
Savana yang membentang luas sepanjang mata memandang, dihiasi dengan langit biru cerah di atas cakrawala menambah suasana tenang dan nyaman yang tercipta karenanya.
Hanya satu, satu yang menjadi fokus di antara rerumputan yang membentang, kumpulan pohon yang membentuk satu kesatuan dari sebatang pohon.
Terlihat seperti sebuah pohon dengan cabang yang sangat besar bagi yang melihat bahwa itu bukanlah cabang melainkan batang pohon itu sendiri.
Beberapa batang pohon melingkari satu pohon utama seperti merangkul dan melindungi.
"selamat datang di tempatku"
Sesosok mahluk berbentuk humanoid hijau di seluruh tubuhnya tanpa mimik wajah yang ada muncul di hadapan Impian. Aura dan rasa yang di pancarkan dari tubuhnya sangat-sangat aneh.
Rasa takut dan penekanan, tetapi juga rasa nyaman dan ketenangan. Intimidasi dan penundukan, tapi juga rasa khusuk dan penyebahan.
Semua aura yag terpancar dari mahluk itu dapat di rasakan oleh Impian saat ini.
[Anda adalah orang yang telah bertemu dengan Origin 'The First Being']
[Anda mendapatkan gelar [One Who Meet The Origin]]
Tidak hanya itu, sistem prom yang muncul memberitahukan bahwa Impian telah mendapatkan gelar lain hanya dengan bertemu dengan makhluk ini saja.
"ha-lo?"
Impian melihat sosok itu dan sekitar dari tempat dia saat ini.
"apa yang kamu ucapkan beberapa saat lalu membuatku tertarik"
"apakah aku boleh tahu siapa anda?"
"oh, tatakrama mortal, maafkan aku, aku tidak terbiasa dengan itu, apa kamu lihat pohon yang ada disana?"
mahluk itu menunjuk ke arah satu-satunya pohon yang berbentuk aneh di belakangnya.
"itulah aku, dunia ini sendiri memberikan nama ORIGIN kepadaku. akulah mahluk pertama yang terlahir di dunia ini"
"dewa lokal?"
Dalam cerita rakyat di dunia modern, dimana dewa-dewi yang ada merupakan mahluk yang bukan penghuni asli dari dunia tempat manusia tinggal. Manusia yang telah hidup berjuta-juta tahun memiliki kepercayaan dewa-dewi mereka sendiri.
Tentu saja, dimana sebagian orang yang tinggal dengan kehidupan mereka sendiri memiliki dewa yang mereka sembah, dan dewa-dewi yang ada dan meninggali tempat asal mereka biasa di sebut dengan dewa lokal. Itulah yang di tanyakan Impian, mengingat dewa-dewi yang biasa di sembah oleh NPC-NPC di INK FANTASI merupakan penghuni dunia Deity, maka mahkluk yang ada di hadapan Impian yang mengklaim dirinya merupakan mahkluk pertama dari dunia ini dapat di sebut bahwa dia merupan dewa asli dunia ini. Biasa di sebut dengan dewa lokal.
"mereka memang pernah memujaku dengan panggilan dewa, itu sudah lama sekali..."
__ADS_1
Jawaban yang di berikan oleh mahluk itu seperti sedang berostalgia dengan suara dan pandangan yang tertuju ke arah lain saat berbicara dengan Impian.
"...."
"apa yang menarik dari ucapanmu adalah 'mereka penjajah' dunia ini"
"pertarungan di utara benua?"
"heh, mereka tidak akan bisa menembus perisai yang telah ku buat. Tapi sebaik apapun kekuatan yang bekerja, pasti ada batasnya"
"ya, kau benar"
"hanya saja, aku tidak tahu sampai kapan kekuatan pelindung yang 'ku gunakan akan hancur"
Dengan apa yang telah di katakan Origin, pertanyaan tentang pelindung yang melindungi mahkluk ini dari peperangan yang terjadi di benua utara telah terpecahkan, meskipun jika apa yang telah dikatakan oleh Origin adalah benar adanya.
"lalu, kenapa masih melindungi? aku tidak melihat mereka yang anda lindungi bahkan memuja anda"
"aku tidak butuh hal seperti itu. lihat... aku hanyalah pohon tua yang tidak dapat berpindah kemanapun..."
Rasa kesendirian dan emosi ketidak perdulian dapat terasa oleh Impian saat Origin berbicara.
"apa gunanya jika bahkan aku tidak dapat menjangkau mereka, lagipula, hanya ancaman yang akan datang dengan aku yang tidak dapat berpindah sedikitpun dari tempatku"
Apa yang akan terjadi, hanyalah masalah waktu hingga musuhmu dapat melenyapkanmu sepenuhnya.
Impian menyadari apa yang di pikirkan Origin terhadap dirinya sendiri, mahluk dengan kekuatan besar yang tidak bisa melakukan apa-apa selain bertahan.
"lalu kenapa tidak mencari orang anda, orang yang dapat anda percaya untuk menjadi kaki dan tangan anda?"
"apa kepercayaan hal yang cukup untuk mahkluk yang tidak dapat bergerak sepertiku? apa mereka tidak akan berkhianat dan menusukku?"
"lalu apa bedanya dengan anda yang membawaku kesini?"
Impian berpikir apa yang di lakukan Origin berbanding balik dengan perkataan yang baru saja di ucapkannya.
"aku disini tidak hanya diam saja, aku mengawasi apa yang terjadi jauh di luar sana. Setiap tindakan dan perilaku yang mereka jalani, aku mengetahuinya. Setelah mendengar apa yang kamu ucapkan, aku tertarik denganmu"
"hanya dari sebuah ucapan? apa sebegitu mudahnya anda mempercayai orang dengan seperti itu?"
"aku tidak perduli dengan orang yang dunia ini yang hanya mencari perlindungan diri dari mahkluk-mahkluk penjajah itu, aku hanya ingin melindungi tempatku berada"
"..."
__ADS_1
"orang-orang seperti kalian kemudian muncul tiba-tiba ke dunia ini. Aku bahkan berpikir bahwa penjajah lain datang ke dunia ini dan dapat menembus perisai pelindung yang telah aku ciptakan"
Pemain yang telah memasuki permainan INK FANTASI, adalah apa yang di gambarkan sebagai penjajah baru oleh Origin.
"anehnya, meski kekuatan kalian yang tidak seberapa, banyak dari kalian melakukan hal baik di luar sana"
Tentu saja! itu semua demi naik level! Impian tidak menyatakan keras-keras untuk menjawab apa yang Origin katakan dan hanya membicarakannya dalam hati saja.
"aku mulai tertarik dengan mahkluk seperti kalian..."
"...."
"sayang sekali, meski begitu, tindakan kalian tidak berbeda jauh dengan mahkluk dunia ini. Tidak mempertanyakan penjajah dunia lain dan ikut menyembah mereka yang di anggap dewa oleh orang-orang di luar sana"
Ya, pemain akan selalu mencari mahkluk denga kekuatan yang besar untuk berharap mereka di berikan dan mendapatkan sendiri kekuatan seperti yang mereka lihat dari mahkluk-mahkluk itu.
Sehingga, apa yang di sebut dan di simpulkan oleh Origin adalah para pemain yang ikut menyembah dewa-dewa yang ada pada dunia ini. Meski tujuan pemain yang sebenarnya berbeda dengan apa yang di ucapkan Origin, tetapi bagi penghuni dunia ini, apa yang di katakan Origin adalah 100% tepat.
"hingga kamu mengatakan bahwa mereka-lah penjajah dunia ini"
Itu adalah apa yang Impian sampaikan di depan altar patung dewi Lorena beberapa saat lalu.
"tetapi mereka memberikan perlindungan dan harapan bagi orang-orang di sekitar mereka"
"HARAPAN APA YANG DI TIMBULKAN DARI PERANG DAN PERUSAKAN DUNIA INI! BAHKAN AKULAH YANG MELINDUNGI MEREKA DENGAN PELINDUNG YANG AKU CIPTAKAN!"
Suara Origin menggelegar dengan meningginya dari setiap kata-kata yang di ucapkan atas pertanyaan Impian.
"hanya karena beberapa individu berbuat seenaknya, tidak bisa di hakimi seluruh ras mereka'
"..."
"apa anda cemburu mereka tidak memuja anda yang melindungi mereka sebenarnya adalah anda bukan mereka? apa mereka tahu akan hal itu? anda bahkan tidak menampakan diri di hadapan mereka, kemana mereka harus berterimakasih?"
"...."
"...."
Terjadi keheningan panjang setelah Impian memuntahkan semua hal dari ucapannya. Tidak ada satupun kata keluar dari mulut mereka berdua hingga Impian memecah keheningan yang ada.
"lalu apa yang anda harapkan dari memanggilku kesini?"
"apa yang kamu katakan memang ada benarnya, aku jadi mulai ragu dengan keputusan yang aku ambil..."
__ADS_1
Entah mengapa, pertemuan yang terjadi antara Impian dengan Origin menjadi pertemuan perdebatan dengan apa yang terjadi tentang dunia utama dari INK FANTASI.