
Peperangan yang disebabkan kerajaan itu akhirnya menjadi semakin besar. Tidak lagi menjadi perang saudara yang melibatkan orang-orang kerajaan itu, tetapi meluas kedaerah sekitarnya.
Ditambah dengan orang-orang yang dulu dibawah naungan Origin dan mengambil bagian dalam peristiwa itu, keadaan menjadi bertambah kacau. Apalagi dengan diketahuinya cara pembukaan gerbang menuju dunia lain tersebut.
Telah diketahui, bahwa penyihir pertama yang membuka gerbang menuju dunia Chaos, mengorbankan ribuan nyawa orang hanya untuk membukanya.
Tidak berbeda dengan sang penyihir yang mengorbankan banyak nyawa untuk membuka gerbang menuju dunia Chaos, orang berikutnya, yang membukan gerbang menuju dunia Deity, mengorbankan vitalitas dari ribuan orang hanya untuk membuka gerbang tersebut.
Keadaan menjadi runyam. Memang tidak sampai mengorbankan nyawa dari orang-orang untuk membuka gerbang dunia Deity, tetapi akibat vitalitas orang-orang yang menjadi tumbal itu diambil, hidup mereka menjadi seperti zombi yang sulit untuk bergerak bahkan hanya menjalani rutinitas sehari-hari mereka saja sulit.
Mengetahui hal itu, pihak dari orang-orang mantan bawahan Origin menjadi terpukul. Pilihan mereka yang ingin membela, melindungi, ataupun menengahi kedua kubu, menjadi bimbang karenanya.
Kedua pihak mengorbankan hal yang besar dan tabu hanya untuk kepentingan mereka saja. Merasa bahwa kedua kubu adalah orang-orang yang bersalah, pihak mantan anggota Origin mengambil keputusan yang melenceng dari keputusan awal mereka.
Origin yang melihat hal itu, merasa ada yang salah dengan jalannya kejadian yang ada. Pertempuran berubah menjadi tiga arah dan perasaan yang dirinya ketahui tentang mantan orang-orang bawahannya yang bertindak, terasa aneh olehnya.
Sedikit orang-orang yang tersisa dibawah naungan Origin, diperintahkan untuk mencari tahu akan kebenaran yang terjadi. Dari pencarian itu, beberapa orang yang berada dibawah naungannya menyebrangi beberapa dunia.
Begitulah awal mula Origin mengenal Diaval dan beberapa makhluk lain dari dunia yang berbeda. Atas pencarian kebenaran tersebut hingga menyusuri dunia lain, sedikit kebenaran diketahui.
Berkat keberadaan Pine yang ditemui dipersimpangan dunia, penghubung dunia utama dengan dunia lain diketahui oleh Origin. Sehingga menyusuri dunia berbeda dapat dilakukan olehnya dan mengirim orang-orang yang berada dibawah naungannya untuk bertindak, karena tubuh Origin sendiri tidak dapat bergerak dari tempatnya.
Salah satu orang yang dikirim adalah Avatar-nya sendiri, yang biasa dikenal oleh orang-orangnya sebagai 'the prophet', Avatar sebelum Impian. Dengan Avatarnya sendiri, Origin dapat melihat dan mengamati, serta mencari kebenaran dibalik dunia yang dimasuki.
"jadi penyihir di benua utara yang membuka jalan menuju dua dunia lain, dan kamu yang membuka jalan empat dunia lainnya"
"kau tidak mendengarkan kata-kataku sedari awal bocah!? dunia telah terhubung jauh saat dunia tercipta. Aku baru mengetahuinya setelah menemukan tubuh Pine, penyihir utara yang memicu awal mula, dan aku serta pengikutku menemukan pemicu lain menuju empat dunia berbeda!"
Seperti yang dikatakan Origin, dunia sudah terhubung jauh sebelum penyihir utara membuka jalan menuju dunia lain. Orang-orang Origin hanya menemukan titik-titik penghubung yang ada.
__ADS_1
Butuh kekuatan yang besar atau sumberdaya yang melimpah untuk membuka jalan itu. Seperti penyihir utara yang mengorbankan banyak nyawa untuk membuka jalan menuju dunia Chaos, atau mengorbankan banyak vitalitas dari orang-orang dengan jumlah besar untuk membuka jalan menuju dunia Deity.
Penyihir utara membuka jalan dengan paksa tanpa mencari titik-titik penghubung yang telah ada di dunia utama, sehingga pengorbanan yang dibutuhkan lebih besar. Berbeda dengan Origin dan orang-orangnya yang mencari terlebih dahulu titik-titik penghubung itu.
Dengan kemampuan Origin sendiri, yang lebih mengenal seluk-beluk dunia ini, mencari titik-titik penghubung itu lebih mudah. Hanya dengan murni kekuatan dirinya serta orang-orang yang mengikutinya, jalan penghubung itu lebih mudah dibuka tanpa harus melakukan pengorbanan besar yang berlebih.
"hmm... okeh, itu cerita awal mula ketujuh dunia terhubung. Seperti katamu waktu itu, terjadi perang besar, semakin meluas, semakin banyak makhluk-makhluk dunia lain yang datang, perebutan kekuasaan dan lain-lain. Lalu kenapa makhluk yang kita hadapi sebelumnya dari dunia Chaos terlihat seperti putus asa, terus mengirim anteknya hingga detik portal terakhir tertutup?"
Pertarungan berlangsung hingga hari terakhir. Makhluk dengan level rata-rata di kisaran 400 terus keluar dari portal hanya untuk dibantai dan dimusnahkan oleh pasukan gabungan.
Padahal mereka yang berada di dunia Chaos, tempat dibalik portal, mengetahui bahwa mereka tidak dapat melewati portal, tetapi tetap saja memilih dan memutuskan untuk terus mengirim bawahan mereka tanpa henti hingga hari terakhir.
"banyak kemungkinan, tetapi asal kamu tahu, penghuni dunia itu bukan mereka saja. Dunia Chaos sendiri besar dan bukan hanya mereka saja yang kamu lihat sebagai penghuninya. Tidak ada yang tahu apa pemikiran dari mereka yang kamu lihat. Aku hanya bisa menyimpulkan bahwa mereka ingin menghancurkan wilayah invasi mereka terlebih dahulu agar lebih mudah menguasai kedepannya. Diperang besar dulu, penjajah seperti mereka berhasil dipukul mundur berkali-kali meski pasukan mereka sangat kuat. Meski mereka tahu bahwa hanya mengirim makhluk-makhluk itu, besar kemungkinan mereka berharap untuk melemahkan jajahan mereka terlebih dahulu. Beberapa makhluk sekuat diriku juga ada di dunia ini, kamu tahu?"
"jadi itu sebabnya mereka telah mempersiapkan pasukan di depan portal yang terbuka..."
Memang banyak makhluk kuat di dunia utama ini, seperti Pine dan Diaval yang ditemui Impian. Gelar yang dimiliki Origin hanyalah 'makhluk pertama' bukan makhluk terkuat, jadi hal yang wajar jika Origin mengatakan terdapat makhluk kuat lain yang seperti dirinya di dunia utama.
"mereka mengirim antek mereka untuk menginvansi, sedangkan kelompok utama menunggu hasil? tapi ada yang aneh, yang mereka kirim di tempat ini untuk membuka portal semuanya manusia, sedangkan sewaktu aku berada di sana, aku tidak melihat seorangpun yang memiliki perawakan manusia. Tidak hanya itu, setiap manusia yang menginvansi bahkan terlihat tidak perduli dengan nyawa mereka"
"bocah, apa kepentinganku untuk mengetahui keinginan manusia?"
Suara yang terdengar dari Origin berbeda dari sebelumnya, kali ini lebih menekan seolah-olah pertannyaan yang di ajukan Impian salah.
Yah, Origin memang sedari awal tidak memperdulikan aktivitas dan tingkah manusia di dunia ini, yang diperdulikannya sedari awal adalah pergerakan orang-orang dunia lain yang memasuki dunia ini. Jika dirinya perduli pada manusia dunia ini, Origin tidak akan memilih untuk bertindak hanya mengamati sedari awal.
Impian tidak mengejar lebih dan mempertanyakan.
Melihat dari keadaan cara hidup di dunia ini, ada beberapa yang bisa dicermati. Dunia yang dikelilingi monster dan masih dalam bentuk kerajaan, orang-orang kuat dan memiliki kemampuan seperti super hero dimana-mana, dapat merubah lingkungan bahkan membuat bencana, peperangan dan bertahan hidup sulit dilakukan bagi orang-orang biasa.
__ADS_1
Apalagi pemahaman tentang agama dan keyakin pada makhluk-makhluk tertentu masih cenderung luas dan dapat ditemukan dimana-mana. Orang-orang putus asa, dendam yang menumpuk dan sulitnya bertahan hidup di dunia seperti itu, membuat ketergantungan dengan salah satu makhluk kuat akan dapat dengan mudah ditemukan.
Mendengar penjelasan Origin akan orang-orang di utara yang menginginkan kekuatan besar dengan cara tercepat dan mudah, sudah menjadi bukti awal mulanya dari kekacauan yang mereka timbulkan setelahnya. Apalagi kekacauan itu menjadi lebih menjadi-jadi saat gerbang kedua dibuka, karena ketergantungan mereka akan makhluk-makhluk yang lebih kuat dari mereka.
Harapan dan keputusasaan menjadi jalan tercepat atas tindakan yang dapat mengakibatkan bencana yang lebih luas bahkan tanpa sepengetahuan mereka.
Itu dalam kekacauan yang memiliki skala lebih besar sudah menciptakan lingkungan sulit bagi orang-orang biasa, disisi lain, dengan skala yang lebih kecil, hidup dalam lingkungan yang dikelilingi monster dalam kehidupan mereka saja sudah menjadi sulit, apalagi perang antar kerajaan yang dapat pecah dari hanya sedikit ketersinggungan dan pemahaman dari ras yang berbeda-beda.
Contohnya saja saat perang antar kedua ras baru-baru ini, Kerajaan Onteral dan Moscard, antara ras elf dan manusia, telah menghancurkan aktivitas hidup penduduk Moscard sendiri yang terkena dampaknya. Harus terusir dari tempat tinggal mereka sendiri, kota dari kampung halaman mereka, hanya karena atasan dan pemimpin mereka yang berkonflik.
Orang-orang tertentu yang membuat masalah, konflik yang terjadi, melibatkan seluruh penduduk dan penghuni salah satu kota kerajaan Moscard. Akibatnya, orang-orang 'tak bersalah dan tidak tahu apa-apa ikut terlibat dalam konflik yang ada, mereka menanggung beban dari kesalahan orang-orang yang terlibat didalamnya.
Apalagi dengan konflik atas skala yang lebih besar, tentu saja hidup akan menjadi lebih sulit. Akhirnya, moral dan hati mereka dapat terganggu dengan lebih mudah. Moralitas yang terbentuk hanya untuk bertahan hidup di lingkungan yang ada, menjadikan pemikiran mereka menjadi sempit.
Akhirnya, menjadi percaya kepada makhluk kuat yang mereka percayai memberikan harapan atas kehidupan mereka yang telah hancur. Sedikit saja diberikan dorongan, maka orang-orang ini akan dengan mudah dimanipulasi oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.
Hal-hal itu saja, sudah menjadi alasan tersendiri, untuk memahami orang-orang yang begitu mudahnya memberikan nyawa mereka hanya untuk kehancuran atas apa yang mereka sebabkan.
"kita kembali ke ibu kota Onteral?"
IKILUA berbicara kepada Impian.
Matahari sudah menunjukan sinarnya di ujung cakrawala. Pesta kemenangan yang diadakan di kota Cilvsi berlangsung sepanjang malam.
Impian memang menghadiri bersama yang lainnya, hanya saja pikirannya di tempat lain meski pesta sedang berlangsung.
"ayo"
Sepertinya pengembang membuat cerita gelap dan kompleks di balik game INK START FANTASI
__ADS_1