orang yang datang dan mencoba sudah bertambah.


"sayang sekali, penyembuhan dengan mana Faith malah akan berbahaya untuknya"


Salah satu pendeta dari kerajaan Lorena berkata dan pasrah dengan kondisi Impian. Melihat calon ksatria suci Saintess mereka, tentu saja para pendeta Lorena akan penuh perhatian kepada Impian, sayangnya, segala macam cara dengan keahlian mereka yang memiliki dasar mana Faith sebagai latarnya, malah memiliki dampak buruk terhadap situasi Impian saat ini.


Energi negatif yang menyelimuti Impian saat ini adalah karena meluapnya mana Ether yang coba diserap oleh Impian. Mana Ether yang meluap itu, akan bentrok dengan mana Faith pendeta Lorena yang mencoba menyembuhkan Impian.


Akibatnya, kemampuan penyembuhan para pendeta Lorena tidak dapat bekerja dan akhirnya mereka tidak bisa berbuat apa-apa terhadap Impian saat ini.


"kemampuan kami masih kurang"


"tidak ada satupun hal yang berhasil meski kita mencoba secara maksimal"


Mereka berputus asa, baik itu para elf yang mencoba menyembuhkan Impian maupun para pendeta Lorena yang mencoba alternatif lain saat kemampuan mereka tidak dapat bekerja.


Para elf yang memiliki kemampuan penyembuhan dengan mana alam mereka sebagai dasarannya, awalnya membuahkan sedikit harapan. Energi negatif yang mengelilingi Impian sempat berkurang meski tidak signifikan.


Hanya saja, kemampuan penyembuhan mereka yang terlihat seperti ada harapan, malah kembali dimakan oleh mana Ether jika berhenti. Pekerjaan itu menjadi sirna saat hasil yang meski tidak signifikan, dimakan oleh energi negatif Impian.


Proses penyembuhan harus terus dilakukan dan tanpa henti dengan 7 sampai 9 orang elf yang memiliki kemampuan penyembuhan. Hanya saja, mereka hanya mortal yang memiliki batas atas mana yang mereka miliki dan tidak mungkin untuk terus-menerus melakukan penyembuhan kepada Impian yang meski dilakukan hasilnya tidak terlalu signifikan.


Akhirnya keputus asaan itu datang dan membayangi seluruh penyembuh yang ada ditempat ini. Mereka tidak bisa berbuat apa-apa atas yang terjadi pada Impian.


"tidak perlu khawatir, tubuh ini perlahan-lahan akan sembuh, hanya butuh waktu saja"


Dengan senyum tanpa terlihat sedikitpun kekecewaan dimatanya, Impian mengucapkan kata-kata itu kepada seluruh orang yang berusaha menyembuhkannya.

__ADS_1


Mereka yang menatap Impian menanggapi seperti itu dengan keadaannya yang sekarang, membuat hati mereka tergerak karenanya. Tubuh yang 'tak berdaya dilantai dan tidak bisa bergerak selain hanya bisa bicara, terkutuk dan terselimuti energi negatif yang meluap, tidak mempermasalahkan meski banyak dari penyembuh berada dihadapannya.


Anggapan mereka adalah anak muda yang menanggung semua kesulitan sendirian tanpa keluhan, meski tubuhnya tidak berdaya dirinya tetap tidak mengeluh akan kondisimya saat ini. Penatua Feanor dan Asteresee melihat sendiri posisi Impian yang berada dipusat energi bola hitam yang sangat merusak dan membuat mereka menganggap Impian saat ini menahan rasa sakit akan dampak tersebut.


Berbeda dengan kebenaran yang ada, Impian memang tidak berdaya karena jumlah kesehatannya yang hampir mencapai angka 0 dan pemulihan tubuhnya berjalan dengan sangat lambat, tetapi dirinya tetaplah seorang pemain. Keadaan dirinya yang memiliki kesehatan kritis tidak memberikan rasa sakit apapun setelah skil [Unbreakable Dead] aktif, hanya tubuh yang tidak bisa digerakan dan pandangannya yang memudar.


Keadaan itu semua sudah dilewati dengan pemulihan tubuh yang sudah bekerja meskipun sangat lambat. Selain itu, pengaturan penerima rangsangan rasa sakit diatur paling minim pada pengaturan sistem, yang membuat Impian hampir tidak merasakan rasa sakit apapun dalam kondisinya saat ini. Meski rasa kesemutan itu masih ada, tetapi tidak separah yang dibayangkan orang-orang yang memandangnya.


Selain itu, energi negatif dari mana Ether yang terkenal merusak dan membuat kekacauan akan bentrokan dengan mana Faith yang dimiliki Impian tidak terjadi pada tubuhnya. Energi negatif yang menyelimuti Impian hanyalah karena dirinya menyerap mana Ether terlalu berlebihan sehingga meluap dan membuatnya terlihat seperti saat ini.


Energi negatif memang membuat penyembuhan diri Impian berkurang sangat drastis, tetapi hanya itu saja, tidak ada dampak balik akan kerusakan pada tubuh seperti yang dibayangkan semua orang. Mana Ether pada tubuh Impian sudah menjadi miliknya dan telah dikendalikan sepenuhnya olehnya, tidak ada timbal balik kerusakan akan kedua mana yang saling beradu.


Tubuh Impian tidak seburuk itu, seperti yang dibayangkan oleh mereka yang melihat. Hanya saja, pengetahuan dan pengalaman mereka membuat kesalahpahaman itu menjadi sebaliknya.


"aku akan membawamu kembali dan memohon kepada bunda alam untuk membantumu"


Penatua Feanor mengajukan diri dan membuat keputusan. Harapan masih dimiliki jika mereka melibatkan makhluk sekaliber dewi mereka dan berharap dewi para elf membantu keadaan Impian yang telah menjadi kenalan dekat dewi mereka.


"jangan menolak itu bocah, danau yang ada di kerajaan elf berguna karena mana stream-nya. Dengan itu, keseimbangan ke-tiga mana dalam tubuhmu dapat kembali. Setidaknya Pine ada disana, dia akan lebih membantu"


Impian yang ingin berbicara dan langsung diketahui oleh Origin dihentikan dari kata-kata yang langsung keluar dari tranmisi suara Origin. Memberitahu keuntungan yang akan didapat oleh Impian sebelum dirinya menolak tawaran penatua Feanor.


Origin yang mengetahui pemikiran Impian dan mengatakan untuk menerimanya, akhirnya disetujui oleh Impian dan diam saja saat ini.


"aku akan membantu anda untuk memulihkan"


"hmm? bukankah sihir penyembuhan-mu tidak bekerja pada Impian?"


Nowe berkata dan menawarkan dirinya untuk ikut membantu penatua Feanor membawa Impian. Mendengar hal itu, Togay berkomentar langsung akan pengajuan diri Nowe.


"bukan menyembuhkan Impian, tetapi tuan elder yang membawa tuan Impian"


"kerusakan dari menyentuh tuan Impian saat ini masih ada. Tuan elder yang berinisiatif membawanya sendiri akan menyentuh tubuh tuan Impian secara langsung dengan membawanya"


"ah..."

__ADS_1


Pendeta Lorena menyentuh pundak Togay dan menjelaskan apa yang dimaksud oleh Nowe. Mendengar hal itu, Togay merasa bodoh sendiri dan hanya mengangguk memberikan jawaban bahwa dirinya mengerti.


"Saya juga akan ikut tuan elder. Maaf, tetapi tuan Impian adalah salah satu orang penting di kerajaan kami. Kami tidak bisa diam saja dan menyerahkan begitu saja seluruhnya kepada kalian"


Mendengar itu, penatua Feanor dan Nowe diam. Mereka tidak langsung menanggapi tawaran dari pendeta Lorena.


Bukan karena mereka menolak bantuan, dimana kebenarannya pendeta Lorena memang memiliki tanggung jawab karena Impian merupakan salah satu orang penting dalam kerajaan suci Lorena, hanya saja, tujuan dari penatua Feanor yang akan membawa Impian adalah tempat yang sakral bagi para elf. Meski kedua kerajaan tidak saling bermusuhan, pendeta Lorena tetaplah orang luar untuk elf dan tempat sakral yang dituju adalah tempat paling dirahasiakan untuk orang luar.


"saya tidak akan ikut hingga ke tempat dewi kalian berada. Anda bisa memberikan arahan diamana saya harus berhenti. Pemulihan tuan Impian tidak bisa dilepas begitu saja dari tanggung jawab kami, setidaknya biarkan saya ikut menyembuhkan anda seperti apa yang akan dilakukan nona Nowe"


Mendengar penjelasan pendeta Lorena, penatua Feanor akhirnya setuju untuk keikut sertaannya. Kemudian Asteresee berdiri dari tempatnya-


"kamu tidak perlu ikut, aku tahu apa yang kamu pikirkan. Kekuatanmu masih dibutuhkan disini. Makhluk-makhluk itu memang hanyalah monster belaka, meski memiliki kemampuan kuat dan tetaplah monster yang bergerak secara insting serta dapat ditaklukkan hanya dengan seorang yang memiliki kemampuan seperti kita, jumlah mereka masihlah besar. Kamu masih dibutuhkan ditempat ini"


Asteresee yang ingin ikut bergerak bersamanya, ditolak oleh penatua Feanor. Meski terlihat enggan, Asteresee memahami perkataan penatua Feanor dan duduk kembali untuk fokus dalam pemulihannya kembali.


"aku ikut. Maaf tuan, tetapi aku tidak bisa hanya diam saja dan menyerahkan semuanya kepada kalian saat sahabat kami dalam keadaan seperti ini"


"sama disini. Aku bawahan langsungnya, aku harus berada disampingnya"


Tidak ada penolakan dari pengajuan diri Alice dan Togay. Mereka berdua adalah orang terdekat dan selalu bersama Impian lebih lama dari mereka, sehingga penatua Feanor tidak berkomentar apapun.


Impian : [kalian tidak perlu ikut, monster-monster disini akan meningkatkan level kalian dengan cepat]


Togay : [heh! permainan tidak hanya tentang level, link dengan orang-orang besar juga diperlukan. Jika aku ikut sekarang, mereka akan lebih mengenalku. Lagipula, saat ini kerajaan elf telah mengirim seluruh pasukan mereka, orang-orang yang akan tersisa di istana adalah orang-orang paling penting mereka. Dengan ikut, akan mendapatkan relasi yang sangat bagus dengan orang-orang itu]


Impian : [Dasar otak pebisnis]


Togay : [Hehehe]


Alice : [Aku juga akan ikut. Aku lelah dengan pertempuran terus-menerus. Setidaknya aku akan lebih bersantai dengan mengikuti elder itu]


Impian : [baiklah Alice]


Impian mengirim pesan guild dan memberitahu kepada Togay dan Alice untuk tidak perlu ikut saat mereka berdua mengajukan diri. Impian hanya tidak ingin menyusahkan mereka berdua dan melewati farming exp besar yang bisa mereka berdua dapatkan.

__ADS_1


Sayangnya itu hanya kesalahpahaman Impian dan mengkhawatirkan mereka menjadi percuma. Mereka berdua ikut bukan karena memikirkan Impian saja, tetapi terdapat alasan mereka berdua sendiri.


Akhirnya Impian dibawa kembali ke istana Onteral dengan penatua Feanor, Nowe, pendeta Lorena, Alice, dan Togay.


__ADS_2